web analytics
  

Indische Arcipel, Persembahkan Kekayaan Kopi Nusantara

Selasa, 24 November 2020 19:40 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gaya Hidup - Kuliner, Indische Arcipel, Persembahkan Kekayaan Kopi Nusantara, Indische Archipel Roastery,Kopi di Bandung

Kopi Indische Archipel Roastery. (Eneng Reni)

BOJONGLOA KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- Didasari atas kebanggaan terhadap kekayaan alam Indonesia, Indische Archipel Roastery mendedikasikan diri untuk mempersembahkan kopi specialty grade terbaik Indonesia melalui kolaborasi langsung dengan petani di seluruh Nusantara.

Manager Operational Indische Archipel Roastery, Michelle Wirawan meyakini, kekayaan cita rasa kopi nusantara telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak abad ke-13. Karena itu, Indische Archipel Roastery mendedikasikan diri untuk mempersembahkan biji kopi terbaik hasil kolaborasi langsung dengan petani Indonesia.

"Indische Archipel itu lebih ke roaster coffee bean, kami mau mempromosikan kopi-kopi dari nusantara, banyaknya yang di Jawa Barat, Aceh, Bali, sampai Papua. Di Indische Archipel ini lebih ke kopinya sendiri. Produknya bisa biji, bubuk, tapi kalau di Indische Archipel bisa langsung jadi," saat ditemui, Selasa (24/11/2020).

Michelle mengatakan, seluruh kopi yang ada di Indische Archipel Roastery hasil kurasi langsung dari petani Indonesia tanpa melalui perantara. Selain itu, melalui proses coffee-tasting yang dilakukan berulang kali, setiap bungkus kopi Indische memiliki cita rasa yang konsisten.

"Kita juga lihat ke kebunnya. Jadi kerjaan saya di sini itu selain ngecekin kualitas dari biji kopi dari petani sampai kita lakukan cek ke lapangan, jadi kita langsung ke kebun kopi kita langsung lihat biji kopinya, kita juga lihat cara mereka mengolahnya sampai akhirnya sampai ke gudang kita di sini dan roasting di sini," katanya.

Michelle mengatakan di Indische Archipel Roastery ada empat jenis kopi house blend yakni Svarga, Bhuvarloka, Bhuloka, dan Purusartha dari mulai medium dark roast hingga dark roast. Untuk jenis kopi single origin dari mulai Aceh Gayo, Wanoja Kamojang, Gunung Wayang, hingga Puntang.

 "Variannya kita macem-macem, karena kita kan banyak ngambilin dari pulau-pulau dan kota-kota lainnya. Kita biasa sih banyak pelanggan dari kafe-kafe lain. Jadi B to B sama B to Customer. Apalagi sekarang ngetren es kopi susu, nah banyak banget yang nyari-nyari beans yang paling enak untuk olahan kopi itu," katanya. 

Michelle mengatakan, sekali roasting Indische Archipel Roastery berkisar di 5 Kg untuk satu mesin kopi. Adapun untuk roasting harian bisa sampai delapan batch kopi atau sekitar 40 kg.

"Biasanya orang membeli macem-macem. Rata-rata mereka beli langsung produk di sini, cuman kalau produk di sini ingin dijadikan spesial racikan mereka, mereka bisa costum dengan beans yang kita punya," katanya.

Dalam teknik roasting, Michelle mengatakan, setiap kopi memiliki karakter, ciri khas, dan rasa yang berbeda-beda. Dia juga mengatakan, untuk menentukan speciality kopi dapat dilihat dari kualitas biji kopi. Dari sana pengaturan tingkat kematangan selama roasting hingga profil varian kopi dapat menentukan kualitas kopi apakah termasuk dalam kategori produk single origin atau house blend.

"Kalau treatment balik lagi kita lihat hasil biji kopi dari petaninya, biasanya ini yang spesialnya kita bikinin, buat mereka, bantu mereka cari rasa apa sih yang paling enak di sini, dominan di jual dan dikemas sekian rupa dan begitu orang coba. Kan banyak orang bilang kalau minum kopi itu ada rasa yang kaya buah-buahan," katanya.

Kendari demikian, Michelle mengakui kopi asal Jawa Barat masih menjadi primadona di para pencinta kopi. Di Indische Archipel Roastery, produk kopi termahal bahkan didominasi kopi Jawa Barat mulai dari kopi Wanoja Kamojang, kopi Gunung Wayang, hingga kopi Puntang.

"Paling best seller itu Jawa Barat. Kemarin ngetrennya kopi Puntang, kalau sekarang mulai ada yang baru-baru lagi ada Wanoja, ada juga yang dari Garut. Jawa Barat sih masih dengan kopi yang kualitas terbaik. Tapi kita juga punya macem-macem juga karena kita pengin bawa kopi dari petani-petani di seluruh Indonesia juga," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kue Bolu dan Bacang Diprediksi Jadi Makanan Terlaris di Bandung Tahun...

Kuliner Jumat, 22 Januari 2021 | 14:00 WIB

Hal ini berdasarkan tren kuliner 2020 dan prediksi kuliner 2021 yang diumumkan industri layanan pesan-antar makanan GoFo...

Gaya Hidup - Kuliner, Kue Bolu dan Bacang Diprediksi Jadi Makanan Terlaris di Bandung Tahun Ini, makanan favorit 2021,makanan terlaris 2020,makanan terlaris 2021,prediksi makanan laris 2021,Tradisi Makan Bacang,kue bolu

Ini Cara Mudah Membuat Telur Setengah Matang

Kuliner Jumat, 22 Januari 2021 | 02:01 WIB

Telur setengah matang dinilai berbagai orang lebih lezat. Selain itu, dengan telur setengah matang juga membuat hidangan...

Gaya Hidup - Kuliner, Ini Cara Mudah Membuat Telur Setengah Matang, telur setengah matang,Telur Mata Sapi,Cara Membuat Telur Setengah Matang

4 Cara Meracik Kopi Sendiri di Rumah

Kuliner Kamis, 21 Januari 2021 | 19:35 WIB

Menghabiskan waktu berjam-jam di coffee shop atau gerai kopi merupakan kegiatan umum kelas pekerja. Namun pandemi Covid-...

Gaya Hidup - Kuliner, 4 Cara Meracik Kopi Sendiri di Rumah, Cara meracik kopi,Membuat Kopi di Rumah

Mau Makan Kebab, Dimsum, hingga Cake? Ada Kafe yang Punya Menu Lengkap...

Kuliner Kamis, 21 Januari 2021 | 07:10 WIB

Bandung sebagai salah satu tempat tujuan wisata kuliner, memiliki beragam kafe dan resto yang kekinian. Satu di antarany...

Gaya Hidup - Kuliner, Mau Makan Kebab, Dimsum, hingga Cake? Ada Kafe yang Punya Menu Lengkap di Kopo Bandung, Kafe di Bandung,Kafe di Kopo,Kafe menu lengkap di Bandung,Dimsum Bandung,Dimsum di Bandung,Kebab di Bandung,Cake di Bandung,Kuliner Bandung

Kupat Tahu Tasikmalaya: Ditekan Harga Kedelai, Dihempas PPKM

Kuliner Selasa, 19 Januari 2021 | 14:34 WIB

Lina mengaku khawatir akan kehilangan pembeli jika menaikkan harga kupat tahu yang dijualnya.

Gaya Hidup - Kuliner, Kupat Tahu Tasikmalaya: Ditekan Harga Kedelai, Dihempas PPKM, Kupat Tahun Mangunreja,kupat tahu Tasikmalaya,Kupat Tahu,Harga kedelai naik

1.030 Restoran Tutup Akibat Pandemi, PPKM Jangan Diperpanjang

Kuliner Senin, 18 Januari 2021 | 19:53 WIB

Pandemi Covid-19 menghantam hampir semua sektor, tidak terkecuali usaha restoran. Sejumlah restoran pun tutup permanen k...

Gaya Hidup - Kuliner, 1.030 Restoran Tutup Akibat Pandemi, PPKM Jangan Diperpanjang, Restoran Tutup Akibat Pandemi,Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI),Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PSBB Proporsional

Roti-roti Legendaris di Bandung, Djie Seng hingga Gempol

Kuliner Selasa, 12 Januari 2021 | 12:08 WIB

Bandung selalu menjadi perintis kuliner, mulai dari brownies, seblak, molen, batagor, dan masih banyak lagi.

Gaya Hidup - Kuliner, Roti-roti Legendaris di Bandung, Djie Seng hingga Gempol, toko roti Bandung,Roti Legendaris Bandung Baheula,Roti jadul Bandung,Kuliner Bandung,Roti Djie Seng,Roti Djie Seng,Kedai Roti Djie Seng,Roti Bumbu Cari Rasa,Roti Sidodadi,Toko Roti Sumber Hidangan,Roti Gempol,Roti Vitasari

Mi Bakso Bintang Avon Beda Banget Toping Ayam Suirnya

Kuliner Kamis, 7 Januari 2021 | 11:34 WIB

Bakso Bintang Avon sering kelewat disebut. Padahal, bakso ini cukup legendaris.

Gaya Hidup - Kuliner, Mi Bakso Bintang Avon Beda Banget Toping Ayam Suirnya, Kuliner Bandung,Mi Bakso Enak di Bandung,Mi Bakso enak,Mi Bakso Bintang Avon
dewanpers