web analytics
  

Gudang Pabrik Kasur di Cibereum Cimahi Hangus Terbakar

Kamis, 19 November 2020 12:31 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Cimahi, Gudang Pabrik Kasur di Cibereum Cimahi Hangus Terbakar, kebakaran Cimahi,Kebakaran Pabrik Kasur,Pabrik kasur PT Jersindo

Sebuah gudang di pabrik kasur PT Jersindo, Jalan Raya Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, terbakar, Kamis (19/11/2020). Api mulai membesar sekira pukul 09.24 WIB. (Istimewa)

CIBEUREUM, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah gudang di pabrik kasur PT Jersindo, Jalan Raya Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, terbakar, Kamis (19/11/2020). Api mulai membesar sekira pukul 09.24 WIB.

Sebanyak 9 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Terkini, api sudah dipadamkan dan tengah dalam proses pendinginan.

Kabid Damkar dan penyelamatan Dinas Pol PP Damkar Kota Cimahi Uus Supriyadi mengatakan, pihaknya melakukan pemadaman sekitar 30 menit.

"Kita menerima laporan pukul 09.26 WIB dimungkinkan kejadian dua menit sebelumnya, jadi sekitar 09.24. Lalu kita meluncur ke sini, pukul 09.33 di TKP dan langsung melakukan pemadaman," ujarnya, di lokasi.

Uus menuturkan, material yang terbakar adalah nilon dan katun. Api juga membakar 2 mesin pembuat kasur pegas (spring bed).

"Selama kurang lebih 30 menit, laporan dari gambar pada pukul 10.04 WIB itu api sudah dapat dipadamkan, lanjut sampai sekarang proses pendinginan," katanya.

Dalam peristiwa yang membakar pabrik kasus tersebut, jelas Uus, petugas pemadam kebakaran mengerahkan total 20 personel dan 9 unit mobil pemadam kebakaran.

“Masih dalam posisi pendinginan, kalau api sudah padam. Tinggal pendinginan karena material yang terbakar itu dari nilon dan katun. Jadi temen-temen Damkar sementara mengurai material yang terbakar supaya tidak muncul lagi api baru dari hasil pemadaman tadi. Dari kita sendiri, enam unit mobil tempur, dua mobil rescue, ditambah satu bantuan dari lanud Husein Sastranegara," katanya.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Uus menuturkan, hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

"Kita masih penyidikan, sedang dilakukan dari Polisi, kita belum bisa menyampaikan itu barangkali nanti bisa koordinasi dengan pihak penyidik," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers