web analytics
  

Terdampak Covid-19, Bos Persib Rogok Kocek Pribadi Tutupi Finansial Klub

Minggu, 22 November 2020 19:49 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Terdampak Covid-19, Bos Persib Rogok Kocek Pribadi Tutupi Finansial Klub, Persib Bandung,Umuh Muchtar

Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar. (Irfan Al-Faritsi)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Penangguhan Liga 1 2020 hampir sembilan bulan lamanya akibat Covid-19, membuat mayoritas tim peserta kesulitan menutupi keuangan klub. Hal itu disebabkan tidak adanya pemasukan dari perhelatan kompetisi sejak Maret lalu.

Meski PSSI telah mengizinkan tim peserta Liga untuk memotong gaji pemain, pelatih, dan ofisial tim hingga 25%, konsisi tersebut masuk cukup berat bagi tim karena tidak adanya pemasukan utama baik dari penjualan tiket hingga hak siar pertandingan.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengatakan, demi menutupi finansial skuat Maung Bandung, Direktur Utama PT PBB, Glenn T. Sugita harus merogoh kocek pribadi untuk menutupi finansial klub. 

"Persib kemungkinan tidak ada masalah, dan ada bantuan dari pribadi pak Glenn (Direktur Utama Persib) sendiri," kata Umuh.

Umuh tak menampik, sejak Liga 1 2020 ditangguhkan akibat kasus covid-19 yang belum teratasi di Indonesia, pendapatan Maung Bandung langsung rontok. Imbas lainnya, para sponsor pun akhirnya menahan diri untuk mengucurkan anggaran lantaran tidak ada pertandingan resmi. 

"Sudah jelas kalau dari sponsor berkurang, karena sponsor juga mungkin merasa bahwa tidak ada untungnya, jadi semua agak direm. Akhirnya, pak Glenn sendiri yang cari solusi bagaimana agar tetap kondusif dan aman untuk Persib," ungkap Umuh.

Mengenai subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang akan dicairkan pada Februari 2021, Umuh enggan banyak berkomentar. Menurutnya, persoalan tersebut merupakan ranah manajemen. 

Di sisi lain, tim asuhan Robert Alberts itu tengah diliburkan dari aktivitas latihan kolektif selama dua bulan ke depan. Jatah libur panjang ini diberikan lantaran belum ada kepastian liga 1 2020 bisa segera bangkit di tengah pandemi covid-19. Rencananya skuat Pangeran Biru akan kembali berkumpul untuk memulai latihan pada Januari 2021. 

"Untuk sampai 2021 karena masih ada beberapa yang terikat kontrak," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers