web analytics
  

4 Vitamin dan Daftar Makanan yang Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Senin, 23 November 2020 09:38 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, 4 Vitamin dan Daftar Makanan yang Tingkatkan Kekebalan Tubuh, vitamin,Sistem Kekebalan Tubuh,Bakteri,Virus,Kekebalan Tubuh,Vitamin B6,Vitamin C,Vitamin D,Vitamin E

[Ilustrasi] Sejumlah vitamin dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Asupan vitamin tersebut bisa didapatkan dari berbagai makanan tertentu. (Pixabay/Silviarita)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Sejumlah vitamin dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Asupan vitamin tersebut bisa didapatkan dari berbagai makanan tertentu.

Secara umum, sistem kekebalan merupakan jaringan rumit yang melawan bakteri dan virus penyebab infeksi. Karena itu, sistem tubuh yang satu ini menjadi hal yang penting di tengah pandemi virus Covid-19.

Melansir Insider, ada beberapa vitamin yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antara lain:

Vitamin B6

Tubuh membutuhkan vitamin B6 untuk membangun sel sistem kekebalan yang membantu melawan mikroba berbahaya.

Secara khusus, vitamin B6 membantu tubuh Anda memproduksi sel-T, sejenis sel kekebalan yang mampu membunuh sel-sel yang terinfeksi virus dalam tubuh dan mengaktifkan respons sistem kekebalan Anda.

Vitamin B6 sendiri bisa didapatkan dari berbagai asupan makanan, seperti buncis, kentang, tuna, pisang, daging ayam, hingga kale.

Vitamin C

Vitamin C juga menjadi salah satu nutrisi yang penting bagi kekebalan tubuh. "Vitamin C sangat penting untuk fungsi kekebalan agar tetap sehat," kata Chris D'Adamo, PhD, ahli epidemiologi dan Direktur Pusat Pengobatan Integratif di Sekolah Kedokteran Universitas Maryland.

Vitamin C dapat membantu membunuh mikroba berbahaya, termasuk bakteri dan virus seperti flu biasa dan pneumonia. Vitamin C juga meningkatkan produksi sel kekebalan vital tubuh termasuk sel darah putih dan fagosit yang bisa membunuh bakteri.

Vitamin C bisa didapatkan dari paprika, stroberi, jeruk, brokoli, hingga bayam.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi 6 hingga 8 gram per hari dapat membantu mempersingkat waktu pilek. Mengonsumsi vitamin C setelah masuk angin juga dapat membuat gejala menjadi tidak terlalu parah.

Vitamin D

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kekurangan vitamin D lebih mungkin terkena infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau bronkitis. Kondisi ini terjadi karena vitamin D dapat meningkatkan jumlah makrofag.

"Makrofag merupakan sel kekebalan yang membantu membunuh dan menyerang sel penyakit," kata D'Adamo.

Vitamin D juga dapat membantu menyeimbangkan sistem kekebalan dengan mengurangi produksi  sitokin yang dapat memperburuk gejala penyakit . Vitamin D sendiri bisa didapatkan dari minyak hati ikan cod, sarden, hati sapi, kuning telur, hingga sinar matahari.

Vitamin E

Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan infeksi. Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi sel dari molekul radikal bebas beracun yang meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan lain sebagainya.

Jumlah vitamin E yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 15 mg per hari. Sementara beberapa makanan yang mengandung vitamin E adalah ikan trout, paprika merah, alpukat, minyak bunga matahari, hingga almon.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui

Sehat Minggu, 24 Januari 2021 | 10:19 WIB

Tidak Semua Skincare Aman

Gaya Hidup - Sehat, Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui, Skincare Palsu,skincare aman,skincare,fakta skincare

Obati Diabetes Tipe 2 dengan Konsumsi Blueberry Secara Rutin

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:55 WIB

Studi temukan adanya manfaat kesehatan dalam mengkonsumsi blueberry setiap hari. Blueberry ternyata mampu membantu pengo...

Gaya Hidup - Sehat, Obati Diabetes Tipe 2 dengan Konsumsi Blueberry Secara Rutin, Diabetes Tipe 2,Obat Diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabetes,Blueberry,Mengobati diabetes dengan blueberry

Penderita Anemia Butuh Gizi Seimbang

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:38 WIB

Pakar gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Endang Achadi mengingatkan asupan giz...

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Anemia Butuh Gizi Seimbang, Anemia,Mencegah Anemia,Mengobati Anemia,makanan sehat

Kena Long Covid-19, Berapa Lama Gejalanya Hilang?

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:26 WIB

Beberapa negara telah melaporkan persentase pasien yang mengalami long Covid. Angka penderitanya mulai dari 70 persen hi...

Gaya Hidup - Sehat, Kena Long Covid-19, Berapa Lama Gejalanya Hilang?, COVID-19,Long Covid-19,Corona,Virus Corona,Gejala Long Covid,Gejala Corona

5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 05:42 WIB

Hal efektif seperti apa agar berat badan seseorang bisa turun dengan cepat?

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat, cara turunkan berat badan,turunkan berat badan ajaib,cara diet,cara diet sehat,Olahraga,sarapan ideal,Cara Menurunkan Berat Badan

5 Makanan untuk Melancarkan Menstruasi

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 03:21 WIB

Setiap wanita pasti memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Bagi sebagian wanita menstruasi adalah fase yang tidak...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Makanan untuk Melancarkan Menstruasi, Menstruasi,menstruasi lancar,melancarkan menstruasi,makanan sehat

Anemia Lebih Berisiko Dialami Perempuan Haid dan Ibu Hamil

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 02:17 WIB

Dibanding lelaki, ternyata kondisi anemia lebih berisiko dua kali lipat dialami perempuan. Ini karena perempuan mengalam...

Gaya Hidup - Sehat, Anemia Lebih Berisiko Dialami Perempuan Haid dan Ibu Hamil, Anemia,Perempuan Haid,ibu hamil

Ibu Hamil Mengalami Pendarahan, Normalkah?

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 02:17 WIB

Banyak alasan wanita mengalami pendarahan selama kehamilan mereka. Beberapa di antaranya tidak berbahaya, sementara yang...

Gaya Hidup - Sehat, Ibu Hamil Mengalami Pendarahan, Normalkah?, ibu hamil,Ibu Hamil alami pendarahan,pendarahan saat hamil 3 bulan,pendarahan saat hamil

artikel terkait

dewanpers