web analytics
  

Dipanggil ke Bareskrim Polri, Ridwan Kamil Angkat Suara

Kamis, 19 November 2020 13:57 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Dipanggil ke Bareskrim Polri, Ridwan Kamil Angkat Suara, Ridwan Kamil dipanggi polisi,Rizieq Shihab Megamendung,Habib Rizieq di Megamendung,Habib Rizieq langgar protokol kesehatan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat suara soal pemanggilannya oleh Bareskrim Polri, Jumat (20/11/2020) besok. Hal tersebut berkenaan dengan kerumunan massa penyambut Rizieq Shihab di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa hari lalu.

Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan, pemanggilan tersebut bertujuan untuk menggali klarifikasi soal pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi. Selain dirinya, sejumlah kepala daerah lain termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun turut dipanggil.

"Terkait dinamika masalah kerumunan sejak dari bandara, di Jakarta dan ada acara peletakan batu pertama masjid di Bogor memang jadi perhatian publik. Walaupun dalam kacamata saya, dinamika kerumunan-kerumunan ini terjadi juga di masa-masa sebelumnya," ungkapnya dalam konferensi pers di Gedung Sate, Bandung, Kamis (19/11/2020).

Kerumunan massa tersebut menjadi atensi besar, ia mengatakan, karena berkaitan dengan sosok Rizieq Shihab yang kembali muncul di tanah air. Padahal, ia mengatakan situasi di Jabar berbeda dengan DKI Jakarta. Teknis perizinan acara berada di bawah kendali bupati/wali kota masing-masing daerah.

"Ekses (dari peristiwa) itu, kepolisian meminta klarifikasi dari berbagai pemimpin wilayah tempat terjadinya peristiwa-peristiwa tadi. Walaupun latar belakang dan asal-muasal situasinya itu tidak bisa dipersamakan (dengan DKI Jakarta)," jelasnya.

Meski demikian, ia mengatakan akan memenuhi panggilan yang telah disampaikan kemarin sore. Dalam pemanggilan esok hari, Emil akan dimintai keterangan lebih lanjut terkait acara di Megamendung.

"Gubernur Jakarta sudah memberikan klarifikasi, dan saya sudah terima surat kemarin sore. Sama juga, untuk dimintai keterangan. Jadi bahasanya bukan diperiksa, tapi dimintai tambahan keterangan terkait acara di Bogor," ungkapnya.

"Tentunya saya sebagai warga negara yang taat hukum, hal-hal seperti ini wajib kita penuhi dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.

Emil akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri besok pagi, Jumat (20/11/2020) dengan didampingi Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jabar. Ia menyebut akan segera memberi keterangan pers selepas pemanggilan selesai.

"Mengenai elaborasi tidak bisa disampaikan sekarang karena menunggu jawaban pertanyaan yang akan diberikan kepolisian. Saya akan jawab hal-hal yang sifatnya teknis besok," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers