web analytics
  

Cegah Covid-19, Masyarakat Jangan Takut untuk Rapid dan Swab Test

Selasa, 24 November 2020 17:06 WIB Rizma Riyandi
Umum - Regional, Cegah Covid-19, Masyarakat Jangan Takut untuk Rapid dan Swab Test, Covid-19 Garut,Rapid test,Swab Test,protokol kesehatan covid-19,3M

[Ilustrasi] Rapid Test. (Ayobandung.com/Irfan Alfaritsi)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Garut semakin meningkat dari hari ke hari. Maka itu tak heran jika aktivitas rapid dan swab test semakin gencar dilakukan.

Namun sayang, masih banyak masyarakat yang tak mau melakukan kedua macam tes Covid-19 ini. Alasannya karena takut jika mereka dinyatakan positif Covid-19. Pasalnya jika sudah terkonfirmasi terpapar virus tersebut, masyarakat khawatir akan dikucilkan oleh lingkungan sosial.

Hal ini pun dibenarkan dokter Puskesmas Limbangan, Fauziah Fahma Jumhadi. Menurutnya, saat petugas kesehatan menggelar tes Covid-19 banyak masyarakat yang sengaja menghindar bahkan kabur.

"Jangan takut untuk rapid test sama swab test. Itu kan untuk kepentingan kita juga. Kalaupun benar positif Covid-19, itu kan penyakit, bukan aib," tutur Fauziah kepada Ayobandung.com, Selasa (24/11/2020).

Dia menuturkan, jika diyatakan positif Covid-19, masyarakat pasti akan mendapat perawatan berupa karantina untuk yang bergejala. Sementara untuk orang tanpa gejala bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Di sisi lain, Fauziah menyampaikan, tindakan pencegahan Covid-19 tetap menjadi hal utama yang harus dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Karenanya, masyarakat diimbau kembali menerapkan protokol kesehatan dengan tertib.

"Masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," tuturnya.

Menurut Fauziah, berdasarkan data yang ada, penyebaran Covid-19 di Garut kebanyakan berasal dari klaster keluarga dan pertemanan. Banyak masyarakat yang merasa aman saat berada di lingkungan keluarga dan pertemanan sehingga secara gegabah membuka maskernya.

Padahal tanpa mereka sadari, salah satu anggota keluarga atau teman mereka sedang terinfeksi virus Covid-19. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan penularan yang lebih luas. Selain itu, kluster lain yang harus diwaspadai adalah kluster hajatan, termasuk pesta pernikahan.

"Di samping menerapkan 3M, sebaiknya masyarakat juga terus menjaga diri di rumah. Jalan dulu keluar rumah untuk hal-hal yang tidak begitu penting. Stop dulu jalan-jalan atau main," papar perempuan yang akrab disapa Uji itu.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membir...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 21:23 WIB

Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru

Umum - Regional, Warga Manonjaya Tasik Ditemukan Meninggal Depan Rumah, Kulitnya Membiru, mayat manonjaya,Berita Tasikmalaya,jantung,polresta tasik

Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 20:21 WIB

Warga Perumahan Cianjur Mandiri Cegah Covid-19

Umum - Regional, Warga Perumahan di Cianjur Mandiri Cegah Covid-19, COVID-19,cianjur,Protokol Kesehatan

22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 19:11 WIB

Polres Cianjur bersama Kodim 0608 Cianjur mulai bertindak tegas dalam operasi Cipta Kondisi di pusat Kota Cianjur yang d...

Umum - Regional, 22 Pengendara Motor Knalpot Bising di Cianjur Ditindak Tegas, cianjur,Knalpot bising,Protokol Kesehatan,COVID-19

Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 18:57 WIB

Seorang pemuda Rustana Satriaji (23) asal Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur hilang terseret ombak d...

Umum - Regional, Korban Terseret Ombak di Pantai Jayanti Cianjur Belum Ditemukan, Pantai Jayanti,cianjur

Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Met...

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 17:05 WIB

Dianggap telah mencemarkan nama baik IL, pada gugatan cerai di Pengadilan Agama Sumber Kabupaten Cirebon, tim kuasa huku...

Umum - Regional, Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua KPAID Cirebon Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ketua KPAID Kab Cirebon,kasus kpaid cirebon,Kasus Pencemaran Nama baik,Polda Metro Jaya,razman arif nasution,Berita Cirebon Hari Ini

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 16:34 WIB

Bupati Jeje diduga tertular Covid-19 saat bertemu dengan temannya di luar kota. Temannya tersebut dilaporkan terlebih da...

Umum - Regional, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Positif Covid-19, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata,Bupati Pangandaran positif Covid-19,Jeje Wiradinata positif Covid-19,Pangandaran

Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:21 WIB

Hingga pencarian hari ketiga, korban masih belum juga ditemukan.

Umum - Regional, Warga Sumedang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cimanuk, warga tenggelam Sumedang,warga tenggelam Sungai Cimanuk,tenggelam,Berita Sumedang,Sungai Cimanuk

Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya

Regional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:16 WIB

Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya masih gencar melakukan operasi yustisi untuk menegakan disiplin protokol kesehatan (pro...

Umum - Regional, Tes Antigen Acak Sasar Warga Nongkrong di Tasikmalaya, Operasi Yustisi Tasikmalaya,Rapid Test Antigen,Tes Swab Covid-19,Covid-19 Tasikmalaya,Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers