web analytics
  

Optimisme Robert Alberts Andai Liga 1 Bergulir Tanpa Penonton

Rabu, 18 November 2020 22:23 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Optimisme Robert Alberts Andai Liga 1 Bergulir Tanpa Penonton, Persib Bandung,Robert Alberts,Liga 1 2020,Tanpa Penonton

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Nasib Liga 1 2020 masih belum menemukan titik terang. Sedianya berbagai wacana sempat bergulir. Salah satunya PSSI berencana untuk menggulirkan kompetisi pada awal 2021.

Namu lanjutan kompetisi itu bukan tanpa syarat. Pasalnya, lanjutan Liga 1 2020 ini tidak bisa berlanjut apabila belum ada izin keramaian dari kepolisian.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts menilai, sedianya, Liga 1 2020 bisa digelar lantaran sudah diputuskan tanpa penonton. Dia mencontohkan, kompetisi yang berhasil bangkit di tengah pandemi adalah Nations League bisa digelar tanpa kehadiran penonton.

"Kami sebenarnya bisa bermain di stadion yang kosong seperti yang dilakukan di seluruh dunia. Bisa dilihat Nations League sudah digelar dan nyaris setiap laga hasilnya tidak terprediksi," kata Robert melalui sambungan telepon, Rabu (18/11/2020).

Pelatih asal Belanda Itu juga menyadari, ketidakpastian Liga menjadi hukuman berat bagi insan sepak bola Tanah Air. Apalagi saat ini pelatih hingga pemain mendapatkan penurunan gaji dari nilai kontrak. Karenanya, Robert memaklumi ketika tahu ada banyak pesepak bola yang beralih profesi untuk menambah pundi penghasilan di luar sepak bola.

"Kami hidup dengan gaji 25% dan tidak banyak orang yang bisa bertahan. Kalian bisa lihat ada cerita pemain menjadi penjaga bank, membuka usaha atau ada juga yang sudah menjual barang-barangnya. Jadi terlihat kami seolah menjadi korban meskipun tidak bersalah. Tidak banyak yang bisa dilakukan karena covid," katanya.

Sejatinya, Pelatih asal Belanda ini cukup optimistis apabila kompetisi bergulir tanpa penonton di masa pandemi. Terlebih, dengan kembalinya kompetisi akan memberi dampak positif untuk geliat industri sepak bola Indonesia.

Namim Robert enggan melihat anak asuhnya menjadi lengah meski nasib kompetisi masih abu-abu. Robert menegaskan, tim Pangeran Biru harus tetap fokus menghadapi Liga 1 hingga nanti ada kepastian jadwal.

"Kami harus bersiap, ketika ada lampu hijau, kompetisi akan mulai kembali dan kami harus serius lagi. Sebelumnya kami sudah bekerja dan berlatih secara profesional tapi semuanya batal," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers