web analytics
  

Polisi: Pihak FPI Tidak Hadir dalam Pemeriksaan di Polda Jabar

Sabtu, 21 November 2020 15:50 WIB Fichri Hakiim
Umum - Nasional, Polisi: Pihak FPI Tidak Hadir dalam Pemeriksaan di Polda Jabar, Habib Rizieq,Front Pembela Islam (FPI),Mega Mendung Bogor,polda jabar,pemeriksaan polisi

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago (Ayobandung/Fichri)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap beberapa perangkat daerah berkaitan dengan acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Pemeriksaan tersebut telah dilaksanakan pada Jumat (20/11/2020). Beberapa perangkat daerah dimintai keterangan di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar sejak sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, sebanyak 40 pertanyaan diberikan penyidik kepada para perangkat daerah.
 
"Saya akan jelaskan kemarin bahwa ada kurang lebih 8 orang yang sudah dilakukan klarifikasi, itu penyidik mengklarifikasikan 40 pertanyaan, dimulai dari jam 10.00 pagi hingga malam hari," ujarnya di Polda Jabar, Sabtu (21/11/2020).

Penyidik menanyakan keterangan seputar tupoksi dan tugas dari perangkat daerah yang terkait. "Dari keterangan-keterangan yang diambil penyidik menanyakan seputar masalah tupoksi SOP dari masing-masing yang diminta klarifikasi, baik itu mengetahui atau tidak, kemudian sebagai yang menjabat di dalam pemerintahan tau apa tidak," ujarnya.

Erdi juga menjelaskan, bahwa pihak FPI tidak hadir dalam pemeriksaan yang dilakukan di Polda Jabar tersebut. Namun, Erdi belum menerima konfirmasi perihal ketidakhadiran dari pihak FPI tersebut. "Disini banyak yang menyampaikan lokasi tersebut dimiliki oleh Habib Rizieq, ada juga yang mengatakan Habib Rizieq itu hanya diundang, diharapkan pada saat kemarin itu panitia khususnya dari FPI datang, namun yang bersangkutan tidak datang," jelasnya.

"Kemudian, yang kita harapkan dari pihak FPI kebetulan ada dua yang harusnya diminta keterangan. 2 orang tersebut diharapkan bisa menjelaskan terkait masalah undangan untuk melakukan peletakan batu pertama, kemudian dengan panitianya," tambahnya.

Polda Jabar dijadwalkan akan melakukan pemanggilan pemeriksaan kedua, terhadap perangkat daerah yang berhalangan hadir pada Jumat kemarin.

"Kita akan melakukan pemanggilan klarifikasi kedua nanti, mudah-mudahan tanggal 24 November nanti rencana pemanggilan berikutnya. Begitu juga dengan ibu Bupati mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah sembuh," ujarnya.

Berikut 10 orang yang dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan:

1. Ade Yasin (Bupati Bogor)

2. Agus (Ketua RW 3)

3. Endi Rismawan (Camat Megamendung)

4. A. Agus Ridallah (Kasatpol PP Pemda Bogor)

5. Habib Muchsin Al Atas ( Panitia /FPI)

6. Kusnadi (Kades)

7. Marno (Ketua RT 1)

8. Alwasyah Sudarman (Kades Sukagalih Megamendung)

9. Burhanudin (Sekda Bogor)

10. Aiptu Dadang Sugiana (Babinkamtibmas)

Diberitakan sebelumnya, kegiatan Habib Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor, menciptakan kerumunan. Dari foto yang beredar, terlihat massa mengabaikan protokol kesehatan dan tidak mengenakan masker. Akibat kegiatan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai tak tegakkan protokol kesehatan.

Editor: Editor Ayobandung

artikel terkait

dewanpers