web analytics
  

Banjir Rendam 3 Kampung di Tasikmalaya

Rabu, 25 November 2020 20:49 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Banjir Rendam 3 Kampung di Tasikmalaya, Banjir tasikmalaya,Bencana Alam di Tasikmalaya

Banjir Rendam 3 Kampung di Tasikmalaya. (Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Hujan deras yang mengguyur di wilayah Kabupaten Tasikmalaya Utara tepatnya di daerah kecamatan Ciawi dan sekitarnya menyebabkan banjir dan merendam puluhan rumah di 3 kampung di Desa di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/11/2020).

Puluhan rumah yang terendam banjir tersebut berada di 3 kampung, yakni Kampung Nampong Desa Ciawi, Kampung Karangasem Desa Pakemitan, dan Kampung Sukamantri Desa Sukamantri, Kecamatan Ciawi.

Salah seorang warga Kampung Nampong, Enjang (55) mengatakan, hujan deras turun sekitar pukul 14.00 WIB. Sungai yang melintasi perkampungan tidak mampu menampung besarnya air sehingga masuk ke pemukiman warga.

"Ketinggian air banjir yang masuk ke rumah sekitar 70 centimeter sampai 80 centimeter," ujar Enjang.

Menurutnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Ciawi berlangsung sekitar 3 jam. Air dari sungai yang meluap langsung masuk ke jalan dan ke rumah-rumah warga.

"Rumah saya masih terendam banjir. Saat ini ketinggian air sekitar 40 centimeter. Kalau tadi ketinggian air mencapai sekitar 80 centimeter," ucap Enjang.

Kapolsek Ciawi Polresta Tasikmalaya Kompol Deis Ratmono mengatakan, banjir ini akibat dari luapan sungai Cihanjuang. Banjir terjadi sekitar satu jam dan tidak berlangsung lama.

"Alhamdulillah banjir sudah surut dan sejauh ini belum ada laporan korban jiwa," ujar Dies.

Ia menuturkan, banjir dengan ketinggian sekitar 80 centimeter ini diduga akibat luapan air dari sungai yang tidak mampu menahan banyaknya air akibat hujan deras.

"Ada 3 kampung di 3 desa yang terendam banjir," ucapnya.

Ia menambahkan, di wilayah Ciawi juga terjadi bencana alam tanah longor di daerah Kampung Cipondoh, Desa Margasari dan di Kampung Cipulus Desa Bugel.

Longsor di Cipondoh itu tanah sawah longsor menimpa jalan desa dengan panjang sekitar 10 meter.

"Alhamdulillah jalan sudah bisa dilalui lagi karena anggota bersama warga langsung membersihkannya,"ungkapnya.

Deis menambahkan, longsor yang di Cipulus adalah tebing longsor menutupi badan jalan desa sepanjang Sekitar 15 meter." Untuk sementara jalan masih belum bisa dilintasi kendaraan dan rencana besok dilakukan evakuasi material longsor," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers