web analytics
  

5 Orang Massa Kerumuman Megamendung Bogor Positif Covid-19

Jumat, 20 November 2020 19:18 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Nasional, 5 Orang Massa Kerumuman Megamendung Bogor Positif Covid-19, Megamendung Bogor,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Positif Covid-19,Kerumunan Habib Rizieq Shihab

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Nur Khansa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kerumunan massa penyambutan Rizieq Shihab di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor beberapa hari lalu menjadi sorotan. Pasalnya, acara tersebut disebut melanggar protokol kesehatan Covid-19 karena banyaknya massa yang berkumpul.

Alhasil, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pengetesan Covid-19 kepada 400 massa di Megamendung kala itu. Hasilnya, sebanyak 5 orang dinyatakan positif Covid-19.

"Untuk Kabupaten Bogor, saya juga berikan sanksi yang tegas kepada panitia karena membawa banyak dampak. Salah satunya sudah kita berikan tes swab antigen untuk 400 warga yang berkumpul di sana," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Dari pengetesan swab antigen tersebut, ia mengatakan, 5 orang diketahui positif Covid-19. Sehingga, hal tersebut menunjukan bahwa kerumunan massa berpotensi menjadi sarana penyebaran Covid-19.

"Kesimpulannya, kerumuman itu membahayakan. Buktinya lima dari ratusan yang kita periksa melalui swab antigen menunjuka bahwa mereka positif Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, terdapat sejumlah konsekuensi lain dari acara yang disemuti ratusan orang tersebut. Salah satunya adalah dicopotnya jabatan Kapolda Jabar dan pemanggilan para kepala daerah, termasuk Gubernur Jabar, oleh Bareskrim Polri.

Emil, sapaan Ridwan Kamil, telah memenuhi panggilannya hari ini. Ia dimintai keterangan oleh Bareskrim selama kurang lebih tujuh jam.

"Secara moriil saya sangat meyakini bahwa semua keputusan dan dinamika yang ada di Jabar adalah tanggungjawan saya sebagai gubernur. Sehingga dalam kapasitas itu, apa yang terjadi, positif dan negatif menjadi tanggungjawab saya," ungkapnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers