web analytics
  

8 Warga Bandung Barat Kuliah Gratis di Universitas Hiroshima

Rabu, 18 November 2020 19:16 WIB Tri Junari
Umum - Pendidikan, 8 Warga Bandung Barat Kuliah Gratis di Universitas Hiroshima, Kuliah Gratis,Warga Bandung Barat,Universitas Hiroshima

Warga Bandung Barat Kuliah Gratis di Universitas Hiroshima. (Tri Junari)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 8 mahasiswa dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sejumlah daerah lainnya diberangkatkan ke Jepang untuk menimba ilmu di Universitas Hiroshima (Hiroshima Daigaku).

Keberangkatan mereka berhasil terealisasi berkat Bandung Barat-Japan Connection, yang memfasilitasi mereka, termasuk beasiswa belajar selama lima tahun di universitas yang didirikan pada tahun 1929 itu. 

"Ini menjadi sebuah kebanggaan bagi warga KBB yang bisa berangkat dan menimba ilmu di Jepang yang notabenenya adalah negara maju," kata inisiator dan penanggungjawab Bandung Barat Gakuin (BBG), Bob Sofyan, Rabu (18/11/2020).

Bob mengatakan, program ini menjadi bukti nyata dan keseriusan BBG usai dilaunching pada pekan lalu. Apalagi ternyata banyak alumni-alumni Jepang yang berasal dari KBB. Mereka masih memiliki jaringan kuat dengan perusahaan dan investor yang butuh banyak pegawai dari Indonesia. 

Warga Sindangkerta, KBB, Asep Muhamad Zain telah lama berkarir di Jepang dan tergabung dalam BBG. Ia mengatakan, banyak perusahaan Jepang yang mencari pekerja Indonesia. Sistemnya, ada yang didatangkan dari Indonesia atau ada juga yang mereka kuliah di Jepang direkrut usai lulus kuliah.

"Seperti delapan orang yang berangkat kuliah ini, mereka akan dipantau dan ketika lulus bisa langsung kontrak kerja," tuturnya. 

Dia menjelaskan, pada tahap pertama ini delapan orang yang berangkat karena aturan krantina wilayah selama pandemi Covid-19. Dua pekan kemudian akan diberangkatkan lagi delapan orang, mereka mendapatkan beasiswa selama belajar di Jepang dan kesempatan kerja part time. 

"Mereka akan belajar bahasa Jepang selama dua tahun dan dilanjutkan ilmu kejuruan selama tiga tahun. Saya rasa etos kerja warga KBB sudah sesuai dengan standar Jepang jadi tidak akan sulit beradaptasi," imbuhnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers