web analytics

Kemenkes Minta Peserta Acara Rizieq Shihab Lakukan Tes dan Isolasi Mandiri

clockMinggu, 22 November 2020 19:56 WIB userRedaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Kemenkes Minta Peserta Acara Rizieq Shihab Lakukan Tes dan Isolasi Mandiri, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab,Penangkapan Rizieq Shihab,Front Pembela Islam (FPI)

Ilustrasi tes swab. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM - Kementerian Kesehatan mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang telah mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan seperti di Tebet, Petamburan dan Mega Mendung beberapa hari yang lalu agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Hal itu dianjurkan mengingat hasil pelacakan kasus Covid-19 melalui serangkaian tes usap atau Tes Swab PCR per Kamis (19/11) kepada para peserta kegiatan tersebut ditemukan sejumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kemenkes mengimbau semua orang yang mengikuti acara tersebut dan siapapun yang merasa telah kontak erat dengan orang yang hadir agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” ujar Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M. Kes dalam konferensi pers: Update Pemeriksaan, Pelacakan dan Perawatan Covid-19 olej Kemenkes di Jakarta, Minggu (22/11).

Adapun rincian dari hasil pemeriksaan yang menunjukkan positif Covid-19 tersebut meliputi 50 orang yang terlibat dalam kegiatan di Tebet, 30 orang di Petamburan dan 15 orang di Mega Mendung masih menunggu hasil pemeriksaan uji sampel.

"Ditemukan di Tebet total 50 kasus positif dan di Petamburan sebanyak 30 kasus dan di Mega Mendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan,” jelas Budi.

Budi juga menganjurkan bagi siapa saja yang merasa memilki gejala seperti batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta kehilangan indera perasa agar segera menghubungi Puskesmas terdekat.

Dalam hal ini, Pemerintah juga telah menyiapkan pusat karantina khusus bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

"Apabila bergejala segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Pemerintah juga telah menyiapkan pusat karantina di Rumah Sakit Darurat di Wisma Atlet,” kata Budi.

“Gejala seperti gejala batuk, pilek, sesak nafas, sakit tenggorokan serta hilang indera perasa, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan tes usap atau Tes PCR,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menekankan kepada seluruh tokoh umat maupun siapapun yang memiliki peran penting dalam suatu komunitas tertentu agar lebih bijak serta memberikan keteladanan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Budi meminta agar selama masa pandemi tidak menggelar kegiatan yang menimbulkan banyak kerumunan orang. Sebab, berkerumun dapat memicu terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang dapat berakibat fatal.

"Agar memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat luas dalam penerapan protokol kesehatan. Kita harus bekerja sama dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 agar pandemi segera dapat diatasi,” tegas Budi.

Kemenkes terus berupaya melakukan upaya untuk melacak dan menelusuri kontak erat dari pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Hal itu juga dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 sekaligus memutus rantai penularannya.

Saat ini, Kemenkes dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menerjunkan lebih dari 5.000 petugas untuk melakukan pelacakan kontak erat dan tersebar di 10 provinsi prioritas.

Kemenkes berharap agar masyarakat dapat mendukung para petugas tersebut sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah dan tidak semakin meluas.

"Saat ini Kemenkes dan Satgas Penanganan Covid-19 telah menurunkan lebih dari 5.000 pelacak kontak di 10 Provinsi Prioritas untuk menulusuri penularan dan kontak erat,” jelas Budi.

"Kami berharap masyarakat terbuka dan mendukung relawan pelacak kontak sebagai kontribusi memotong rantai penularan Covid-19,” pungkasnya.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur

Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 20:55 WIB

Musim kemarau di Kabupaten Cianjur sudah mulai melanda dibeberapa wilayah, potensi kebakaran rumah penduduk maupun hutan...

Umum - Regional, Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran, Musim Kemarau,potensi kebakaran,Kabupaten Cianjur,kekurangan air

Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 19:05 WIB

Plt Direktur Utama RSUD Sayang Canjur, dr. Dharmawan, buka suara terkait somasi yang dilayangkan CV Indo Griya.

Umum - Regional, Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang, Somasi,RSUD Sayang,Cianjur,Pemutusan Kontrak Sepihak,CV Indo Griya

Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:59 WIB

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Purwakarta menggeledah kamar hunian warga binaan setelah terjadinya pen...

Umum - Regional, Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang, Lapas Purwakarta,Kriminal Purwakarta,Berita Purwakarta,Penyelundupan Narkoba

Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:48 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik adanya sejumlah pihak yang menerima uang suap dalam pengaturan ang...

Umum - Regional, Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Banprov,Korupsi Pemkab Indramayu,Indramayu,kpk

15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:23 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Jabar mencatat ada 15.037 sekolah yang dapat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi C...

Umum - Regional, 15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Pelajar,Jadwal Vaksinasi Pelajar,vaksinasi pelajar Jabar,lokasi vaksinasi pelajar Jabar

PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:54 WIB

Pemerintah resmi memperpanjang masa PPKM dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021. Perpanjangan ini merupakan perpanjangan ked...

Umum - Regional, PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot, 3T (tracing, testing, treatment),3T,PPKM diperpanjang,PPKM Level 4

artikel terkait

dewanpers
arrow-up