web analytics
  

Ada 307 Kasus Covid-19 Aktif di Cimahi, Terbanyak di Cipageran

Rabu, 25 November 2020 15:23 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Ada 307 Kasus Covid-19 Aktif di Cimahi, Terbanyak di Cipageran, Update Corona Cimahi,corona cimahi,Covid-19 Cimahi,Cipageran

Pelukis asal Kota Bandung, Andi Sopiandi melukis dinding rumah warga dengan pesan disiplin protokol kesehatan di RW 05, Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (29/10/2020). Kota Cimahi per Rabu (25/11/2020) siang melaporkan jumlah total kasus positif Covid-19 sebanyak 968 kasus. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kota Cimahi per Rabu (25/11/2020) siang melaporkan jumlah total kasus positif Covid-19 sebanyak 968 kasus, terdiri dari 307 kasus aktif, 633 kasus sembuh, serta 28 kasus meninggal dunia. Cipageran, dengan 41 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, kita mengetahui terjadi penambahan 62 kasus positif terkonfirmasi dibandingkan data sehari sebelumnya. Angka tersebut terdiri dari 38 kasus aktif dan 24 kasus sembuh. Tidak ada perubahan jumlah kasus meninggal.

Lewat data sebaran pandemi ini, warga bisa mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Cipageran, dengan 41 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Terjadi lonjakan jumlah kasus secara signifikan di kelurahan ini.

Di hari-hari sebelumnya tiga kelurahan bergantian tampil di urutan pertama penyumbang jumlah kasus positif aktif, yakni Cibeureum, Citeureup, dan Utama. Cipageran bakan tidak masuk dalam tujuh besar.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Lewat data yang disajikan Pemkot Cimahi, kita juga bisa mengetahui jumlah total suspek saat ini sebanyak 1.632 kasus dengan 132 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 10.913 kasus dengan 766 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

Berikut daftar 7 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Rabu (25/11/2020) siang:

Cipageran dengan 41 kasus positif aktif

Utama (40)

Cibeureum (35)

Cigugur Tengah (29)

Citeureup (28)

Cibeber (25)

Melong (24)

Bulan Terburuk

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna kemarin mengakui peningkatan paparan Covid-19 di wilayahnya mengalami bulan terburuk selama 8 bulan pandemi berlangsung. Ia berharap agar kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat Kota Cimahi untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

"Selama kurang lebih 8 bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk karena selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak. Hari ini saja ada penambahan 36 kasus, bulan-bulan ini temasuk bulan tidak baik," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (24/11/2020).

Kota Cimahi saat ini masuk zona merah atau kategori wilayah dengan risiko tinggi penularan virus. Meski begitu, Ajay meyakini dalam beberapa pekan ke depan bakal banyak pasien yang sembuh.

"Insya Alloh kalau lihat trennya terkonfirmaisnya 80% kondisi baik dan seminggu ke depan dalam kondisi sembuh," ucapnya.

PSBM

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna pekan lalu meminta jajaran camat-lurah menegaskan penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di tingkat wilayah menyusul status zona merah Kota Cimahi. Salah satu kelemahan selama ini ada pada pengelolaan kerumunan masyarakat atau disiplin jaga jarak.

"Dengan zona merah ini, PSBM kita berlakukan. Saya minta camat-lurah mempertegas hal itu di wilayah karena yang bisa mencegah virus masuk ya warga sendiri," ujarnya dikutip dari siaran pers Humas Kota Cimahi.

Menurut Ajay, penambahan kasus positif terutama bersumber dari penularan luar daerah. Bahkan diklaim tidak ada satu kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi.

"Kebanyakan pulang dari luar daerah, terus positif dan menularkan ke keluarga yang disini. Ada juga tertular dari tamu yang datang ke Cimahi," terangnya.

Pemkot Cimahi mengajak masyarakat terus berdisiplin protokol kesehatan dan menaati imbauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak wajib, warga diajak untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers