web analytics
  

Meninggal di Rumah, Maradona Pernah Ingin Latih Timnas Indonesia

Kamis, 26 November 2020 05:51 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Olahraga - Sepak Bola, Meninggal di Rumah, Maradona Pernah Ingin Latih Timnas Indonesia, Maradona,Maradona Meninggal,Serangan Jantung,Argentina

Diego Armando Maradona (instagram/liverpoolfc)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Diego Armando Maradona, legenda sepak bola dunia asal Argentina, meninggal dunia di rumahnya, Tigre, Argentina, pada usia 60 tahun, Rabu (25/11/2020) waktu setempat. Saat masih hidup, Maradona pernah ingin melatih Timnas Indonesia.

Maradona, yang dijuluki The Golden Boy, dikenal sebagai pemain hebat. Aksinya di Piala Dunia 1986 selalu dikenang oleh pecinta sepak bola. Setelah tidak aktif bermain sepak bola, dia sempat menjadi pelatih Timnas Argentina pada Piala Dunia 2010. Dengan capaiannya di dalam karier sepak bolanya, siapa sangka Maradona pernah menaruh perhatian untuk sepak bola Indonesia.

Seperti diberitakan Republika.co.id, pada artikel berita yang dimuat 1 Juli 2013, disebutkan, Maradona pernah menyatakan kesiapannya melatih Timnas PSSI. Namun, dengan catatan, tidak ada pelatih kepala di tim.

"Saya siap dan mau menjadi pelatih di sini, tetapi dengan syarat tidak ada pelatih kepala yang sedang menjabat. Sebab, saya menghomati tentang persoalan itu," ujar Maradona di sela konferensi pers kedatangannya di Surabaya, Jawa Timur.

Maradona mengaku memiliki niat membangun sepak bola Indonesia menjadi lebih baik dan disegani. Bahkan, jika PSSI serius meminangnya, mantan Pelatih Timnas Argentina itu sudah menyiapkan segalanya untuk membuat Timnas Indonesia maju. 

Pria yang saat itu berusia 52 tahun mengaku, dengan berbekal pengalaman puluhan tahun sebagai pemain maupun pelatih, dirinya ingin membangun tim sepak bola Indonesia yang kuat, baik dari sisi teknik maupun mental, dalam bermain bola. 

Menurut dia, persoalan dan permasalahan penting yang dialami pesepak bola Asia mayoritas karena faktor mental dan kedisplinan. Seperti yang dia amati ketika melatih sebuah klub di Qatar tahun lalu, Al Wasl. 

"Untuk sekarang, kedatangan saya belum punya pikiran sebagai pelatih Timnas sebab saat ini Timnas Indonesia sudah memiliki pelatih. Sekali lagi, saya tidak mau merebut jabatan," kata mantan pemain Barcelona, Napoli, dan sejumlah tim terkenal di Eropa lainnya itu. 

Maradona Sempat Operasi Otak

Sosok yang kerap dibandingkan dengan Pele itu dilaporkan wafat karena serangan jantung.

Sebelumnya, Maradona menjalani operasi otak pada awal bulan ini, demikian disampaikan seorang kerabat kepada AFP.

Pelatih klub Gimnasia itu telah dirawat di rumah sakit sejak awal November, beberapa hari setelah merayakan ulang tahunnya. Dia lalu dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh mudah lelah.

Tes-tes yang dilakukan di Klinik La Plata mengungkapkan terdapat gumpalan darah pada otak Maradona, yang kemudian membuat ia harus menjalani operasi.

Maradona kemudian keluar dari rumah sakit untuk menjalani perawatan di rumah, yang dilakukannya di wilayah dekat Tigre, bagian utara Buenos Aires.

Namun pada Rabu pagi waktu setempat ia menderita serangan jantung, dan paramedis yang segera dilarikan ke rumahnya tidak mampu mencegah sang legenda berpulang meski telah memberikan tindakan maksimal.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Baru Naik Sebentar, Saham MU dan Juventus Turun Lagi

Sepak Bola Rabu, 21 April 2021 | 11:15 WIB

Padahal, dua hari lalu, Juventus dan Manchester United dikabarkan tengah menikmati kenaikan saham mereka.

Olahraga - Sepak Bola, Baru Naik Sebentar, Saham MU dan Juventus Turun Lagi, juventus,Manchester United,Saham,Liga Super Eropa

10 Tim Mundur dari Liga Super Eropa, Madrid dan Juventus Bertahan

Sepak Bola Rabu, 21 April 2021 | 10:55 WIB

Hanya tersisa Juventus dan Real Madrid yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mengundurkan diri dari Liga Super Eropa.

Olahraga - Sepak Bola, 10 Tim Mundur dari Liga Super Eropa, Madrid dan Juventus Bertahan, Liga Super Eropa,Liga Champions,juventus,real madrid,Manchester United,Manchester City,barcelona,Atletico Madrid,Liverpool,Tottenham,Arsenal,Chelsea,AC Milan,Inter Milan

Khusus Wanita, Kursus Pelatih Lisensi C Diploma Sukses Digelar PSSI

Sepak Bola Rabu, 21 April 2021 | 10:29 WIB

Sebanyak 26 peserta telah ikut berpartisipasi, setelah sebelumnya mereka mengikuti seleksi terlebih dahulu sejak bulan O...

Olahraga - Sepak Bola, Khusus Wanita, Kursus Pelatih Lisensi C Diploma Sukses Digelar PSSI, Kursus Pelatih Lisensi C Diploma,Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI),Kursus Pelatih Lisensi C Diploma Khusus Wanita,Khusus Wanita

Inisiasi ESL, Presiden Madrid: Liga Champions Tidak Menarik Lagi

Sepak Bola Selasa, 20 April 2021 | 21:35 WIB

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menilai, gelaran Liga Champions pada saat ini sudah tidak menarik lagi, terutama...

Olahraga - Sepak Bola, Inisiasi ESL, Presiden Madrid: Liga Champions Tidak Menarik Lagi, Liga Super Eropa,ESL,Presiden Real Madrid Florentino Perez,real madrid,European Super League

Tanpa Keringat, PSG Bisa Menang WO dan Juara Liga Champions

Sepak Bola Selasa, 20 April 2021 | 17:05 WIB

Real Madrid, Chelsea, dan Manchester City, terancam didiskualifikasi karena bergabung dalam Liga Super Eropa.

Olahraga - Sepak Bola, Tanpa Keringat, PSG Bisa Menang WO dan Juara Liga Champions, PSG Bisa Menang WO dan Juara Liga Champions,real madrid,Chelsea,Manchester City,Liga Super Eropa, Liga Champions,UEFA Champions League (UCL),Paris Saint-Germain (PSG)

Belum Dimulai, Liga Super Eropa Sudah Untungkan Klub Ini

Sepak Bola Selasa, 20 April 2021 | 11:20 WIB

Liga Super Eropa diperkirakan sudah bisa dimulai setelah Piala Eropa 2020 atau sekitar Agustus 2021.

Olahraga - Sepak Bola, Belum Dimulai, Liga Super Eropa Sudah Untungkan Klub Ini, Liga Super Eropa,UEFA,Liga Champions,juventus,Manchester United

Sokong Liga Super Eropa, JP Morgan Siap Kucurkan 'Hujan Uang'

Sepak Bola Selasa, 20 April 2021 | 11:05 WIB

Liga alternatif itu hendak menggantikan Liga Champions. Gagasannya diprakarsai 12 klub elit di Benua Biru.

Olahraga - Sepak Bola, Sokong Liga Super Eropa, JP Morgan Siap Kucurkan 'Hujan Uang', Liga Super Eropa,JP Morgan,Liga Champions,UEFA

Liga Super Eropa: Pemberontakan dan Pengkhianatan Sepak Bola

Sepak Bola Selasa, 20 April 2021 | 10:32 WIB

Sepak bola adalah sesuatu yang berbeda dari olahraga lainnya. Itu adalah sesuatu yang dalam dan mengakar.

Olahraga - Sepak Bola, Liga Super Eropa: Pemberontakan dan Pengkhianatan Sepak Bola, Liga Super Europa,Sepak Bola,juventus,Inter Milan,Serie A,Liga Italia,UEFA

artikel terkait

dewanpers