web analytics
  

Kemenag KBB Sayangkan Umrah Kembali Dilarang

Jumat, 20 November 2020 22:33 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Kemenag KBB Sayangkan Umrah Kembali Dilarang, Umrah Ditutup,Kemenag KBB

Umrah. (Saudi Ministry of Media via AP)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Akibat 13 orang jemaah umrah asal Indonesia diketahui positif Coronavirus Disease (Covid-19). Pemerintah Arab Saudi kembali menutup akses warga Indonesia untuk kembali mengirimkan jemaahnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ahmad Sanukri mengatakan, atas insiden tersebut mendapat pelajaran yang berharga yakni jemaah harus jujur dengan kondisi kesehatannya.

"Selain menyulitkan diri sendiri, kondisi itu juga sedikitnya mencoreng nama baik Indonesia yang dianggap lalai karena ada warga yang terpapar Covid-19 namun bisa lolos," katanya, Jumat (21/11/2020).

Ia menambahkan, akibat kejadian tersebut berujung pada ditutup dan ditangguhkannya kembali keran kuota beribadah umrah bagi warga Indonesia.

"Ini tentunya cukup merugikan mengingat gairah ibadah jemaah umrah yang baru saja mulai kembali menggeliat kini kembali harus tertahan," katanya.

Pihaknya mendukung langkah yang diambil pemerintah Arab Saudi tersebut, mengingat kesehatan dan keselamatan jemaah adalah yang paling prioritas.

Oleh karena itu, Kemenag KBB tetap akan mengikuti arahan pusat, sebab umrah maupun haji kendalinya dari pusat. 

"Kami sangat menghargai semangat ibadah para jemaah KBB untuk umroh, dan itu harus tetap terus ditanamkan. Tapi tetap harus mengedepankan rasionalitas serta akal sehat, ikuti anjuran pemerintah dan terapkan protokol kesehatan," tuturnya. 

Ia menegaskan, jamaah jangan sampai memaksakan diri atau bahkan tidak jujur dalam menjalani medical check up. Dirinya pun berharap agar penangguhan umrah ini bisa secepatnya dicabut. 

"Kalau kondisi begitu, ya sebaiknya semangat ibadah dialihkan ke ibadah lain yang tidak punya resistensi tinggi, tapi tetap punya nilai pahala yang besar," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers