web analytics
  

Wisata Kampung Adat Cirendeu Terapkan Prokes Selama Pandemi

Selasa, 17 November 2020 12:54 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Cimahi, Wisata Kampung Adat Cirendeu Terapkan Prokes Selama Pandemi, Kampung Adat Cireundeu,Kampung Adat di Jawa Barat,Kampung Adat,protokol kesehatan covid-19,Ubah Laku,Jurnalisme Ubah Laku

Protokol kesehatan di Kampung Adat Cirendeu. (Ayobandung.com/Rizma Riyandi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Ada yang berbeda di Kampung Adat Cireundeu yang terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, kampung adat yang sering dikunjungi wisatawan ini memutuskan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Meski sampai saat ini belum ada warga kampung yang terinfeksi Covid-19, pengurus Kampung Adat Cireundeu tetap melengkapi area wisatanya dengan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Para pemandu wisata yang menemui pengunjung juga diwajibkan memakai masker.

Bahkan di beberapa sudut kampung adat, disediakan tempat untuk cuci tangan. Salah satu pengurus Kampung Adat Cireundeu Jajat menuturkan, protokol kesehatan mulai berlaku sejak awal pandemi masuk ke Indonesia atau sekitar enam bulan lalu. Para pengunjung yang masuk ke kampung adat juga diwajibkan memakai masker.

Menurutnya, semenjak pandemi kunjungan ke Kampung Adat Cireundeu memang menurun. Hal ini mungkin dikarenakan anjuran pemerintah untuk diam di rumah. Padahal biasanya, setiap akhir pekan kampung tersebut selalu didatangi tamu dari berbagai daerah.

"Tiga bulan awal pandemi di sini sempat sepi pengunjung. Tapi tiga bulan terakhir mulai ramai lagi. Mungkin sekarang masyarakat sudah lebih berani untuk berwisata, asalkan menerapkan protokol kesehatan," kata Jajat kepada Ayobandung.com, Senin (16/11/2020).

Ia menuturkan, biasanya para pengunjung datang untuk melihat-lihat adat di Cireundeu. Selain itu mereka juga berolahraga di sekitar kampung.

"Ya suka banyak yang jogging ke sini," tutur Jajat.

Selain itu, para pengunjung juga biasanya mencicipi makanan khas Kampung, yakni nasi singkong. Olahan kuliner ini bisa dibeli pada Sabtu-Minggu. Selain nasi biasa, menu yang ditawarkan juga beragam, seperti nasi goreng.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers