web analytics
  

10 Orang yang Dipanggil Polda Jabar untuk Klarifikasi Acara Rizieq Shihab di Megamendung

Kamis, 19 November 2020 08:56 WIB
Umum - Regional, 10 Orang yang Dipanggil Polda Jabar untuk Klarifikasi Acara Rizieq Shihab di Megamendung, Polda Jabar,Habib Rizieq di Megamendung,Rizieq Shihab,Megamendung

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. (Istimewa)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Polda Jabar akan memeriksa 10 orang untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan saat kegiatan tabligh akbar yang dihadiri Habib Rizieq Shihab (HRS) di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (13/11).

"Setelah saya cross check dengan Kabidhumas Polda Jabar dan Kasubdit 2 Dittipdum Bareskrim polri, bahwa undangan klarifikasi untuk Gubernur Jabar di Baraskrim Polri sedangkan 10 orang lainnya di Polda Jabar pada hari Jumat tanggal 20 November 2020," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (18/11) malam WIB.

10 orang yang dimintai klasifikasi adalah:
1. Kades Sukagalih, Megamendung yaitu Alwasyah Sudarman.
2. Ketua RW 3, Agus.
3. Ketua RT 1, Marno. 
4. Kades Kuta, Kusnadi. 
5. Camat Megamendung Endi Rismawan.
6. Sekda Bogor, Burhanudin,
7. Bupati Bogor, Ade Yasin. 
8. Kasatpol PP Pemda Bogor, Agus Ridallah.
9. Bhabinkamtibmas, Aiptu Dadang Sugiana.
10. Panitia, Habib Muchsin Alatas.

"Terkait dengan siapa yang dipanggil itu kewenangan dari penyidik, jadi penyidik memiliki SOP dan manajemen penyidikan dan strategi penyidikan. Salah satunya dalam proses ini dan langkah yang diambil adalah melakukan penyelidikan," ungkap Awi.

Sebelumnya pada Jumat (13/11) berkunjung ke Markas Syariah DPP FPI di Megamendung, Bogor untuk mengisi acara dakwah. 

Selain itu, HRS juga berkunjung ke Pondok Pesantren Agrokultural dalam rangka peletakkan batu pertama pembangunan mesjid Ponpes tersebut. Namun acara tersebut menyebabkan kerumunan massa yang diduga melanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers