web analytics
  

Jual Sarung Tangan Bekas Limbah Medis, Wanita di Bandung Diciduk

Jumat, 20 November 2020 11:33 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Jual Sarung Tangan Bekas Limbah Medis, Wanita di Bandung Diciduk, Sarung tangan bekas,Kriminal Bandung,Limbah Medis B3,Limbah Medis,Polrestabes Bandung,Kecamatan Bandung Kidul

Seorang wanita bernama Grace Rani ditangkap setelah memproduksi dan mengedarkan kembali sarung tangan bekas limbah medis, Jumat (20/11/2020). (Ayobandung.com/Fichrii Hakim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Polsek Bandung Kidul menangkap seorang wanita yang memproduksi sarung tangan bekas limbah medis. Sarung tangan berbahan karet itu rencananya akan dijual dan diedarkan lagi.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pelaku memproduksi dengan cara mendaur ulang sarung tangan nitrile curah (bekas), menjadi sarung tangan layak pakai seperti baru hingga dapat diperjualbelikan.

"Sehingga pelaku dikenakan oleh penyidik dengan UU perlindungan konsumen dan kesehatan. Adapun dari pengakuan tersangka, mereka sudah melakukan kegiatan ini selama satu bulan, tapi dilihat dari barang bukti, kemudian tempat pembuatannya, diperkirakan sudah enam bulan," ujar Ulung di Polrestabes Bandung, Jumat (20/11/2020).

"Pelaku usaha bernama Grace Rani ini mempunyai 178 karyawan, di mana per orang dan per shift diberi upah kerja sebesar Rp50.000, ditambah 1 kali makan, di mana karyawan yang bekerja ada yang dibawah umur," tambahnya.

Ulung menuturkan kepada masyarakat agar berhati-hati dan lebih waspada jika ingin membeli sarung tangan karet. "Imbauan kepada masyarakat dengan adanya kejadian ini, apabila beli sarung tangan dan sudah selesai dipakai segera dibuang, dimusnahkan, dan digunting," kata Ulung.

Barang bukti sarung tangan bekas limbah medis yang diedarkan dan dijual kembali. (Ayobandung.com/Fichrii Hakim)

Masyarakat juga diimbau agar tidak membuang sarung tangan bekas pakai di sembarang tempat. "Jangan dibuang sembarangan, karena nanti akan kejadian seperti ini, dipungut dan dibuat baru lagi. Masyarakat juga berhati-hati saat membeli sarung tangan kesehatan," imbaunya.

Akibat perbuatannya, pelaku Grace Rani terancam pasal berlapis, di antaranya Pasal 62 jo pasal 8 ayat 1 huruf a dan ayat 2 UU RI No. 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen dan di ancaman dengan pidana penjara selama 5 tahun.

AYO BACA: Kecamatan Bandung Kidul, Wilayah dan Penduduknya Terkini

Lalu pasal 197 jo 105 ayat 1 UU no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, diancaman dengan pidana penjara selama-lamanya 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 Miliar.

Tak hanya itu, pelaku juga diancam dengan pasal mempekerjakan anak. "Dikenakan juga Pasal Mempekerjakan anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam pasal 185 jo 68 UU Rl No. 13 tahun 2003 tentang tenaga kerja dengan pidana penjara selamalamanya 1 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," jelas Ulung.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers