web analytics
  

Bandung Laporkan 623 Kasus Positif Covid-19 Aktif, Ada 7 Kecamatan dengan 30 Kasus Lebih

Kamis, 26 November 2020 10:18 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Bandung Laporkan 623 Kasus Positif Covid-19 Aktif, Ada 7 Kecamatan dengan 30 Kasus Lebih, Update Corona Bandung, corona bandung,Covid-19 Bandung,Bandung Kulon

Pengendara melintas didekat baliho tentang kunci menghadapi covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Jalan Sentot Alibasyah, Kota Bandung, Jumat (4/9/2020). Jumlah kasus positif aktif saat ini tercatat sebanyak 623 kasus, tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG KULON, AYOBANDUNG.COM – Penambahan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bandung terus berlangsung. Pada Rabu (25/11/2020) malam, dilaporkan terjadi lonjakan sebanyak 146 kasus terkonfirmasi, terdiri dari 139 kasus aktif dan 7 kasus sembuh.

Jumlah kasus positif aktif saat ini tercatat sebanyak 623 kasus, tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung. Tidak ada lagi kecamatan dengan nol kasus aktif. Tujuh kecamatan bahkan diketahui memiliki sedikitnya 30 kasus, yakni Bandung Kulon, Astanaanyar, Bojongloa Kidul, Arcamanik, Kiaracondong, Coblong, dan Cicendo.

Bandung Kulon, dengan 56 kasus, bertahan sebagai kecamatan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Astanaanyar berada di urutan kedua dengan 40 kasus.

Merujuk situs web https://covid19.bandung.go.id/ yang dimutakhirkan setiap hari, kita bisa mengetahui jumlah total kasus terkonfirmasi saat ini sebanyak 3.185 kasus terdiri dari 623 kasus aktif, 2.451 kasus sembuh, serta 111 kasus meninggal dunia. Tingkat kesembuhan di Kota Bandung turun ke angka 76,95 persen.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Di sajian data pandemi di situs web https://covid19.bandung.go.id/, kita juga bisa mengetahui data lain terkait pergerakan jumlah suspek dan kontak erat. Jumlah total suspek diketahui sebanyak 10.017 kasus dengan 961 kasus di antaranya saat ini sedang dalam proses pemantauan. Untuk jumlah kontak erat, tercatat jumlah akumulatif 10.340 kasus dengan 1.682 kasus di antaranya dalam proses pemantauan.

Kecamatan Terbanyak

Berikut daftar 10 kecamatan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Rabu (25/11/2020) malam:

Bandung Kulon dengan 56 kasus positif aktif dari total 264 kasus terkonfirmasi

Astanaanyar 40 (132)

Bojongloa Kidul 38 (114)

Arcamanik 37 (177)

Kiaracondong 37 (139)

Coblong 34 (178)

Cicendo 30 (148)

Bojongloa Kaler 29 (107)

Ujungberung 28 (94)

Babakan Ciparay 27 (127)

90 Persen Terisi

Akibat lonjakan jumlah kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir, tingkat keterisian atau okupansi tempat tidur untuk pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit rujukan di Kota Bandung dilaporkan mencapai 90,37 persen. Sisanya 'diperebutkan' untuk pasien positif lain yang mengantre giliran. Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menyebut situasi saat ini telah masuk dalam kategori 'cukup darurat'.

"Kita dihadapkan pada tingkat (keterisian) tempat tidur yang sudah di angka 90,37%. Dari 789 tempat tidur, sekarang terisi 713. Sisanya 79, itu pun sudah waiting list. Kita sudah masuk situasi cukup darurat," tutur Ema yang juga menjabat Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Rabu (25/11/2020).

Bukan hanya rumah sakit-rumah sakit rujukan yang menampung pasien positif bergejala. Situasi serupa juga terjadi pada pusat isolasi pasien positif tak bergejala atau OTG. Dua buah hotel yang disediakan Pemerintah Kota Bandung sebagai tempat isolasi OTG dinyatakan penuh.

"Tempat isolasi yang disiapkan Pemkot penuh. Hotel S dan hotel U sudah penuh. Kita sedang mengupayakan lagi satu (hotel) untuk OTG," ungkapnya.

Ema meminta pihak kecamatan untuk dapat menyediakan rumah-rumah isolasi untuk para OTG di wilayahnya. Sementara pasien positif bergejala wajib dibawa ke rumah sakit.

"Pak camat dan bu camat sudah ada yang menyiapkan, tapi itu pun setelah ada rekomendasi dari petugas kesehatan karena segala sesuatunya harus terstandarisasi," ungkapnya.

Pemkot berupaya menambah 56 tempat tidur tambahan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA). Tempat tidur tersebut akan disediakan di lantai 11.

Masih Zona Oranye

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita memastikan bahwa Kota Bandung saat ini masih berada di zona oranye kewaspadaan Covid-19 atau daerah dengan risiko penularan sedang. Status ini mengacu 15 indikator khusus yang ditetapkan pemerintah pusat, terdiri dari 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat, serta 2 indikator pelayanan kesehatan.

"Pekan ini (data) dari provinsi (Jawa Barat), skor risiko masih di 1,83. Jadi masih zona oranye," ungkapnya ketika dikonfirmasi via pesan singkat, Senin (23/11/2020).

Sebelumnya, di hari yang sama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana sempat menyebut bahwa Kota Bandung sudah berada di zona merah alias zona risiko tinggi. Salah satu pemicunya adalah penerapan protokol kesehatan di kalangan masyarakat yang semakin rendah, ditambah angka reproduksi yang meningkat.

Setelah melihat ulang data, Yana mengoreksi pernyataannya sendiri tersebut. Ia mengaku salah baca.

“Saya beberapa hari lalu berada di luar kota. Selintas baca Kota Bandung zona merah. Setelah dilihat di komputer, ternyata zona oranye. Ternyata yang zona merah adalah kota tetangga," ungkapnya.

Yana menegaskan, apa pun status zona Kota Bandung, warga harus tetap waspada. Warga tetap wajib disiplin menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta tidak berkerumun. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers