web analytics
  

Penyelidikan KPK di Bandung Barat Terkait Bansos Covid-19?

Selasa, 17 November 2020 16:36 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Penyelidikan KPK di Bandung Barat Terkait Bansos Covid-19?, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Kabupaten Bandung Barat (KBB),Bansos Covid-19,Bupati Aa Umbara Sutisna, Aa Umbara Sutisna,Aa Umbara KPK,Korupsi Aa Umbara

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus bantuan sosial Coronavirus Disease atau Bansos Covid-19.

Kepala Dinas Sosial KBB Heri Partomo menerangkan, selain Bupati Aa Umbara Sutisna, dirinya bersama pejabat lain juga kebagian dimintai keterangan tim penyelidik KPK. Pertanyaan yang diajukan seputar penyaluran bansos pada penangangan pandemi Covid-19 tahun 2020.

Heri mengatakan, penyelidik KPK meminta keterangan Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) KBB.

"Kalau Dinas Sosial tentu ditanya terkait bantuan sosial. Kalau Keuangan, ya terkait dengan keuangan. Pak Sekda ya terkait kebijakan Pak Sekda," kata Heri.

Pemeriksaan keterangan terhadap Heri dilakukan KPK hanya dari pagi hingga siang. Berbeda dengan Bupati Aa Umbara yang diperiksa KPK hingga malam di Kantor BPK Provinsi Jawa Barat.

"Sesuai prosedur saja kita sampaikan apa yang kita bidangi dari mulai refocusing anggaran, di pandemi Covid-19 keterlibatan Dinsos itu bagaimana. Hanya ditanya aja terkait prosesnya. Kita sampaikan, kita sudah pendampingan dari Kejari dan itu sudah sesuai aturan," katanya.

Disinggung terkait kasus apa yang membuat Aa Umbara diperiksa KPK, Heri mengaku belum tahu. KPK juga tidak menjelaskan Heri dimintai keterangan dalam kasus apa.

"Mengarah ke mana kasusnya saya tidak tahu. Ya kita jelaskan saja prosesnya sesuai ketentuan yang sudah ada. Lebihnya saya tidak tahu," ujar Heri.

Heri menambahkan, pada bansos Covid-19 tahun 2020 Dinsos telah menyalurkan ratusan ribu paket sembako dengan pagu anggaran Rp300 ribu per paketnya.

"Jumlah bantuan yang sudah diberikan sebanyak 163.385 paket sembako seharga Rp300.000 per paket. Jumlah anggaran yang digunakan lebih dari Rp49 miliar," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers