web analytics
  

Masih di Zona Merah, Positif Covid-19 di Cimahi Lampaui 1.000 Kasus

Kamis, 26 November 2020 10:58 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Masih di Zona Merah, Positif Covid-19 di Cimahi Lampaui 1.000 Kasus, Update Corona Cimahi,corona cimahi,Cipageran,Kelurahan Utama,Cimahi Zona Merah Corona

Warga melintas di dekat mural bertema sosialisasi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 di Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Jumlah kasus terkonfirmasi di Kota Cimahi per Kamis (26/11/2020) sudah melampaui 1.000 kasus, termasuk 30 orang meninggal dunia. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Masih di zona merah, kasus positif Covid-19 di Kota Cimahi terus bertambah signifikan. Per Kamis (26/11/2020) pagi dilaporkan jumlah totalnya sudah melampaui 1.000 kasus. Tepatnya, 1.025 kasus terdiri dari 344 kasus aktif, 651 kasus sembuh, serta 30 kasus meninggal dunia.

Cipageran, dengan 54 kasus, betahan sebagai kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Dibandingkan data sehari sebelumnya, terjadi penambahan 13 kasus di kelurahan ini.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, kita mengetahui terjadi penambahan 57 kasus terkonfirmasi dalam satu hari, terdiri dari 37 kasus aktif, 18 kasus sembuh, serta 2 kasus meninggal. Tingkat kesembuhan di Cimahi anjlok ke angka 63,51 persen.

Lewat data sebaran pandemi ini, warga bisa mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Di belakang Cipageran, Kelurahan Utama menjadi penyumbang jumlah kasus aktif terbanyak. Tercatat ada 40 kasus aktif di kelurahan ini.  

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Lewat data yang disajikan Pemkot Cimahi, kita juga bisa mengetahui jumlah total suspek saat ini sebanyak 1.659 kasus dengan 157 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 10.913 kasus dengan 766 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

Berikut daftar 8 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Kamis (26/11/2020) pagi:

Cipageran dengan 54 kasus positif aktif

Utama (40)

Cibeureum (32)

Cigugur Tengah (31)

Melong (30)

Citeureup (28)

Cibabat (26)

Cibeber (25)

Bulan Terburuk

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna kemarin mengakui peningkatan paparan Covid-19 di wilayahnya mengalami bulan terburuk selama 8 bulan pandemi berlangsung. Ia berharap agar kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat Kota Cimahi untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

"Selama kurang lebih 8 bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk karena selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak. Hari ini saja ada penambahan 36 kasus, bulan-bulan ini temasuk bulan tidak baik," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (24/11/2020).

Kota Cimahi saat ini masuk zona merah atau kategori wilayah dengan risiko tinggi penularan virus. Meski begitu, Ajay meyakini dalam beberapa pekan ke depan bakal banyak pasien yang sembuh.

"Insya Alloh kalau lihat trennya terkonfirmaisnya 80% kondisi baik dan seminggu ke depan dalam kondisi sembuh," ucapnya.

PSBM

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna pekan lalu meminta jajaran camat-lurah memperketat penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di tingkat wilayah menyusul status zona merah Kota Cimahi. Salah satu kelemahan selama ini ada pada pengelolaan kerumunan masyarakat atau disiplin jaga jarak.

"Dengan zona merah ini, PSBM kita berlakukan. Saya minta camat-lurah mempertegas hal itu di wilayah karena yang bisa mencegah virus masuk ya warga sendiri," ujarnya dikutip dari siaran pers Humas Kota Cimahi.

Menurut Ajay, penambahan kasus positif terutama bersumber dari penularan luar daerah. Bahkan diklaim tidak ada satu kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi.

"Kebanyakan pulang dari luar daerah, terus positif dan menularkan ke keluarga yang disini. Ada juga tertular dari tamu yang datang ke Cimahi," terangnya.

Pemkot Cimahi mengajak masyarakat terus berdisiplin protokol kesehatan dan menaati imbauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak wajib, warga diajak untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers