web analytics
  

Ribuan Kolecer Bersemi di Kampung Kolecer Jatisari

Minggu, 22 November 2020 13:15 WIB Dudung Ridwan
Bandung Raya - Soreang, Ribuan Kolecer Bersemi di Kampung Kolecer Jatisari, Taman Wisata Kolecer Desa Jatisari,Taman Kolecer,Wisata Kabupaten Bandung

Ribuan Kolecer di Jatisari (dudungridwan/ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM – Ribuan kolecer berwarna-warni yang mirip bunga-bunga di musim semi bermekaran di bukit kampung Lembur Awi, Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Sepintas mirip di mana gitu, tapi ini bukan mimpi, silakan datang ke Taman Kolecer Jatisari. Buktikan sendiri.

Bisa masuk dari beberapa jalan untuk menuju ke sana. Dari jalan Nagkrak, jalan Bandasari Citaliktik, atau dari Bumi Parahyangan Kencana Polres Bandung. Teruslah sejauh kurang lebih 6 kilometer ke dalam. Sesudah itu, tanyalah di mana La alias Lembur Awi, Taman Kolecer, pasti pada hapal.

Apalagi jika hari Sabtu dan Minggu banyak para goweser dari berbagai tempat yang sengaja menuju ke tempat ini. Jalannya naik turun berupa hutan-hutan--sangat cocok untuk trek sepeda. Jangan takut jalannya jelek, semua sudah dibeton, kok.

Rasa capek akan tergantikan jika sudah sampai ke Lembur Awi. Pohon-pohon bambun menjulang tinggi, di bawahnya sawung-sawung para pedagang, atau tempat istirahat para pengunjung menikmati nasi liwet dadakan. Seorang penyanyi dangdut sayup-sayup menghibur para pengunjung dengan lagu-lagu dangdut. Para ibu-ibu berseragam yang mengaku dari Bandasari tak malu-malu langsung berjoget.

Di bawah pohon bambu (dudungridwan/ayobandung.com)

Para petugas kebersihan tak hentinya menyapu tanah. Tak ada “kalakay” atau daun kering yang berjatuhan. Kalaupun ada, langsung disapu oleh petugas.

Cukup membayar Rp10 ribu untuk masuk ke lahan seluas dua hektar ini. Anda bisa berselfi di latar pemandangan seribu kolecer. Atau bermalas-malas di bawah rindangnya pohon bambu sambil menikmatik lagu dangdut.

Seorang ibu berselfi di Taman Kolecer (dudungridwan/ayobandung.com)

Anda yang punya kocek berlebih, bisa pesan makanan atau nasi liwet dadakan di saung-saung yang telah disediakan.

 

Editor: Dudung Ridwan
dewanpers