web analytics
  

Imam Masjid di Garut Bakal Dapat Insentif Rp 4 Juta per Tahun

Senin, 23 November 2020 23:57 WIB
Umum - Regional, Imam Masjid di Garut Bakal Dapat Insentif Rp 4 Juta per Tahun, Imam Masjid,Insentif Imam,Pemkab Garut

Imam Masjid. (Irfan Al-Faritsi)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan anggaran untuk insentif para imam masjid besar tingkat kecamatan dan kabupaten sebesar Rp4 juta per tahun pada tahun 2021 sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kegiatan keagamaan di daerah setempat.

"Insya Allah masjid-masjid besar dan sudah disetujui juga dikembangkan, mulai tahun depan akan ada insentif untuk imam masjid besar dan imam masjid agung di seluruh Kabupaten Garut," kata Bupati Garut Rudy Gunawan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Senin (23/11/2020).

Program keagamaan itu dalam rangka memberikan perhatian kepada madrasah, pesantren dan masjid-masjid yang ada di Kabupaten Garut agar lebih semangat dalam melaksanakan kegiatannya. Pemkab Garut, lanjut dia, akan terus berupaya memperhatikan kebutuhan dalam menjalankan program keagamaan seperti sarana dan prasarananya, apalagi mendapatkan dukungan dari DPRD Garut.

"Selama ini kami telah banyak memberi bantuan-bantuan untuk madrasah-madrasah, termasuk meningkatkan pesantren salafiyah mendapatkan bangunan-bangunan sekolah dan tentu itu dilakukan demi (penerapan) anggaran dari APBD, APBD Provinsi dan dari dana alokasi khusus," katanya.

Anggota Komisi 1 DPRD Garut Dadan Wandiansyah menambahkan pihaknya sudah menyetujui alokasi anggaran untuk insentif imam masjid besar di tingkat kecamatan sebesar Rp4 juta per tahun.

Program itu, lanjut dia, mendapat dukungan dari semua fraksi di DPRD Garut dalam rangka menunjang kegiatan keagamaan di Garut seperti yang tertuang dalam visi misi Kabupaten Garut.

"Hampir semua fraksi mendorong anggaran untuk sarana keagamaan, apalagi tertuang dalam visi misi Kabupaten Garut," kata Dadan dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers