web analytics
  

Terapkan PSBM, Cimahi Laporkan 258 Kasus Covid-19 Aktif, Terbanyak di Kelurahan Utama

Senin, 23 November 2020 13:38 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Cimahi, Terapkan PSBM, Cimahi Laporkan 258 Kasus Covid-19 Aktif, Terbanyak di Kelurahan Utama , Update Corona Cimahi,Informasi Corona Cimahi,corona cimahi,Kelurahan Utama,PSBM,pembatasan sosial berskala mikro (PSBM),Cimahi Zona Merah Corona

Pelukis asal Kota Bandung, Andi Sopiandi melukis dinding rumah warga di Rw 05, Jalan Bapa Ampi, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (29/10/2020). Mural tersebut berisikan kampanye edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan selalu tetap menjalankan program 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) untuk memutus matarantai penularan Covid-19. Selain itu, juga kampanye tentang pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) kepada masyarakat. (AyoBandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kembali masuk ke zona merah pandemi Covid-19, Kota Cimahi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) pekan lalu.  Pada Senin (23/11/2020) pagi dilaporkan jumlah kasus akumulatif positif Covid-19 sebanyak 867 kasus terdiri dari 258 kasus aktif, 582 kasus positif, serta 27 kasus meninggal dunia. Kelurahan Utama, dengan 36 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak.

Merujuk situs web https://covid19.cimahikota.go.id/, kita mengetahui tingkat kesembuhan di Cimahi tercatat di angka 67,12 persen.

Kita juga bisa mengetahui jumlah total suspek saat ini sebanyak 1.595 kasus dengan 136 kasus di antaranya sedang berada dalam proses perawatan atau isolasi. Sementara itu, jumlah kontak erat tercatat sebanyak 10.505 kasus dengan 556 kasus di antaranya sedang menjalani pemantauan.

Lewat data sebaran pandemi ini, warga bisa mengetahui pergerakan kasus aktif di tiap-tiap kelurahan. Utama, dengan 36 kasus, menjadi kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak. Kelurahan ini menggantikan Citeureup yang selama beberapa hari sebelumnya ada di urutan pertama.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia. 

Berikut daftar 7 kelurahan dengan jumlah kasus positif aktif terbanyak per Senin (23/11/2020) pagi:

Utama dengan 36 kasus positif aktif

Citeureup (29)

Cibeureum 25

Pasirkaliki 25

Melong 24

Cigugur Tengah 23

Cibeber 21

Zona Merah 

Sebanyak 7 daerah di Jawa Barat (Jabar) dinyatakan masuk zona merah pekan ini. Kota Cimahi termasuk di dalamnya. Sebelumnya dilaporkan hanya ada 3 daerah dengan status zona merah di Jabar. Penambahan siginifikan ini diduga akibat aktivitas libur panjang akhir Oktober lalu.

"Ada penambahan zona merah pascalibur panjang yang cukup signifkan. Tadinya hanya ada tiga daerah, sekarang naik jadi tujuh. Mohon diwaspadai untuk wilayah-wilayah ini," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi Kota Bandung, Selasa (17/11/2020).

Ridwan meminta agar kewaspadaan ditingkatkan mengingat tiga dari ketujuh daerah tersebut akan segera melangsungkan Pilkada, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Ada tiga daerah yang melaksanakan pilkada di minggu ini, bersamaan dengan status zona merah. Ini harus diwaspadai," ungkapnya.

Berikut daftar 7 daerah di Jabar yang masuk zona merah:

1. Kabupaten Bekasi

2. Kabupaten Karawang

3. Kabupaten Purwakarta

4. Kabupaten Tasikmalaya

5. Kabupaten Bandung

6. Kota Bekasi

7. Kota Cimahi

PSBM

Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna pekan lalu meminta jajaran camat-lurah menegaskan penerapan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di tingkat wilayah menyusul status zona merah Kota Cimahi. Salah satu kelemahan selama ini ada pada pengelolaan kerumunan masyarakat atau disiplin jaga jarak.

"Dengan zona merah ini, PSBM kita berlakukan. Saya minta camat-lurah mempertegas hal itu di wilayah karena yang bisa mencegah virus masuk ya warga sendiri," ujarnya dikutip dari siaran pers Humas Kota Cimahi.

Menurut Ajay, penambahan kasus positif terutama bersumber dari penularan luar daerah. Bahkan diklaim tidak ada satu kasus yang murni berasal dari dalam wilayah Kota Cimahi.

"Kebanyakan pulang dari luar daerah, terus positif dan menularkan ke keluarga yang disini. Ada juga tertular dari tamu yang datang ke Cimahi," terangnya.

Pemkot Cimahi mengajak masyarakat terus berdisiplin protokol kesehatan dan menaati imbauan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak wajib, warga diajak untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers