web analytics
  

Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Cibinong Bogor

Rabu, 18 November 2020 15:34 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Cibinong Bogor, Jamaah Islamiyah (JI),Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor,Iqtishot Bithonah,Terduga Teroris,Teroris Cibinong,Teroris Bogor

[Ilustrasi] Anggota Densus 88 saat penggerebekan rumah terduga teroris di Antapani, Bandung. (Dok. Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial AYR (41) di Kampung Mutiara Sentul Estate Blok O Nomor 17 RT 001 RW 010, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2020).

Terduga teroris yang diamankan tersebut diduga bagian kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Selain terlibat dengan JI, terduga teroris pernah menjabat sebagai Sekretaris 3 Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor pada tahun 2015.

Terduga teroris juga menjabat sebagai Kepala Iqtishot Bithonah yang merupakan subbidang dalam struktur Jamaah Islamiyah. Selain itu, struktur Jamaah Islamiyah juga berisi kumpulan para pengusaha yang berperan sebagai salah satu donatur atau sumber pendanaan organisasi JI.

Sebelum ditangkap di Kabupaten Bogor, terduga teroris diketahui pernah mengikuti pertemuan kelompok JI pada 22 September 2018 di Ruko Bizpark, Kopo, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago membenarkan adanya personel Densus 88 Antiteror Polri yang menangkap seorang terduga teroris di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Namun, kata Erdi, Polda Jabar tidak dilibatkan langsung dalam penangkapan tersebut. "Kami (Polda Jabar) hanya mendapatkan pemberitahuan dan permintaan back up untuk mengamankan lokasi penangkapan," ujarnya di Polda Jabar, Rabu (18/11/2020).

Erdi menjelaskan, pihaknya tidak mendapatkan kronologi rinci terkait kasus penangkapan terduga teroris tersebut. "Kami tidak tahu bagaimana detailnya. Sebab kami, polres jajaran, dalam hal ini Polres Bogor, hanya diminta backup pengamanan," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers