web analytics
  

Diperiksa Bareskrim 7 Jam, Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi

Sabtu, 21 November 2020 11:33 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Nasional, Diperiksa Bareskrim 7 Jam, Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi, Ridwan Kamil,Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Gubernur Jabar,kerumunan masa,bareskim polri

Ridwan Kamil saat memberikan klarifikasi. (Nur/Ayobandung)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan klarifikasi selama tujuh jam kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (20/11/2020). Hal tersebut berkenaan dengan acara penyambutan Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor yang mengundang kerumunan massa.

Dalam jumpa pers selepas klarifikasi, ia mengatakan bahwa Jabar adalah daerah otonomi. Dimana kewenangan teknis, seperti kegiatan masyarakat, berada di bawah otoritas bupati/wali kota. Sedangkan, hubungan provinsi dan kabupaten/kota bersifat koordinatif.

"Jadi, secara moril, saya bertanggungjawab. Tapi, secara teknis ada di Satgas (Satuan Tugas) Kabupaten Bogor. Karena menurut Undang-Undang Otonomi Daerah, kegiatan lokal tidak perlu selalu dilaporkan ke gubernur, kecuali kegiatan provinsi atau lokasi kegiatan berada di perbatasan, misalnya Bogor-Cianjur," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf terkait munculnya riak-riak peristiwa yang mengganggu kenyamanan masyarakat.  

"Jika ada peristiwa di tanah Jabar yang kurang berkenan, saya menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dan tentunya akan memperbaiki," ungkapnya.

Emil menyebutkan, ada enam urusan yang secara teknis bukan merupakan tanggungjawab langsung gubernur. Yaitu urusan keamanan, pertahanan, yustisi, agama, hubungan luar negeri dan urusan fiskal.

Ia juga menyatakan bahwa pihkanya telah konsisten memberikan sanksi pada para pelanggar protokol kesehatan. Sejauh ini, terdapat sekitar 600 ribu pelanggar protokol kesehatan di Jabar yang telah ditindak, mayoritas merupakan pelanggar individu.

Oleh karena itu, Komite Kebijakan Jabar pun memberikan surat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor terkait dugaan pelanggaran adanya pengumpulan massa yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 di Megamendung.

"Surat tertulis sedang dipersiapkan. Tapi juga secara kemanusiaan, saya turut menyampaikan rasa simpati karena Bupati Bogor sekarang sedang dirawat di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto) Jakarta setelah dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

"Suasana kebatinan di Kabupaten Bogor sedang tidak baik. Jadi, aturan tetap ditegakkan, tapi kemanusiaan juga kita dahulukan," ungkapnya.  

Dalam kesempatan tersebut, Emil juga menyebut bahwa langkah preventif telah dilaksankana untuk mencegah kerumuman massa terjadi dengan pendekatan persuasif, Namun, efuoria terjadi sehingga jumlah massa membludak.

"Pilihannya saat itu, karena massa sudah besar dan cenderung ada potensi gesekan, maka keputusan dari Kapolda Jabar saat itu yaitu pendekatan persuasif humanis," ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya jugga sudah melakukan rapid swab antigen kepada 559 warga di Megamendung. Hasilnya, 20 warga dinyatakan positif rapid swab antigen.

Mereka yang dinyatakan positif rapid swab antigen langsung menjalani pengetesan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Jadi, kesimpulannya kerumunan itu membahayakan," ungkapnya.

Editor: Arditya Pramono

terbaru

Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:40 WIB

Sebuah video yang disebut-sebut menampilkan mobil sultan berlapis emas dan berlian mendadak viral. Salah satunya dibagi...

Umum - Nasional, Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!, mobil berlapis emas,mobil berlapis emas pak haji,video mobil berlapis emas,mobil berlapis berlian,mobil emas pak haji

CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk...

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:13 WIB

Sebuah unggahan di Facebook menampilkan desain gambar masjid disertai narasi “Mewah, Inilah Desain Masjid Hadiah Pangera...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo, Cek Fakta,Cek Fakta Kardun Dilarang Salat,Masjid Pangeran Arab,Masjid Pangeran Arab di Solo

Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:08 WIB

Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 13 akhirnya dimulai pada pukul 12.00 WIB, Kamis (4/3/2021).

Umum - Nasional, Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang, pembukaan prakerja gelombang 13,Waktu Pembukaan Prakerja Gelombang 13,Prakerja gelombang 13,pendaftaran kartu prakerja gelombang 13,Program Kartu Prakerja

B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:21 WIB

Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama memantau mutasi Covid-19 B117 yang ditemukan dari...

Umum - Nasional, B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR, Corona B117,B117,virus corona B117,virus corona B117 Karawang,Virus Corona B117 di jabar

Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:15 WIB

Program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat sudah dimulai sejak bulan lalu. Setelah menerima vaksinasi dosis pertama at...

Umum - Nasional, Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!, Sertifikat Vaksin,Sertifikat Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksinasi

Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:35 WIB

Jagad media sosial dihebohkan video seorang wanita yang menunjukkan kendaraan berpelat nomor dinas Mabes TNI. Wanita ter...

Umum - Nasional, Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen , plat bodong tni,klarifikasi plat bodong tni,tiktok plat bodong tni,video plat bodong tni

Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:29 WIB

Warga Negara Indonesia yang mendapat pesan singkat atau SMS dari Kementerian Kesehatan terkait undangan melakukan vaksin...

Umum - Nasional, Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!, sms vaksin,sms vaksin palsu,ciri sms vaksin asli,sms vaksin asli,undangan sms vaksin,sms vaksin masyarakat

Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:18 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan kebijakan untuk mengembangkan pas...

Umum - Nasional, Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri, Jokowi,Jokowi benci produk luar negeri,Produk luar negeri,Cinta Produk Dalam Negeri,Produk Dalam Negeri,benci produk asing,jokowi benci produk asing,benci produk asing jokowi,benci produk luar negeri,kenapa jokowi benci produk asing

artikel terkait

dewanpers