web analytics
  

Nikmatnya Gatsuke, Gatot Dibalut Susu dan Keju

Minggu, 22 November 2020 20:23 WIB Heru Rukanda
Gaya Hidup - Kuliner, Nikmatnya Gatsuke, Gatot Dibalut Susu dan Keju, Makanan Tradisional,Kuliner,Gatot

Kuliner Tasikmalaya bernama Gatsuke, yakni Gatot Dibalut Susu dan Keju. (Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Gatot merupakan salah satu makanan tradisional yang terbuat dari singkong atau ketela pohon. Nama gatot sendiri diambil dari kata gagal total karena tidak adanya panen atau gagal panen.

Bagi kalangan milenial makanan tradisional gatot ini mungkin terasa asing karena memang jarang sekali orang menjualnya.

Berdasarkan sejarah, gatot merupakan makanan tradisional asli Gunung Kidul yang biasanya dimakan dengan sayuran pengganti nasi. Makanan ini menjadi salah satu makanan favorit karena rasanya yang manis, lezat, dan gurih.

Namun, makanan gatot kini dikreasikan dengan olahan modern, tidak hanya diberi gula maupun garam bahkan parutan kelapa, tapi diberi rasa lain yakni susu dan keju atau disebut Gatsuke (Gatot Susu Keju).

Salah seorang warga pembuat gatsuke, Heri Solihudin (36) mengatakan, proses pembuatan gatot sendiri yakni singkong atau ketela pohon kali pertama dikupas kulitnya kemudian dijemur hingga muncul jamur dan terjadi fermentasi hingga singkong yang semula berwarna putih menjadi hitam.

"Proses ini terjadi cukup lama bisa mencapai waktu satu bulan," ujar Heri dikutip dari Ayotasik.com, Minggu (22/11/2020).

Setelah berubah warna, singkong tersebut kemudian direndam beberapa hari dan dicuci untuk menghilangkan jamurnya. Selanjutnya singkong yang sudah menjadi gatot tersebut dipotong kecil-kecil dan dikukus hingga matang. Gatot pun kini sudah bisa dihidangkan dan diberi toping sesuai selera.

"Makanan tradisional ini saya kreasikan dengan era kekinian diberi toping susu dan keju, sehingga namanya menjadi gatsuke," ucap Heri.

Heri menambahkan, gatsuke ini menjadi menu istimewa di warungnya yang berada di kawasan wisata alam Bukit Nangela di Kampung Anaka, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya."Untuk satu porsi harga cuma Rp 10.000," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers