web analytics
  

Covid-19 Terus Meningkat, Pemkot Bandung Bakal Evaluasi Pusat Aktivitas Warga

Rabu, 25 November 2020 21:38 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Covid-19 Terus Meningkat, Pemkot Bandung Bakal Evaluasi Pusat Aktivitas Warga, Pemkot Bandung,Covid-19 Kota Bandung,Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Sejumlan warga abai mengenakan masker saat mengunjungi Jalan Braga, Kota Bandung. (Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus Covid-19 di Kota Bandung hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan. Setidaknya selama satu bulan belakangan, rata-rata kenaikan kasus positif dalam satu hari berada di angka puluhan.

Salah satu indikasi meningkatnya kasus yang menjadi perhatian adalah rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 yang semakin penuh. Hingga saat ini, setidaknya 90,3% tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Kota Bandung sudah terisi.

Untuk mengatasinya, Pemerintah Kota Bandung akan mengevaluasi izin operasional tempat-tempat aktivitas warga yang telah kembali beroperasi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Mulai dari mal, kafe, pusat hiburan malam, dan sebagainya.

"Terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah direlaksasi, akan dilakukan evaluasi. Kami sudah minta Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) Bandung menerjunkan 12 tim untuk melihat aktivitas relaksasi mal dan toko-toko modern terkait jam operasional," ungkap Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Rabu (25/11/2020).

Ia mengatakan, apabila terjadi pelanggaran jam operasional ataupun kapasitas pengunjung, maka toko atau mal tersebut akan ditutup operasionalnya. Hal serupa juga berlaku untuk kafe dan restoran.

"Saya tadi minta, kalau mereka tidak sadar saja ya terpaksa tutup. Camat punya kewenangan itu, jangan terus beri ruang dan permisif. Hukum harus jadi panglima, haus ditegakkan secara tegas dan konsisten, ungkapnya.

Saat ini, Pemkot Bandung juga telah menutup akses alun-alun dan sejumlah taman kota untuk publik. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi titik kerumunan warga.

Selain itu, Ema juga mengingatkan warga untuk senantiassa disiplin menerapkan protokol 3M bahkan ketika berada di lingkungan rumah. Pasalnya, penyebaran Covid-19 di klaster keluarga di Kota Bandung saat ini juga menjadi sorotan.

"Perilaku yang ada di keluarga dan lingkungan ini juga penting. Jangankan keluar rumah, di rumah pun kalau perlu bermasker dan jaga jarak. Begitu datang, mandi dulu. Jangan langsung bersentuhan dengan keluarga," ungkapnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Peluang Kebangkitan Industri TPT Masih Besar

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 20:24 WIB

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) optimistis industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Jawa Barat mampu bersaing ber...

Bandung Raya - Bandung, Peluang Kebangkitan Industri TPT Masih Besar, Industri TPT,tekstil dan produk tekstil (TPT),Satgas Pemulihan Ekonomi Jabar

Petugas Jasa Pikul Tolak Angkut Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Ini P...

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 15:47 WIB

Keluarga jenazah yang terpapar Covid-19 harus memanggul peti dari tempat parkir hingga liang kubur secara mandiri di Pem...

Bandung Raya - Bandung, Petugas Jasa Pikul Tolak Angkut Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Ini Penjelasannya, Pengangkut jenazah covid-19,Suryana tukang gali kubur di TPU Cikadut,TPU Cikadut,Janazah Covid-19 TPU Cikadut,Petugas pemanggul janazah Cikadut,Pemakaman Covid-19,Petugas Pemakaman Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19

Sampah Jadi Emas, Program Sederhana Hasil Luar Biasa

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 14:50 WIB

Lewat program ini, masyarakat cukup mengumpulkan sampah anorganik seperti sampah kertas, kaleng, kardus, gelas, botol pl...

Bandung Raya - Bandung, Sampah Jadi Emas, Program Sederhana Hasil Luar Biasa, Kang Pisman,menabung sampah jadi emas,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,PD Kebersihan Kota Bandung

Keluarga Bingung hingga Angkut Peti Sampai ke Liang Kubur di TPU Cikad...

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 14:36 WIB

Keluarga jenazah yang terpapar Covid-19 harus memikul peti dari tempat parkir hingga liang kubur secara mandiri di Pemak...

Bandung Raya - Bandung, Keluarga Bingung hingga Angkut Peti Sampai ke Liang Kubur di TPU Cikadut, Petugas Pikul Peti Jenazah,Jenazah Terlantar,Petugas Angkut peti jenazah,TPU Cikadut,Jenazah Covid-19 terlantar,Pemakaman Covid-19,Petugas Pemakaman Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19

Petugas Kecewa Dibilang Pungli, Keluarga Jenazah Covid-19 Panggul Peti...

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 13:56 WIB

Keluarga jenazah yang terpapar Covid-19 harus menggotong peti dari tempat parkir hingga liang kubur secara mandiri di P...

Bandung Raya - Bandung, Petugas Kecewa Dibilang Pungli, Keluarga Jenazah Covid-19 Panggul Peti Sendiri, Jenazah Covid-19,Jenazah Covid-19 terlantar,Janazah Covid-19 TPU Cikadut,Petugas pemanggul janazah,Petugas pemanggul janazah Cikadut

Di Bawah Ancaman Tutup, Seniman Saung Angklung Udjo Tetap Berkarya

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 12:35 WIB

Yayan Mulyana, anak keenam Udjo Ngalagena adalah salah satu yang masih rutin 'menyulap' bilah-bilah bambu menjadi satu s...

Bandung Raya - Bandung, Di Bawah Ancaman Tutup, Seniman Saung Angklung Udjo Tetap Berkarya, Saung Angklung Udjo,Saung Angklung Udjo tutup,Kondisi Saung Angklung Udjo,Seniman Saung Angklung Udjo,Perajin Saung Angklung Udjo

Tim Gober Temukan Granat Nanas di Sungai Cikapundung

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 12:25 WIB

Babinsa Maleer Sertu Teguh mengatakan, saat ini penemuan granat tersebut masih dalam penanganan pihak Polsek Batununggal...

Bandung Raya - Bandung, Tim Gober Temukan Granat Nanas di Sungai Cikapundung, Penemuan granat Bandung,Penemuan granat nanas Bandung,Granat nanas Cikapundung,Granat Nanas

Masih Aktif, Sesar Lembang Dipantau BMKG Sejak 1963

Bandung Rabu, 27 Januari 2021 | 10:03 WIB

Menurutnya, keaktifan sesar ini diindikasikan dengan adanya aktivitas gempa-gempa kecil yang masih terjadi di sepanjang...

Bandung Raya - Bandung, Masih Aktif, Sesar Lembang Dipantau BMKG Sejak 1963, Sesar Lembang,Gempa Sesar Lembang,dampak gempa sesar lembang,BMKG,sesar lembang adalah,sesar lembang bmkg,sesar lembang bahaya,sesar lembang 2021,sesar lembang bandung

artikel terkait

dewanpers