web analytics
  

Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan Terapkan Protokol Kesehatan, Pengunjung Wajib Pakai Masker

Selasa, 17 November 2020 11:52 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Ngamprah, Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan Terapkan Protokol Kesehatan, Pengunjung Wajib Pakai Masker, Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan,protokol kesehatan covid-19,Corona Padalarang,Padalarang

Sejumlah jemaah melaksanakan Salat Zuhur di Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (1/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Masjid Al-Irsyad terkenal sebagai salah satu ikon Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Bahkan masjid tersebut banyak dikunjungi jemaah yang datang hanya untuk wisata religi.

Sebagaimana tempat umum lainnya, Al-Irsyad pun menerapkan protokol kesehatan. Pengurus mewajibkan semua pengunjung menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker.

"Pengunjung wajib pakai masker kalau mau masuk ke sini (Masjid Al-Irsyad). Kalau tidak pakai masker, ya  tidak boleh masuk," tutur pengurus Masjid Al Irsyad Kota Baru Parahyangan, Ai, kepada Ayobandung.com, Minggu (15/11/2020).

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di Masjid Al Irsyad berjalan sejak Maret 2020, ketika Covid-19 mulai masuk ke Indonesia. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 antarjemaah.

Guna mendukung protokol kesehatan berupa 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, pengurus Masjid Al Isyad melakukan beberapa hal. Di pintu masuk, sudah dipasang papan peringatan untuk memakai masker.

Selain itu, di dekat pintu masuk juga disediakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan. Baik tempat wudu dan salat, diberi jarak dengan menandai celah tertentu dengan tanda silang atau X.

Pengunjung Masjid Al-Irsyad, Mukhtar, mengaku nyaman dengan peberapan protokol kesehatan di masjid ini. Pasalnya, semua protokol yang diterapkan sama sekali tidak mengganggu kekhusyuan beribadah.

"Bahkan saya jadi merasa jauh lebih aman karena protokol kesehatan yang diterapkan cukup ketat," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers