web analytics
  

Cupang Populer, Penjual Raup Omzet Rp5 Juta Sebulan

Senin, 23 November 2020 18:15 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Cupang Populer, Penjual Raup Omzet Rp5 Juta Sebulan, Ikan cupang,Bisnis Ikan Cupang,Memulai Bisnis Ikan Cupang,Cupang,ternak ikan cupang

Penjual ikan hias ini berada di Pasar Karlis, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 sepertinya tidak begitu berdampak terhadap para pedagang ikan hias di Kota Tasikmalaya. Di saat jenis usaha lain terpuruk akibat pandemi, pedagang hias malah meraup untung.

Sejak pandemi dan pemberlakuan PSBB hingga Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) para penjual ikan hias terutama ikan cupang mengalami peningkatan omzet. Di Kota Tasikmalaya, para penjual ikan hias ini berada di Pasar Karlis, Kecamatan Cihideung.

Salah seorang pedagang ikan hias, Gunawan (35) mengatakan, sebelum pandemi dirinya hanya mampu menjual ikan cupang sekitar 50 ekor per hari. Namun, di masa pandemi ini mampu menjual hingga 500 ekor per hari.

"Sejak pandemi permintaan ikan hias terutama cupang sangat banyak. Ada yang membeli untuk dipelihara dan ada pula yang untuk dijual lagi," ujar Gunawan kepada Ayotasik.com, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, harga satu ekor ikan cupang beragam dari kisaran Rp5.000 sampai Rp15.000 tergantung dari jenis dan ukurannya. Saat ini yang paling banyak diburu adalah jenis Nemo dan Giant.

"Ada beberapa jenis ikan cupang yang saya jual. Ada jenis Nemo, Avatar, Giant, Vancy, dan jenis lainnya," ucapnya.

Ia menuturkan, dengan harga ikan cupang yang terjangkau, banyak anak dan orang dewasa yang datang membeli.

"Alhamdulillah, omzet penjualan ikan cupang saat ini bisa sampai Rp5 juta per hari. Kalau hari-hari biasa sebelum pandemi, omzet hanya mencapai Rp500.000 sampai satu juta," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk memelihara ikan cupang tidaklah sulit dan tidak butuh modal besar. Ikan cupang bisa dipelihara dalam toples tanpa harus ada aerator. Selain itu, ikan cupang bisa bertahan lama tanpa memerlukan banyak oksigen.

"Yang datang membeli ikan cupang bukan hanya para penghobi ikan hias, tetapi masyarakat awam pun turut memburu ikan cupang," tambah Gunawan.

Salah seorang pembeli, Heri (45) mengatakan, ikan hias yang dibelinya untuk dipelihara dan jual lagi. Menurutnya, ikan cupang saat ini banyak dicari oleh masyarakat sehingga ini menjadi potensi bisnis yang menjanjikan.

"Ikan cupang saat ini beragam warnanya. Saya bisa berlama-lama dan bersantai melihat keindahan warnanya," ucap Heri.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers