web analytics
  

Murah dan Mudah Didapatkan, Ubi Jalar Punya Segudang Khasiat untuk Kesehatan 

Kamis, 26 November 2020 09:18 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Murah dan Mudah Didapatkan, Ubi Jalar Punya Segudang Khasiat untuk Kesehatan , Ubi,Ubi Jalar Karanganyar,Ubi Cilembu,Hui Cilembu

Ilustrasi ubi jalar. (Daniel Albany dari Pixabay )

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Ubi jalar mudah didapatkan di pasar-pasar tradisional atau modern dengan harga yang murah. Ketela rambat ini mengandung nutrisi yang dapat membantu melawan beragam penyakit.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ubi jalar bermanfaat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Lantas, manfaat apa lagi yang bisa Anda peroleh dari ubi jalar? 

Selain bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit berbahaya, ubi jalar juga memiliki kegunaan lain. Terutama yang berkaitan dengan peningkatan energi tubuh dan sistem kekebalan tubuh, serta penurunan berat badan. Ubi jalar dapat diolah dengan cara direbus, dipanggang, atau dimakan dengan cara dihaluskan. Setelah dimasak, tanaman umbi ini sudah terasa manis secara alami, sehingga dapat langsung disantap tanpa harus menambahkan gula.

Kandungan Nutrisi pada Ubi Jalar
Seharusnya setiap orang memasukkan ubi jalar dalam daftar makanan sehat yang dikonsumsi sehari-hari. Sebab, makanan ini mengandung banyak vitamin A, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Selain itu, ubi jalar juga menyediakan 37 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C.

Ubi jalar ukuran sedang yang sudah dipanggang hanya memiliki 105 kalori, sehingga cocok bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Ubi jalar juga mengandung serat dan hampir tidak mengandung lemak.

Kandungan nutrisi penting lainnya pada ubi jalar yaitu 25 persen mangan, 14 persen vitamin B6, dan 9 persen kalium.

Selain itu, ubi jalar mengandung nutrisi lain yang tak kalah penting manfaatnya, seperti:
- Kolin
Kolin adalah zat serbaguna yang sangat penting bagi tubuh. Disebut serbaguna karena zat ini membantu proses kimiawi dalam sel saraf, membantu penyerapan lemak, serta mempertahankan struktur membran sel. Selain itu, kolin juga bermanfaat dalam membantu gerakan otot, tidur, belajar, dan mengingat. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa manfaat ekstrak ubi jalar juga sebagai antiradang dan penangkal radikal bebas.

- Beta karoten
Zat ini tidak hanya memberi warna cerah pada ubi, tetapi juga memberi banyak manfaat. Beta karoten berperan dalam menunda penuaan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, antara lain penyakit jantung, kanker, dan asma. Beta karoten dalam tubuh diubah menjadi vitamin A. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten dapat membantu mencegah dan memperbaiki kerusakan mata, mencegah kerusakan saraf, dan memperkuat kekebalan tubuh.

- Serat dan kalium
Ubi jalar berukuran sedang mengandung 4 gram serat dan sekitar 438 mg kalium. Penting diketahui bahwa kulit ubi jalar mengandung dua zat ini. Meski kulit ubi ada yang berwarna cokelat, ungu, atau kuning, kandungan gizinya tetap sama. Saat mengonsumsi ubi jalar, usahakan tidak mengupas kulitnya agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan
Berbagai risiko penyakit diduga dapat dikurangi dengan mengonsumsi ubi jalar secara teratur.

Penyakit-penyakit tersebut antara lain:

1. Kanker
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kandungan beta karoten pada ubi jalar memungkinkan makanan ini bermanfaat dalam mencegah kanker. Penelitian menunjukkan bahwa beta karoten dapat menurunkan risiko beberapa penyakit kanker, seperti kanker lambung, payudara, dan ginjal.

2. Kekebalan tubuh
Lagi-lagi, beta karoten pada ubi jalar memiliki peran yang hebat. Zat ini bekerjasama dengan vitamin C dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Dua zat yang juga memiliki sifat antioksidan ini membentuk kombinasi nutrisi yang kuat untuk mendukung peningkatan sistem kekebalan tubuh.

3. Pencernaan
Serat tinggi yang terkandung pada ubi jalar membantu sistem pencernaan menjadi lebih baik dan mencegah terjadinya sembelit.

4. Diabetes
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ubi jalar dapat mengurangi kadar gula dalam darah penderita diabetes. Ubi jalar juga ditengarai dapat mengurangi resistensi sel terhadap insulin dan menurunkan kadar HbA1C dalam darah yang meningkat pada penderita diabetes. Namun, penelitian tersebut masih terbatas pada studi berkualitas rendah dan data tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

5. Tekanan darah
Mengonsumsi ubi jalar dapat membantu meningkatkan asupan kalium. Dengan demikian, terdapat potensi membantu menurunkan tekanan darah. Namun disarankan untuk mengolah ubi jalar dengan tidak menambah garam secara berlebihan, karena kelebihan garam (sodium) dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Suguhan ubi jalar rebus biasanya dianggap sebagai sajian tradisional. Meski begitu, jangan disalahpahami sebagai makanan yang rendah nutrisi. Untuk menikmati manfaat ubi jalar, cobalah lebih sering mengonsumsinya sebagai menu makan utama atau sekadar kudapan di waktu senggang.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 03:26 WIB

Ada banyak macam alat kontrasepsi, salah satunya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau intrauterine (IUD). Di Indones...

Gaya Hidup - Sehat, Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?, IUD,Alat kontraspsi spiral,Memeriksa IUD,Waktu kontrol IUD

Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:48 WIB

Untuk mendapat khasiatnya, konon uap air panas harus dihirup dan zat aktif pada minyak Atsiri eucalyptus akan membunuh v...

Gaya Hidup - Sehat, Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19, Minyak kayu putih,Kayu Putih,obat covid-19,Hoaks Obat Covid-19

Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:20 WIB

Seseorang yang memiliki gangguan mata seperti miopi atau silinder lebih memilih menggunakanak lensa kontak dibanding kac...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari, Lensa,Lensa Kontak,Waktu ideal lensa kontak,kontak lensa

Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:12 WIB

Masalah infertilitas atau kesuburan bisa terjadi pada wanita. Untuk wanita, infertilitas dapat disebabkan oleh banyak fa...

Gaya Hidup - Sehat, Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini, Infertilitas,Infertilitas pada perempuan,ciri infertilitas,tanda infertilitas

Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:03 WIB

Pasien Covid-19 yang mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh, dan pembengkakkan diimbau untuk tidak berolahraga samp...

Gaya Hidup - Sehat, Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis, Pasien Covid-19,Miokarditis,Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga

Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 20:48 WIB

Pakai dua masker selama pandemi mungkin merupakan cara yang sangat efektif untuk melindungi diri Anda dari virus corona,...

Gaya Hidup - Sehat, Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19, Pakai Dua Masker,Cegah Covid-19,Pakar Kesehatan

Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 15:44 WIB

Saat Anda mengalami diare, sembelit terus menerus, disertai feses berdarah sebaiknya perlu curiga ini tanda kanker kolor...

Gaya Hidup - Sehat, Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal, kanker,Kanker Kolorektal,gejala Kanker Kolorektal,tanda Kanker Kolorektal,mencegah kanker,mencegah  Kanker Kolorektal

Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 13:15 WIB

Penderita diabetes mungkin kesulitan untuk leluasa mencicipi menu makanan yang lezat. Makanan sehat adalah salah satu 's...

Gaya Hidup - Sehat, Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat, Diabetes,Jam Makan Penderita Diabetes,cara mengobati diabetes,makanan sehat untuk penderita diabetes,makanan sehat diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabtes
dewanpers