web analytics
  

Peningkatan Kasus Covid-19 di Cimahi Masuk Fase Terburuk

Selasa, 24 November 2020 22:54 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Peningkatan Kasus Covid-19 di Cimahi Masuk Fase Terburuk, Covid-19 di Cimahi,Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna. (Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengakui kasus peningkatan paparan Coronavirus Disease (Covid-19) di wilayahnya mengalami fase terburuk setelah 8 bulan berlangsung pandemi.

Hingga kini tercatat ada 906 orang warga Kota Cimahi yang sudah terpapar Covid-19. Rinciannya sebanyak 269 orang masih terkonfirmasi positif, 609 orang sembuh dan meninggal ada 27 orang.

Mereka yang kini masih positif ada yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. 

"Selama kurang lebih 8 bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk karena selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak. Hari ini saja ada penambahan 36 kasus, bulan-bulan ini temasuk bulan tidak baik," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (24/11/2020).

Kondisi terkini, kata Ajay, tentunya menjadi pengingat bagi masyarakat Kota Cimahi untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dari mulai menggunakan masker, menjaga jarak hingga mencuci tangan.

Saat ini, terang Ajay, Kota Cimahi masuk zona merah atau kategori tinggi penularan virus korona. Rata-rata pasien yang terkonfirmasi positif dalam kondisi baik atau tanpa gejala. Ajay meyakini beberapa pekan ke depan akan banyak pasien yang sembuh.

"Insya Alloh kalau lihat trennya terkonfirmaisnya 80% kondisi baik dan seminggu ke depan dalam kondisi sembuh," beber Ajay.

Agar kondisi tidak semakin memburuk, lanjut Ajay, pihaknya sepakat untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Kebijakan itu sudah dibahasnya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Kita terus berusaha. Kita sudah rapat PSBM, dan fokus ke sana," ucap Ajay.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers