web analytics
  

Jaga Anak-anak dari Paparan Covid-19 dengan 3M

Jumat, 20 November 2020 15:42 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Jaga Anak-anak dari Paparan Covid-19 dengan 3M , Satgas Covid-19,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Kak Seto Mulyadi,Hari Anak

(BNPB)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Berdasarkan data per tanggal 19 November 2020, jumlah kasus positif pada anak berdasarkan kelompok umur 0-5 tahun sebesar 2,6% dan 6-18 sebesar 8,7%.

Menurut anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr. Yogi Prawira, Sp.A(K), keadaan ini sangat mengkhawatirkan.

Dia mengatakan lebih lanjut, persentase anak terpapar Covid-19 yang mengalami gejala ringan sebesar 85%. 

"Artinya dari 100 anak yang terinfeksi, 85 di antaranya mengalami gejala ringan dan tidak perlu dirawat," katanya dari talkshow “Hari Anak Sedunia: Anak Bebas Covid-19” dari Media Center Graha BNPB, Jumat (14/11/2020).

Namun dia menggarisbawahi, ada 2% yang mengalami sakit kritis dan harus dirawat di ICU. "Dalam masa sebelum pandemi saja jumlah ICU ini sudah kurang, apalagi sekarang ini dan mereka harus menjalaninya di ruangan isolasi," katanya. 

Dari pengalamannya, Yogi menjelaskan sebagian besar anak-anak tertular dari orang yang tinggal serumah. Ia memberikan contoh, misalnya dari orangtua yang harus setiap hari pulang pergi ke kantor. 

"Masih ingat beberapa waktu lalu ada ada klaster perkantoran dan ini sudah terbukti terbawa ke rumah," katanya. 

Ketika anak terpapar Covid-19, maka secepatnya harus melapor ke puskesmas terdekat agar orang yang pernah kontak dengan si anak bisa memeriksakan dirinya. Ia juga meminta orangtua harus belajar mengenali kedaruratan awal.

"Misalnya jika si anak sudah demam selama 3 hari maka harus diperiksakan, jangan sampai terlambat. Karena saat ini sakit bukan Covid-19 saja tapi juga bisa demam berdarah atau sakit lainnya," kata Yogi. 

Kesehatan Mental Anak 

Pembicara lainnya, Ketua Umum LPAI Dr. Seto Mulyadi, M.Psi, menjelaskan selain kesehatan fisik, anak juga perlu dijaga kesehatan mentalnya.

"Dalam masa harus sering tinggal di rumah ini jangan jadikan anak sebagai bawahan yang hanya menerima komando saja, tapi jadikan mereka sebagai teman," jelas Kak Seto. 

Dia mencontohkan bagaimana menyampaikan informasi melawan virus corona menggunakan lagi-lagu atau cerita.

"Dunia anak itu adalah dunia cerita dan dongeng, jadi sampaikan informasi itu dalam cerita sederhana dan lagu-lagu yang menyenangkan," katanya.

Ia juga meminta orangtua untuk menjadikan anak-anak sebagai teman.

"Orangtua harus berani berubah lebih tenang, sabar, gembira, dan penuh rasa syukur. Dengan begitu kita memposisikan jadi sahabat anak-anak," ujar Seto.

Orangtua disarankan mengedepankan diskusi dengan anak. Ia memberikan contoh keluarga bisa menggelar rapat keluarga dalam suasana yang menyenangkan. 

"Biarkan anak-anak menyampaikan pendapatnya dan membagikan pengalamannya karena mereka punya hak untuk didengar," tukas dia.

Hal lainnya yang bisa menolong kesehatan mental anak adalah mengapresiasi terhadap bakat dan potensi anak, bukan hanya semata-mata fokus pada pelajaran akademik semata. Apresiasi ini bisa menimbulkan tingkat kepercayaan diri pada anak.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Viral! Imam Masjid Ditampar saat Pimpin Salat Subuh

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 22:40 WIB

Detik-detik imam masjid dipukul orang tak dikenal saat memimpin salat subuh berjemaah di Pekanbaru, Riau, terekam kamera...

Umum - Nasional, Viral! Imam Masjid Ditampar saat Pimpin Salat Subuh, Imam Ditampar,Salat Subuh,Salat Subuh Berjemaah,Masjid Baitul Arsy

Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:27 WIB

Pemerintah kembali menegaskan mudik lokal dalam satu wilayah aglomerasi tetap dilarang karena termasuk aturan larangan m...

Umum - Nasional, Kegiatan Ini Diizinkan di Masa Larangan Mudik Lokal Aglomerasi, Larangan Mudik Lokal Aglomerasi,mudik lokal,mudik lokal dilarang,Aturan Larangan Mudik,peniadaan mudik,wilayah aglomerasi,kawasan aglomerasi tanpa perlu SIKM

Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:17 WIB

Pemerintah melarang kegiatan mudik masyarakat, termasuk di wilayah aglomerasi. Kendati demikian, aktivitas transportasi...

Umum - Nasional, Mudik Aglomerasi Dilarang, Bagaimana Nasib Moda Transportasi?, Mudik Aglomerasi Dilarang,Nasib Moda Transportasi,aktivitas transportasi,aglomerasi,Kementerian Perhubungan,Pembatasan Jam Operasional,pengetatan prokes

Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 20:07 WIB

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK-SBMPTN 2021 telah sele...

Umum - Nasional, Ini Jadwal Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021, Catat Tanggalnya!, Pengumuman Hasil UTBK-SBMPTN 2021,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Hasil UTBK-SBMPTN 2021,UTBK-SBMPTN 2021,apan pengumuman hasil UTBK-SBMPTN 2021

Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 17:15 WIB

Pendaftaran beasiswa LPDP 2021 secara online telah dibuka pada 4 Mei-1 Juni 2021.

Umum - Nasional, Jadwal, Syarat, dan Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021, Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021,Jadwal LPDP 2021,Syarat Pendaftaran LPDP 2021,Panduan Pendaftaran LPDP 2021,Pendaftaran beasiswa LPDP 2021,Jadwal Beasiswa LPDP 2021,Syarat Beasiswa LPDP 2021

Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 16:16 WIB

MA telah resmi membatalkan SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam dan Atribut para Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga...

Umum - Nasional, Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam, Ada Apa?, SKB Seragam,SKB Seragam Sekolah,Kemendikbud Ristek,SKB Tiga Menteri tentang Pakaian Seragam,atribut keagamaan,karakter peserta didik,toleransi beragama,Kemendikbud Ristek Batalkan SKB Seragam

Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:58 WIB

Komnas HAM curiga penyematan label teroris untuk Tentara Pembebasan Negara Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-O...

Umum - Nasional, Komnas HAM Curiga Pelabelan Teroris TPNPB OPM Bentuk Putus Asa Jokowi, Komnas HAM,Pelabelan Teroris TPNPB OPM,Jokowi,penyematan label teroris,TPNPB-OPM,Presiden Joko Widodo,pemerintahan Jokowi

Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan

Nasional Jumat, 7 Mei 2021 | 15:11 WIB

Tes alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadi ASN atau aparatur sipil negara, terus menuai keca...

Umum - Nasional, Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan, Tes alis status pegawai KPK,Pegawai KPK,Pegawai KPK jadi ASN,Pertanyaan tes alih status pegawai KPK

artikel terkait

dewanpers