web analytics
  

Ridwan Kamil: Mustahil jika FPI Mengantongi Izin dari Dirinya

Sabtu, 21 November 2020 08:03 WIB
Umum - Nasional, Ridwan Kamil: Mustahil jika FPI Mengantongi Izin dari Dirinya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Habib Rizieq Shihab,Mega Mendung

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dalam konferensi pers di Mabes Polr, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) membantah telah memberikan izin kepada Front Pembela Islam (FPI) menggelar acara di Megamendung, Jawa Barat pada Jumat (21/11).

Menurut RK, perizinan acara di tingkat kabupaten/kota tidak perlu meminta izin ke dirinya. Sehingga sangat mustahil jika FPI mengantongi izin dari dirinya.

"Saya sampaikan bahwa itu tidak betul, secara prosedur tidak betul, secara klaim juga saya nyatakan tidak betul. Makanya biar kepolisian saja yang membuktikan," ujar RK dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11).

Menurut RK, izin dari gubernur diperlukan jika ada beberapa hal. Seperti jika acara provinsi tapi digelar di kabupaten atau acara pusat. Kemudian jika ingin menggelar di wilayah perbatasan, misalnya di antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Bekasi. Sehingga dengan demikian, hanya tiga hal tersebut provinsi berhak memberikan izin penyelenggaraan acara.

"Izin gubernur tuh kalau mau ada acara perbatasan, Cianjur-Bogor atau Bogor-Bekasi. Sehingga nanti dua daerah bisa miskom kan? Biasanya kami turun," terang RK.

Menurut RK, sebenarnya acara FPI di Bogor hanya sebatas Shalat Jumat berjemaah dan peletakan batu. Hal itu merupakan acara rutin dan biasa yang tidak melibatkan kerumunan massa yang sangat besar. Namun fakta di lapangan, lautan massa membanjiri tempat acara diselenggarakan.

"Kronologi yang terjadi di bogor. Pertama itu adalah sholat Jumat dan peletakan batu pertama, itu laporan panitianya ke Camat, ke Satgas kabupaten hanya itu, jadi bukan acara besar yang mengundang, hanya acara rutin," kata RK.

Sebenarnya, menurut RK, petugas sudah mengingatkan kepada panitia penyelenggara terkait adanya potensi kerumunan massa. Peringatan itu dinilai sebagai tindakan pencegahan, tapi kenyataannya acara yang dihadiri petinggi FPI itu dibanjiri massa. Kata RK, tidak sedikit masyarakat yang datang hanya untuk melihat-lihat saja, hingga situasi di lapangan menjadi masif.

"Dalam kondisi lapangan yang massa sudah masif, pelakasna di lapangan punya dua pilhan, melakukan persuasif humanis atau represif," ucap RK.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

terbaru

Dokter: Sudah Divaksinasi Harus Tetap Prokes Ketat

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 23:01 WIB

Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB), James Allan Rarung, mengatakan masih ada potensi terinfeksi Covid-19...

Umum - Nasional, Dokter: Sudah Divaksinasi Harus Tetap Prokes Ketat, Vaksinasi Covid-19,prokes ketat,Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Kemenhub: 1,5 Juta Warga Mudik

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 19:42 WIB

Kementerian Perhubungan mencatat per 11 Mei lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek di masa peniadaan mudik ya...

Umum - Nasional, Kemenhub: 1,5 Juta Warga Mudik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),Jumlah Pemudik 2021,Data Mudik 2021

3.448 Orang Positif Covid-19 dan 99 Orang Meninggal pada Hari Lebaran

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 19:35 WIB

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis 13 Mei 2021 bertam...

Umum - Nasional, 3.448 Orang Positif Covid-19 dan 99 Orang Meninggal pada Hari Lebaran, Update Data Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19 Indonesia,Jumlah Positif Covid-19 Indonesia

BLT UMKM Rp1,2 Juta Sudah Cair? Cek Daftar Penerima di Sini!

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 17:44 WIB

Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah siap-siap menerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsu...

Umum - Nasional, BLT UMKM Rp1,2 Juta Sudah Cair? Cek Daftar Penerima di Sini!, BLT UMKM,Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM),Kapan BLT UMKM cair,Kapan BPUM Cair

Subhanallah, Khatib Salat Idulfitri Meninggal Dunia saat Khotbah

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 16:08 WIB

Imam dan khatib Ustaz Juriono (57) meninggal dunia ketika sedang menyampaikan khotbah Salat Idulfitri di hadapan warga D...

Umum - Nasional, Subhanallah, Khatib Salat Idulfitri Meninggal Dunia saat Khotbah, Khatib Salat Idulfitri Wafat,Khatib Salat Id Meninggal,Khatib Salat Idulfitri Meninggal

Kapolri Tegaskan WNI dan WNA Masuk ke Indonesia Harus Dikontrol

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 14:15 WIB

Sigit mengatakan, masyarakat yang datang dari luar negeri harus diawasi perihal protokol kesehatan. 

Umum - Nasional, Kapolri Tegaskan WNI dan WNA Masuk ke Indonesia Harus Dikontrol, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,Bandara Soekarno-Hatta,Warga Negara Indonesia (WNI),Warga Negara Asing (WNA)

Pesal Idulfitri Menaker: Tunda Mudik Demi Akhiri Pandemi

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 13:58 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam pesan Idulfitri mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menund...

Umum - Nasional, Pesal Idulfitri Menaker: Tunda Mudik Demi Akhiri Pandemi, Pesal Idulfitri Menaker,Tunda Mudik Demi Akhiri Pandemi,Pesal Idulfitri,Menaker,masa larangan mudik,Larangan Mudik,potensi penularan Covid-19

Antisipasi Lonjakan, Polri Siap-siap Jaga Arus Balik

Nasional Kamis, 13 Mei 2021 | 12:38 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk bersiap dan menyambut arus balik setelah perayaan hari ra...

Umum - Nasional, Antisipasi Lonjakan, Polri Siap-siap Jaga Arus Balik, Lonjakan arus balik,Polri Jaga Arus Balik,Hari Raya Idulfitri 1442 H,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,arus mudik,Arus Balik,silaturahmi virtual,tips silaturahmi virtual

artikel terkait

dewanpers