web analytics
  

3 Tahun Bergerak, LKNU KBB Obati 286 Penderita Tubercolosis

Rabu, 25 November 2020 22:36 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, 3 Tahun Bergerak, LKNU KBB Obati 286 Penderita Tubercolosis, LKNU KBB,Tubercolosis

Sub Sub Recipient Lembaga Kesehatan Nahdhatul Ulama (SSR LKNU). (Tri Junari)

CIHAMPELAS, AYOBANDUNG.COM -- Selama 3 tahun berkiprah dalam penanggulangan penyakit Tuberkolosis (TB) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sub Sub Recipient Lembaga Kesehatan Nahdhatul Ulama (SSR LKNU) telah berhasil melatih 160 orang kader di 16 Kecamatan.

Tercatat 1.275 orang telah diantar untuk melakukan deteksi dini menjalani tes ke puskesmas, 286 diantaranya didapati positif TB dan menjalani pengobatan. 

Koordinator SSR LKNU KBB, Ani Nuryanti mengatakan capaian program edukasi dan penanganan TB ini diraih berkat kerjasama berbagai pihak. Penemuan dan penjaringan kasus TB akan terus dilakukan hingga KBB zero kasus. 

"Terima kasih atas kerjasama dan bimbingan selama 3 tahun ini kepada semua pihak seperti Dinas Kesehatan, petugas Puskesmas, RS Hasan Sadikin dan perwakilan dari Konsorsium STPI-Penabulu Indonesia,"ungkapnya saat acara rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas dan petugas lapangan Bandung Barat, di Aula Kecamatan Cihampelas, Rabu (25/11/2020). 

Rapat koordinasi sekaligus closing program untuk penanggulangan TB yang sudah dijalankan oleh LKNU KBB tahun 2018-2020 ini dihadiri kader LKNU, LKNU region 3 Jawa Barat, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, para petugas Puskesmas, Manager kasus RSHS dan perwakilan dari Konsorsium STPI-Penabulu Indonesia. 

Ditempat sama, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemerantasan Penyakit (P2P) Dinkes KBB, Mulyana mengatakan, 3 tahun adalah waktu yang singkat dalam menjalani program TB bersama LKNU dan patut mendapat apresiasi dalam menekan kasus TB. 

"Pemerintah dan masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya kader-kader yang dilatih oleh LKNU, khususnya dalam hal penjaringan dan penemuan kasus TB di Bandung Barat,"katanya. 

Menurutnya, kader SSR LKNU telah berhasil mendampingi pasien TB hingga menghasilkan angka kesembuhan sebesar 60%. Kader merupakan sumber daya bagi advokasi kesehatan dan berharap kedepan kapasitas kader terus meningkat. 

Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis, capaian dan program yang diserahkan oleh pihak SSR LKNU, Ani Nuryanti, kepada Dinas Kesehatan Bandung Barat Mulyana. Juga dari perwakilan LKNU region 3 Jawa Barat, Ibu Reni, kepada perwakilan Konsorsium STPI-Penabulu selaku PR Komunitas baru, Bapak Dwi Aris Subakti.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Warga Ngamprah Resah Gara-gara Hoaks Gempa Sesar Lembang

Ngamprah Rabu, 27 Januari 2021 | 11:55 WIB

Warga Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resah dengan beredarnya hoaks terkait Sesar Lemban...

Bandung Raya - Ngamprah, Warga Ngamprah Resah Gara-gara Hoaks Gempa Sesar Lembang, Sesar Lembang,Gempa Sesar Lembang,Hoaks Sesar Lembang,ngamprah,Ancaman sesar Lembang

PPKM Belum Efektif Tekan Covid-19, KBB Tambah 2 Minggu

Ngamprah Senin, 25 Januari 2021 | 20:19 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum efektif menur...

Bandung Raya - Ngamprah, PPKM Belum Efektif Tekan Covid-19, KBB Tambah 2 Minggu, PPKM KBB,PPKM Bandung Barat,Satgas COVID-19 KBB

Inovasi IBB-TV Solusi Hemat Kuota Belajar Jarak Jauh

Ngamprah Senin, 25 Januari 2021 | 13:12 WIB

Kondisi itu berdampak kepada pengeluaran orang tua siswa yang menjadi bertambah karena harus menyiapkan kuota internet s...

Bandung Raya - Ngamprah, Inovasi IBB-TV Solusi Hemat Kuota Belajar Jarak Jauh, pembelajaran jarak jauh (PJJ),pjj (pembelajaran jarak jauh),TV Satelit,IBB-TB,TV Bandung132

Menengok Budidaya Madu di Mukapayung Cililin, Garapan Kiai Muda Mustan...

Ngamprah Senin, 25 Januari 2021 | 10:20 WIB

Tidak jarang lebahnya takut jika ada kepulan asap yang berasal dari tungku api para santri yang sedang memasak liwet.

Bandung Raya - Ngamprah, Menengok Budidaya Madu di Mukapayung Cililin, Garapan Kiai Muda Mustang, Madu Mukapayung,Madu Cililin,Kiai Mustang,Madu

Ruang Isolasi Covid-19 Terisi 90%, Pemkab Bandung Barat Tambah Tempat...

Ngamprah Senin, 25 Januari 2021 | 07:08 WIB

Dari 67 tempat tidur yang ada di tiga RSUD itu, saat ini hanya satu atau dua tempat tidur kosong untuk pasien Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Ruang Isolasi Covid-19 Terisi 90%, Pemkab Bandung Barat Tambah Tempat Tidur, Ruang isolasi Covid-19 Bandung Barat,Tempat isolasi Covid-19 Bandung Barat,RS Rujukan Covid-19 Bandung Barat,RSUD Cikalongwetan,RSUD Cililin,RSUD Lembang

Bandung Barat Siapkan Permakaman Khusus Covid-19 di Cipatat dan Batuja...

Ngamprah Senin, 25 Januari 2021 | 06:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tengah menyiapkan lahan pemakaman khusus jenazah pasien Covid19 di daerah Cipatat dan...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Siapkan Permakaman Khusus Covid-19 di Cipatat dan Batujajar, Lokasi permakaman jenazah Covid-19 Bandung Barat,Permakaman Covid-19 Bandung Barat,Permakaman khusus Covid-19 Bandung Barat,Informasi Covid-19 Bandung Barat

Pandemi Covid-19 Bikin Wisata Lembang Sepi Pengunjung

Ngamprah Minggu, 24 Januari 2021 | 13:15 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Wisata Lembang Sepi Pengunjung

Bandung Raya - Ngamprah, Pandemi Covid-19 Bikin Wisata Lembang Sepi Pengunjung, Wisata Lembang,Wisata Bandung,Bandung Hari Ini,Pandemi Covid-19,PPKM Bandung

Teman SD Oke Takziyah, Ibunda Oke: Jangan Ada yang Menangis. Kami Suda...

Ngamprah Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:06 WIB

Jenazah Oke Dhurrotul Jannah (24) dimakamkan di pemakaman keluarga di Gunung Batu, Kota Bandung .

Bandung Raya - Ngamprah, Teman SD Oke Takziyah, Ibunda Oke: Jangan Ada yang Menangis. Kami Sudah Ikhlas, Sriwijaya Air,Sriwijaya Air Hilang Kontak,Oke Dhurrotul Jannah,Oke Dhurrotul Jannah asal Bandung Barat,Pramugari Bandung Barat korban Sriwijaya Air
dewanpers