web analytics
  

Terkait Rizieq di Megamendung, Ridwan Kamil Minta Maaf

Rabu, 18 November 2020 12:24 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung,  Terkait Rizieq di Megamendung, Ridwan Kamil Minta Maaf, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kecamatan Megamendung,Rizieq Shihab,Ade Yasin

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf terkait kerumunan massa di Kecamatan Megamendung, Bogor, dalam rangka penyambutan Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf terkait kerumunan massa di Kecamatan Megamendung, Bogor, dalam rangka penyambutan Rizieq Shihab, Jumat (13/11/2020). Sebagai gubernur, dia mengatakan bertanggung jawab atas hal-hal yang terjadi di wilayahnya.

"Terkait yang di Megamendung, apapun yang terjadi di wilayah Provinsi Jabar ini tentunya tanggung jawab gubernur. Jadi kalau ingin mencari siapa yang bertanggung jawab, tentunya saya yang bertanggung jawab," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi Bandung, Selasa (17/11/2020).

Dia meminta maaf jika munculnya kerumunan tersebut menimbulkan keresahan masyarakat. Juga sekaligus mengatakan akan memperbaiki penanganan Covid-19 di Jabar.

"Sebagai pimpinan saya menghaturkan permohonan maaf jika dinamika ini membuat situasi kurang baik, jadi permohonan saya sangat tulus teriring juga untuk memperbaiki jika ada kekeliruan dalam manajemen Covid-19 di mata banyak pihak," katanya.

Namun, dia menegaskan, acara tersebut berada dalam lokus kuasa kepala daerah setempat, dalam hal ini Bupati Bogor Ade Yasin. Pemkab Bogor pun, kata dia, sebenarnya tidak mengeluarkan izin acara penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Kemarin itu kalau berdasar hukum, wilayahnya bupati dan wali kota. Kedua, bupati dan pemerintah daerah Bogor sudah melakukan hal yang benar yaitu tidak memberikan izin. Bahkan, aparat melalui kodim sudah melobi malam harinya untuk mengimbau agar acara dibatasi sesuai protokol kesehatan," ungkapnya.

"Namun keesokan harinya karena terjadi euforia, maka terjadi dua pilihan, antara menegakkan secara represif atau melakukan pendekatan humanis. Dengan massa yang begitu besar, maka aparat mengambil keputusan humanis yaitu mengimbau sambil mengawal," katanya.

Meskipun, kata dia, keputusan tersebut akhirnya berimbas pada pergeseran jabatan Irjen Rudy Sufahriadi dari Kapolda Jabar. Oleh karenanya, Emil meminta agar masyarakat khususnya pemimpin ormas dan komunitas untuk memahami pentingnya partisipasi publik untuk mencegah penularan Covid-19.

"Tidak bisa mengandalkan aparat saja tapi masyarakatnya tidak berpartisipasi. Karena benteng Covid-19 ini adalah 3M. Jadi itu imbauannya, tanpa adanya partisipasi publik, sampai kapanpun Covid-19 tidak bisa dikendalikan," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:56 WIB

Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku

Bandung Raya - Bandung, Viral Video Jambret, Polsek Kiaracondong Buru Pelaku, jambret Kiaracondong,jambret Bandung,jambret Kircon,Penjambretan,penjambretan Bandung

Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 17:05 WIB

Menjabat sebagai Plh Bupati sekaligus Plt Sekda Kabupaten Bandung, Asep mengaku dirinya akan melakukan koordinasi terleb...

Bandung Raya - Bandung, Jadi Plt. Sekda dan Plh. Bupati Bandung, Asep Sukmana Akan Koordinasi Lebih Dahulu, Asep Sukmana,Jawa Barat,Bandung

Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 16:02 WIB

Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto mengatakan, anak tersebut ingin melihat Tim Prabu secara langsung, sebelum Tim Prabu mel...

Bandung Raya - Bandung, Athar, Bocah 7 Tahun yang Ngefans Tim Prabu Polrestabes Bandung, tim Prabu Polrestabes Bandung,Athar ngefans Tim Prabu,Kepala Tim Prabu 3 Iptu Suyanto,patroli Tim Prabu

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 13:24 WIB

Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok

Bandung Raya - Bandung, Penyintas Covid-19, Wakil Wali Kota Bandung Divaksin Besok, vaksin Covid-19 penyintas,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Vaksinasi Covid-19 Bandung,Pendaftaran vaksin covid-19 Bandung,Vaksin Covid-19 Bandung,COVID-19

Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 11:27 WIB

Karena itu, masyarakat atau wisatawan yang sedang beraktivitas di sana untuk lebih waspada dan berhati-hati. 

Bandung Raya - Bandung, Waspada! Copet Alun-alun Banyak Beraksi di Akhir Pekan, Copet Alun-alun Bandung,video copet alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Alun-alun Bandung

Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:50 WIB

Diduga wanita tersebut merupakan korban pembunuhan karena ditemukan beberapa luka di kepala bagian belakangnya.

Bandung Raya - Bandung, Wanita Asal Bandung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hotel Kediri, perempuan Bandung tewas di Kediri,remaja Bandung tewas,perempuan Bandung tewas,Kediri

11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapa...

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 10:33 WIB

Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Senin(1/3/2021) pukul 10.30 WIB, kecamatan dengan angka kesembuhan tertingg...

Bandung Raya - Bandung, 11.000 Orang Sembuh dari Covid-19 di Kota Bandung, Terbanyak di Antapani, Covid-19 Bandung,pasien sembuh Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,Data Covid-19 Bandung,Informasi Covid-19 Bandung

Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos

Bandung Senin, 1 Maret 2021 | 09:09 WIB

Dalam rekaman video tersebut, kejahatan terlihat dilakukan oleh tiga orang pria dewasa.

Bandung Raya - Bandung, Video Aksi Copet di Alun-alun Bandung Viral di Medsos, video copet alun-alun Bandung,Copet Alun-alun Bandung,Alun-alun Bandung,Copet Bandung,Copet,Berita Bandung

artikel terkait

dewanpers