web analytics
  

Hal yang Wajib Diketahui soal Penggunaan Gigi Palsu

Selasa, 24 November 2020 09:29 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Hal yang Wajib Diketahui soal Penggunaan Gigi Palsu , Gigi palsu,Denture,Merawat Gigi,Gigi

Ilustrasi gigi palsu. (Reto Gerber dari Pixabay )

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Gigi palsu atau denture adalah alat bantu untuk menggantikan gigi yang hilang dan jaringan gusi di sekelilingnya. Penggunaan gigi palsu dapat mengatasi keluhan yang muncul akibat gigi hilang, seperti gangguan makan dan berbicara, serta menurunnya rasa percaya diri.

Dikutip dari alodokter, gigi palsu dibagi menjadi dua jenis, yaitu gigi palsu sebagian dan gigi palsu lengkap. Gigi palsu sebagian digunakan untuk mengganti satu atau beberapa gigi yang hilang. Sedangkan, gigi palsu lengkap digunakan untuk mengganti seluruh gigi, baik gigi atas maupun gigi bawah.

Gigi palsu biasanya dibutuhkan oleh orang yang berusia 60 tahun ke atas, karena umumnya di usia tersebut, gigi secara alami mulai copot dengan sendirinya. Meski demikian, gigi palsu juga dibutuhkan oleh anak-anak dan orang dewasa yang kehilangan gigi.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kehilangan gigi atau memerlukan penggunaan gigi palsu adalah:
1. Sakit gigi
Sakit gigi yang tidak tertahankan dapat menjadi tanda kerusakan pada gigi yang menjalar ke bagian akar gigi. Jika kerusakan sudah sangat parah, gigi harus dicabut dan diganti dengan gigi palsu.

2. Gigi goyang
Pada beberapa kasus, gigi goyang bisa menjadi pertanda penyakit gusi. Dalam kondisi tersebut, gigi yang goyang harus dicabut dan digantikan dengan gigi palsu.

3. Penyakit gusi
Penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis tidak hanya dapat menyebabkan gusi bengkak dan berdarah, tetapi juga bisa membuat gigi copot.

4. Gigi copot
Seseorang yang sudah kehilangan satu gigi atau lebih akan disarankan untuk memakai gigi palsu. Selain untuk mencegah pergeseran gigi, pemakaian gigi palsu juga akan memperbaiki penampilan.

Peringatan Gigi Palsu
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menggunakan gigi palsu:

Makan menggunakan gigi palsu mungkin akan terasa tidak nyaman. Hal ini bisa berlangsung sampai beberapa minggu. Untuk membiasakannya, mulailah makan makanan lunak dengan potongan kecil dan kunyah secara perlahan.

Setelah menggunakan gigi palsu, pasien mungkin akan kesulitan dalam mengucapkan sejumlah kata. Kesulitan ini dapat diatasi dengan sering berlatih mengucapkan kata yang sulit diucapkan tersebut. Namun, jika masih berlanjut, pasien perlu memeriksakannya ke dokter.

Pasien mungkin akan disarankan tetap menggunakan gigi palsu saat tidur untuk beberapa hari pertama. Hal ini bertujuan agar pasien mengetahui bagian mana dari gigi palsu yang butuh penyesuaian. Setelah dilakukan penyesuaian, pasien bisa melepas gigi palsu saat hendak tidur.

Disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter bila gigi palsu terasa goyah, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau luka di gusi. Pemeriksaan juga diperlukan bila pasien banyak menggunakan lem gigi palsu. Hal tersebut bisa menandakan gigi palsu butuh penyesuaian atau perlu diganti yang baru.

Sebelum Pemasangan Gigi Palsu
Sebelum menjalani pemasangan gigi palsu, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan, yaitu:

Dokter gigi akan mengukur rahang pasien, kemudian membuat model gigi palsu dari lilin untuk dicoba oleh pasien. Model lilin ini berfungsi untuk mencocokkan bentuk gigi palsu dan rahang pasien sebelum gigi palsu dicetak.

Pasien yang akan dipasangkan jenis gigi palsu sebagian tidak akan menjalani tindakan cabut gigi terlebih dahulu. Namun, pada pasien yang akan menggunakan gigi palsu lengkap, dokter akan mencabut gigi yang masih tersisa.

Dokter akan mencetak gigi palsu dari bahan plastik, nilon, atau logam. Setelah gigi palsu dicetak, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan mulut pasien sebelum melakukan pemasangan gigi palsu.

Prosedur Pemasangan Gigi Palsu
Pemilihan gigi palsu sebagian dan gigi palsu lengkap tergantung pada kondisi pasien. Berikut ini adalah penjelasannya:

- Gigi palsu sebagian
Gigi palsu sebagian digunakan ketika ada satu atau beberapa gigi yang hilang, tetapi pasien masih memiliki beberapa gigi tetap yang sehat di rahang atas atau bawah. Gigi palsu sebagian dipasang dengan cara dikaitkan ke gigi tetap yang masih sehat menggunakan pengait logam.

- Gigi palsu lengkap
Gigi palsu lengkap digunakan ketika semua gigi atas atau gigi bawah perlu dicabut. Gigi palsu jenis ini juga dapat digunakan untuk menggantikan gigi palsu yang sudah lama dipakai oleh pasien.

Gigi palsu lengkap dibuat setelah gigi pasien yang bermasalah dicabut. Pemasangan gigi palsu lengkap bisa dilakukan segera setelah gigi asli dicabut (immediate denture) atau menunggu sampai gusi benar-benar sembuh (conventional denture).

Immediate denture perlu menjalani beberapa penyesuaian, karena tulang dan gusi pasien akan mengecil selama proses penyembuhan setelah cabut gigi. Sedangkan, conventional denture tidak memerlukan penyesuaian kembali.

Jika diperlukan, dokter dapat menggunakan lem khusus untuk menempelkan gigi palsu ke rongga mulut. Lem khusus ini berguna untuk menjaga posisi gigi palsu dan menjaga kestabilan gigi saat menggigit. Lem ini juga membantu gigi palsu lebih menempel pada penderita mulut kering.

Lem gigi palsu dioleskan sedikit demi sedikit secara merata ke seluruh permukaan gigi palsu. Bila dirasa perlu, lem akan ditambahkan kembali secara bertahap sampai gigi palsu menempel sempurna.

Setelah Pemasangan Gigi Palsu
Gigi palsu, baik yang sebagian maupun lengkap, tetap memerlukan perawatan secara rutin layaknya gigi asli. Untuk membersihkan gigi palsu, lakukan cara-cara berikut ini:

  • Lepaskan gigi palsu dari mulut secara perlahan-lahan.
  • Bersihkan gusi, lidah, dan langit-langit mulut menggunakan sikat gigi yang lembut. Jika menggunakan lem gigi palsu, bersihkan sisa-sisa lem dari gusi.
  • Bilas gigi palsu di bawah air mengalir dengan hati-hati. Untuk menjaga agar tidak retak bila terjatuh, letakkan handuk di bawahnya atau penuhi wastafel dengan air.
  • Bersihkan gigi palsu menggunakan sikat dan pasta gigi yang khusus untuk gigi palsu secara perlahan.
  • Basuh gigi palsu menggunakan air bersih. Setelah itu, gigi palsu dapat kembali digunakan.

Selain membersihkan, Anda juga harus melakukan perawatan gigi palsu dengan cara:

  • Lepaskan gigi palsu tiap malam agar mulut dan gusi dapat beristirahat.
  • Sikat gigi palsu dengan cara yang telah dijelaskan di atas, kemudian rendam di dalam air hangat. Bila perlu, tambahkan pembersih khusus untuk gigi palsu ke dalam air.
  • Simpan gigi palsu di dalam wadah berisi air bersih jika tidak sedang digunakan. Perlu diingat, jangan merendam gigi palsu di dalam air yang terlalu panas.
  • Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin. Jika terdapat keretakan pada gigi palsu, bawa ke dokter gigi untuk diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

Efek Samping Gigi Palsu
Beberapa efek samping yang dapat Anda alami selama menggunakan gigi palsu adalah:

  • Gusi berdarah
  • Nyeri pada gusi
  • Gusi bengkak
  • Luka pada gusi hingga terbentuknya abses
  • Bau mulut
     
Editor: Andres Fatubun

terbaru

Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 03:26 WIB

Ada banyak macam alat kontrasepsi, salah satunya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau intrauterine (IUD). Di Indones...

Gaya Hidup - Sehat, Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD?, IUD,Alat kontraspsi spiral,Memeriksa IUD,Waktu kontrol IUD

Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:48 WIB

Untuk mendapat khasiatnya, konon uap air panas harus dihirup dan zat aktif pada minyak Atsiri eucalyptus akan membunuh v...

Gaya Hidup - Sehat, Minyak Kayu Putih dan Uap Air Panas Bukan Obat Covid-19, Minyak kayu putih,Kayu Putih,obat covid-19,Hoaks Obat Covid-19

Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 02:20 WIB

Seseorang yang memiliki gangguan mata seperti miopi atau silinder lebih memilih menggunakanak lensa kontak dibanding kac...

Gaya Hidup - Sehat, Ini Batas Penggunaan Lensa Kontak Dalam Sehari, Lensa,Lensa Kontak,Waktu ideal lensa kontak,kontak lensa

Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:12 WIB

Masalah infertilitas atau kesuburan bisa terjadi pada wanita. Untuk wanita, infertilitas dapat disebabkan oleh banyak fa...

Gaya Hidup - Sehat, Perempuan Perlu Waspada Gejala Infertilitas Ini, Infertilitas,Infertilitas pada perempuan,ciri infertilitas,tanda infertilitas

Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:03 WIB

Pasien Covid-19 yang mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh, dan pembengkakkan diimbau untuk tidak berolahraga samp...

Gaya Hidup - Sehat, Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis, Pasien Covid-19,Miokarditis,Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga

Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 20:48 WIB

Pakai dua masker selama pandemi mungkin merupakan cara yang sangat efektif untuk melindungi diri Anda dari virus corona,...

Gaya Hidup - Sehat, Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19, Pakai Dua Masker,Cegah Covid-19,Pakar Kesehatan

Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 15:44 WIB

Saat Anda mengalami diare, sembelit terus menerus, disertai feses berdarah sebaiknya perlu curiga ini tanda kanker kolor...

Gaya Hidup - Sehat, Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal, kanker,Kanker Kolorektal,gejala Kanker Kolorektal,tanda Kanker Kolorektal,mencegah kanker,mencegah  Kanker Kolorektal

Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 13:15 WIB

Penderita diabetes mungkin kesulitan untuk leluasa mencicipi menu makanan yang lezat. Makanan sehat adalah salah satu 's...

Gaya Hidup - Sehat, Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat, Diabetes,Jam Makan Penderita Diabetes,cara mengobati diabetes,makanan sehat untuk penderita diabetes,makanan sehat diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabtes

artikel terkait

dewanpers