web analytics

Kota Bogor Sepakati Sekolah Tatap Muka 11 Januari 2021

clockMinggu, 22 November 2020 12:39 WIB userHusnul Khatimah
Umum - Regional, Kota Bogor Sepakati Sekolah Tatap Muka 11 Januari 2021, Berita Bogor,Sekolah Tatap Muka,Wali Kota Bogor Bima Arya

Belajar Tatap Muka. (Ayobandung.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bogor menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terkait penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di sekolah dengan menggelar rapat koordinasi di Balaikota Bogor, Sabtu (21/11/2020).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bogor, Dewan Pendidikan Kota Bogor, Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dinas Pendidikan Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Dinas Perhubungan Kota Bogor. Salah satu poin yang disepakati dalam rapat yakni pembelajaran tatap muka di Kota Bogor akan diberlakukan mulai 11 Januari 2020.

“Kami melakukan pembahasan untuk menyikapi arahan Mendikbud. Yang bisa kami sampaikan pertama adalah kami melihat banyak hal yang selama ini memang terlihat jelas terkait dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Terutama dampak-dampaknya bagi siswa, bagi sekolah, bagi orangtua dan lain-lain. Seperti yang disampaikan Mas Menteri bahwa PJJ itu tidak maksimal. Semakin lama PJJ dilakukan, maka semakin banyak dampak negatifnya,” ungkap Bima Arya.

Untuk itu, Bima Arya dan stakeholder terkait sepakat bahwa pembelajaran tatap muka di Kota Bogor akan diberlakukan mulai 11 Januari 2020. Namun demikian, kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga kependidikan harus menjadi prioritas.

“Bagaimanapun kesehatan dan keselamatan adalah hal yang paling utama yang tidak bisa ditukar oleh apapun. Oleh karena itu, rencana untuk kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka harus diiringi dengan kesiapan dan kepastian dari aspek protokol kesehatan. Jadi sekali lagi keselamatan dan kesehatan adalah faktor utama,” kata Bima.

Bima menjelaskan, sekolah yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka apabila sudah disetujui, disepakati, dan mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Bogor, komite sekolah, dan kepala sekolah.

“Artinya kalau hanya kepala sekolah saja tanpa didukung komite sekolah, itu tidak bisa. Jadi, komite sekolah dalam hal ini orangtua adalah unsur yang penting, yang harus memberikan izinnya,” terangnya.

Meski akan mulai diberlakukan mulai 11 Januari 2021, kata Bima, tidak semua jenjang pendidikan dan semua siswa bisa mulai beraktivitas.

“Secara bertahap. Jadi tidak sekaligus. Dan bagi sekolah-sekolah yang ingin mulai pembelajaran tatap muka, bisa mengajukan permohonan kepada Pemkot Bogor dengan catatan permohonan itu didukung, disetujui dan disepakati oleh komite sekolah. Menyiapkan secara rinci terkait dengan tiga aspek utama, yakni konsep atau sistem pembelajarannya jelas, seperti apa pengaturan jadwal pemberian mata pelajarannya, pengaturan kelasnya dan lain-lain,” jelas Bima.

Kemudian kesiapan protokol kesehatannya harus memenuhi daftar periksa. "Jadi Disdik akan melakukan sosialisasi, daftar periksa apa yang harus dipenuhi oleh semua sekolah. Misalnya kesiapan thermogun, kemudian kesiapan apabila ada peristiwa darurat, dan hal-hal lain,” tambah Bima.

Pihaknya tidak ingin apabila sekolah sudah siap, sistem pengajarannya sudah baik, protokol kesehatan di dalam sekolah juga sudah baik tetapi di lingkungan sekitar sekolahnya kemudian murid sangat berisiko untuk kembali berkerumun atau nongkrong di warung-warung atau lainnya.

"Kami pun melakukan koordinasi dengan aparatur wilayah dan juga Dishub untuk mengantisipasi apabila terjadi penumpukan di angkot dan transportasi publik lain,” kata Bima.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 21:30 WIB

Sebanyak 235 ribu warga yang sudah disuntik vaksin Covid 19, atau baru sekitar 12 persen dari total target kurang lebih...

Umum - Regional, Baru 12 Persen Warga Cianjur Disuntik Vaksin Covid-19, Warga Cianjur,Vaksin Covid-19,Kabupaten Cianjur,Vaksinasi

Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:00 WIB

Apabila pihak hotel terlambat membayar pajal tersebut, mereka dipersilakan mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Umum - Regional, Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM, Bappenda Cianjur,Kondisi Hotel,Restoran,PPKM,Keringanan Pajak,Pandemi Covid-19,penundaan pembayaran

Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB

Manajemen Rumah Sakit Dr. Hafidz dipanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Umum - Regional, Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH, Sidak Forkopimda,Manajemen RSDH,Dinkes,penolakan pasien Covid-19,dokter spesialis berstatus PNS nyambi,Cianjur,Buntut Inspeksi

Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:29 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta kembali melakukan pencarian u...

Umum - Regional, Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:25 WIB

Peristiwa alam itu juga dikabarkan pada unggahan Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimato...

Umum - Regional, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6, gempa sukabumi,gempa tektonik,BMKG,Sesar Cimandiri,Sukabumi

Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:53 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 597.991 kasus setelah bertambah 7.519 kasus pada Jumat, 30 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah, Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,data covid-19 jabar hari ini,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar

Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:51 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan kalau semua mengalami kehilangan pendapatan walaupun nilainya berbeda-beda. Ri...

Umum - Regional, Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat, Ridwan Kamil,ppkm darurat jabar,PPKM Darurat,PPKM Darurat Adalah,PAD Jabar

Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 09:33 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat membeberkan hasil dialognya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreat...

Umum - Regional, Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan, Menparekraf Sandiaga Uno,Sandiaga Uno,PHRI Jawa Barat,pelaku usaha parekraf Jabar,Bendera Putih

artikel terkait

dewanpers
arrow-up