web analytics
  

Mendikbud Buka Seleksi Satu Juta Guru Honorer Jadi PNS

Rabu, 18 November 2020 07:58 WIB
Umum - Pendidikan, Mendikbud Buka Seleksi Satu Juta Guru Honorer Jadi PNS, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Janji Mendikbud Nadiem Makarim,Guru Honorer,Pengangkatan guru honorer

ilustrasi guru. (Ayobandung.com)

AYOBANDUNG.COM -- Kabar bagus untuk para guru honorer, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021 untuk mengangkat guru honorer menjadi PPPK hingga membuka kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur PPPK.

Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, seleksi yang digelar secara online ini akan menargetkan satu juta guru honorer diangkat menjadi PPPK pada 2021.

"Ditunggu 2021, kita akan menyediakan proses seleksi di mana semua guru honorer bisa menunjukkan kelayakannya melalui tes online," kata Mendikbud Nadiem Makarim dalam Peluncuran Program BSU secara virtual, Selasa (17/11/2020).

Nadiem berharap seleksi ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

"Mereka bisa menjadi guru PPPK dengan tingkat kesejahteraan yang didukung pemerintah pusat dari sisi anggarannya, dan itu adalah untuk 2021, semuanya bisa guru honorer untuk bisa menjadi PNS guru PPPK," jelasnya.

Nadiem belum menjelaskan secara rinci teknis pelaksanaan, namun para guru honorer harus mempersiapkan diri agar bisa lolos tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, seleksi kemampuan bidang, hingga proses wawancara.

Dinas Pendidikan dan kepala sekolah di daerah juga harus segera mengajukan kebutuhan guru di wilayah masing-masing.

Untuk diketahui, berdasarkan data Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, saat ini terdapat 728.461 guru honorer dan 1.607.480 guru yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara Indonesia masih kekurangan 1.312.799 juta guru yang ditargetkan tercapai pada 2024.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dudung Ridwan

artikel terkait

dewanpers