web analytics
  

Aksi Diwarnai Saling Dorong, Buruh Cianjur Sepakat Datangi Sekda Jabar

Rabu, 25 November 2020 16:54 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Aksi Diwarnai Saling Dorong, Buruh Cianjur Sepakat Datangi Sekda Jabar, Buruh Cianjur,unjuk rasa buruh Cianjur,Demo Kenaikan UMK CIanjur

Seorang buruh membentangkan karton kecewa dengan tidak adanya kenaikan UMK Cianjur, Rabu (25/11/2020). (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Aksi unjuk rasa buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Cianjur Menggugat (ABCM) di depan Pendopo Pemkab Cianjur sempat diwarnai aksi saling dorong dengan Satpol PP, Rabu (25/11/2020).

Pada pertemuan antara perwakilan pendemo dengan Pemkab Cianjur yang diwakili Pj Sekda Cianjur Cecep Alamsyah, buruh sepakat akan mendatangi Sekda Provinsi Jabar. Mereka akan menanyakan perihal permasalahan kenaikan UMK sebesar 8% yang hilang.

Ketua ABCM Hendra Malik mengatakan, dikarenakan Pj Bupati Cianjur Dudi Sudradjat Abdurachim tidak bisa ditemui pada pengunjuk rasa, akhirnya hanya menemui Pj Sekda Cianjur Cecep Alamsyah.

“Kami sebenarnya ingin bertemu dengan Pj Bupati Cianjur, tetapi hingga sore tidak ada di tempatnya, informasinya sudah keluar sejak pagi tadi,” kata Hendra Malik kepada Ayobandung.com, Rabu (25/11/2020).

Akhirnya perwakilan buruh diterima Cecep. Dalam pertemuan tersebut, Cecep belum memutuskan akankah akan melakukan revisi terhadap SK Gubernur tentang kenaikan UMK Cianjur 0% dan merekomendasikan naik 8%.

“Kami besok para pimpinan serikat buruh bersama Pj Sekda Cianjur dikawal dari Polres akan menemui Sekda Jabar, menelusuri permasalahannya dimana hingga UMK Cianjur tidak ada kenaikan,” kata Hendra.

Hendra mengungkapkan, terdapat kejanggalan dalam proses penetapan keputusan kenaikan UMK 2021 untuk Kabupaten Cianjur. Dari perjalanan alur rekomendasi, pada 11 November 2020, Pemkab merekomendasikan kenaikan 0%. Sementara, rekomendasi 13 November 2020 atas aspirasi SP/SB menunjukkan ada kenaikan 8%.

Pada rekomendasi 18 November 2020, lanjut Hendra, Pemkab menegaskan UMK Kabupaten Cianjur naik 8% dan mencabut surat rekomendasi ke satu dan surat rekomendasi kedua.

"Lalu, rekomendasi tanggal 20 November 2020 menegaskan untuk penetapan UMK mohon pembahasannya menggunakan rekomendasi tanggal 11 dan 13 November 2020 dan bersifat klarifikasi dan surat ini tidak di ketahui oleh dewan pengupahan provinsi dan dianggap tidak ada," ucapnya.

Hendra menilai, dari perjalanan rekomendasi tersebut, seharusnya UMK Cianjur 2021 bisa naik sebesar 8% dari UMK 2020.

"Di sinilah Pjs Bupati Cianjur dan Disnaker Cianjur bermain-bermain strategi untuk mengecoh serikat pekerja di kabupaten Cianjur," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:49 WIB

Sebanyak 170 ribu jiwa tercatat sebagai penerima bantuan sosial berbasis data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di Kab...

Umum - Regional, Dinsos Cianjur Validasi dan Verifikasi Data Penerima Bansos, Bansos Cianjur,Dinsos Cianjur,Pemkab Cianjur,DTKS Cianjur

Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:44 WIB

Halalbihalal tetap digelar Keraton Kanoman Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021 di tengah pandemi Covid-19. Sebagian orang meman...

Umum - Regional, Halalbihalal Keraton Cirebon, Ngalap Barokah saat Pandemi Covid-19, Keraton Kanoman Cirebon,Halalbihalal Keraton Cirebon,Ngalap Barokah

Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid d...

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:33 WIB

Seorang pemuda berinisial AS (24) mabuk obat-obatan merusak dan mencoba mencuri barang di dalam Masjid Nurul Iman di Kam...

Umum - Regional, Dipengaruhi Obat-obatan, Seorang Pemuda Rusak dan Curi Barang Masjid di Cianjur, Pemuda Curi Barang Masjid,Pencurian di Cianjur,Polsek Warungkondang Cianjur,Pencurian di Masjid,Pengrusakan Masjid

Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 20:09 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman dan TB Mulyana yang baru saja dilantik memiliki tantangan membangun Cian...

Umum - Regional, Ini Tantangan Bupati dan Wabup Cianjur saat Anggaran Pusat Terkikis, Pemkab Cianjur,Anggaran Terkikis Pandemi,Bupati Cianjur Herman Suherman

25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:20 WIB

Sebanyak 25 orang Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor positif covid-19 hasil rapid antigen. Alhasil,...

Umum - Regional, 25 Warga Positif Covid-19, Perumahan di Bogor Dijaga Ketat, Warga Perumahan Positif Covid-19,Perumahan Griya Melati Bubulak Bogor,Covid-19 Kota Bogor

Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 19:03 WIB

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi, dan masih disuasana libur Idul Fitri 1442H, kesadaran  masyarakat Subang  u...

Umum - Regional, Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Masyarakat Subang Patut di Apresiasi , e-Samsat,Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),pajak di subang,P3DW Subang

Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:48 WIB

Usai adanya salah seorang tahanan meninggal di dalam sel dan terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid tes antigen, Map...

Umum - Regional, Tahanan Meninggal Positif Covid-19, Mapolsek Indihiang Disterilkan, tahanan mapolsek indihiang,tahanan mapolsek indihiang positif covid-19,COVID-19,Virus Corona,Tahanan meninggal,Tahanan Meninggal dalam Sel

Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi

Regional Selasa, 18 Mei 2021 | 17:36 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membeberkan alasan lansia di Jawa Barat yang belum melakukan vaksinas...

Umum - Regional, Wagub Jabar Beberkan Alasan Lansia Belum Vaksinasi, vaksinasi lansia Jabar,Vaksinasi Lansia,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,aturan vaksinasi lansia
dewanpers