web analytics
  

Makelar Tanah Dadang Suganda Segera Diadili Kasus Korupsi RTH Bandung

Selasa, 17 November 2020 06:25 WIB
Bandung Raya - Bandung, Makelar Tanah Dadang Suganda Segera Diadili Kasus Korupsi RTH Bandung, Korupsi RTH Bandung,Kasus RTH Bandung,Kasus Suap RTH Kota Bandung,Kasus Korupsi RTH Kota Bandung,Kasus RTH Kota Bandung

Gedung KPK. (Suara.com/Agung Sandy Lesmana)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK telah mengirimkan berkas dakwaan tersangka makelar tanah Dadang Suganda ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, pada Senin (16/11/2020). Dadang pun tinggal menunggu proses sidang perdana.

Dadang merupakan tersangka yang dijerat KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tana untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintahan Kota Bandung tahun 2012-2013.

"Hari ini (16/11/2020) Perwakilan JPU KPK Budi Nugraha dan Putra Iskandar melimpahkan berkas perkara Terdakwa Dadang Suganda ke PN Tipikor Bandung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Senin (16/11/2020).

KPK pun, kata Ali untuk status penahanan Dadang pun sudah menjadi kewenangan Majelis Hakim Tipikor Bandung. Dadang pun akan dititipkan sementara di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin.

"Selanjutnya menunggu penetapan Majelis Hakim yang akan menyidangkan perkara dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan," ujarnya.

Ali menyebut Jaksa nantinya akan menguraikan seluruh perbuatan Dadang dalam pembacaan surat dakwaan dihadapan majelis hakim.

"JPU akan membuktikan seluruh uraian surat dakwaan dengan menghadirkan alat bukti berupa saksi-saksi dan barang bukti didepan persidangan," tutup Ali.

Seperti diketahui, Dadang dijerat KPK sebagai makelar tanah. Dia membeli sejumlah tanah warga untuk dijual kepada pemerintah kota Bandung dengan harga mahal.

Dadang menguntungkan diri sendiri karena diduga mengambil keuntungan mencapai Rp30 miliar.

"Terdapat selisih pembayaran antara uang yang diterima DSG dari pemrintah kota Bandung dengan pembayaran kepada pemilik atau ahli waris sebesar Rp30,18 miliar. Sehingga DSG diduga diperkaya sama dengan selisih pembayaran ini," ujar Wakil Ketua KPK Lili Pantuali Siregar.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Jabar Usulkan Vaksinasi COVID-19 dari Rumah ke Rumah

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 19:22 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provi...

Bandung Raya - Bandung, Jabar Usulkan Vaksinasi COVID-19 dari Rumah ke Rumah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Vaksinasi COVID-19,Vaksinasi dari Rumah ke Rumah

Anak Kelima Koswara Ingin Deden Minta Maaf dan Sujud ke Kaki Sang Ayah

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 18:40 WIB

Seorang anak menggugat ayah kandungnya sendiri secara perdata senilai Rp3 miliar. Gugatan tersebut dilakukan berkaitan t...

Bandung Raya - Bandung, Anak Kelima Koswara Ingin Deden Minta Maaf dan Sujud ke Kaki Sang Ayah, Ayah Digugat Anak Rp3 M,Koswara Digugat Deden Rp3 Miliar

Digugat Rp3 Miliar, Koswara Dibela Anak Kelima

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 18:21 WIB

Seorang anak menggugat ayah kandungnya sendiri secara perdata senilai Rp3 miliar. Gugatan tersebut dilakukan berkaitan t...

Bandung Raya - Bandung, Digugat Rp3 Miliar, Koswara Dibela Anak Kelima, anak gugat ayah 3 miliar,Koswara

6 Daerah di Jabar Masih Berstatus Zona Merah, Ini Rinciannya

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 16:46 WIB

Pekan ini terdapat enam daerah yang masuk ke dalam kategori risiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah di Jawa Ba...

Bandung Raya - Bandung, 6 Daerah di Jabar Masih Berstatus Zona Merah, Ini Rinciannya, zona merah jabar,Zona Merah Covid-19,Zona merah Jawa Barat,Update Covid-19 di Jabar,Ridwan Kamil,Gubernur Jabar,COVID-19

Dinsos Kota Bandung Rekomendasikan 70 Ahli Waris Dapat Santunan Kemati...

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 15:50 WIB

Dinas Penanggulangan dan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung telah merekomendasikan 70 orang ahli waris dari keluarg...

Bandung Raya - Bandung, Dinsos Kota Bandung Rekomendasikan 70 Ahli Waris Dapat Santunan Kematian Covid-19, Dinsos Kota bandung,Pemkot Bandung,Santunan Kematian Covid-19,Santunan kematian,ahli waris dapat santunan kematian Covid-19

Sebanyak 6.911 Nakes di Kota Bandung Sudah Divaksin Covid-19

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 15:39 WIB

Sebanyak 6.911 tenaga kesehatan di Kota Bandung telah menerima vaksin hingga Minggu 24 Januari 2021. 

Bandung Raya - Bandung, Sebanyak 6.911 Nakes di Kota Bandung Sudah Divaksin Covid-19, nakes kota bandung,Vaksin Covid-19 Bandung,Vaksin Covid-19,Dinas Kesehatan Kota Bandung

DLHK Kota Bandung Buka Lowongan Kerja Tenaga Ahli, Ini Formasinya

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 15:20 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung membuka lowongan kerja untuk posisi pegawai tidak tetap atau t...

Bandung Raya - Bandung, DLHK Kota Bandung Buka Lowongan Kerja Tenaga Ahli, Ini Formasinya, lowongan kerja bandung,Lowongan Kerja,lowongan kerja dlhk kota bandung,lowongan kerja dinas kota bandung,lowongan kerja desain grafis,lowongan kerja teknik lingkungan,lowongan kerja s1 komputer,DLHK Kota Bandung

Modus Ngajak Beli Baju, Guru Privat di Bandung Culik Bocah 9 Tahun

Bandung Senin, 25 Januari 2021 | 15:04 WIB

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap SA (24) karena diduga menculik KJV (9). 

Bandung Raya - Bandung, Modus Ngajak Beli Baju, Guru Privat di Bandung Culik Bocah 9 Tahun, penculikan di bawah umur,Polrestabes Bandung,Kapolrestabes Bandung,ulung sampurna jaya,Berita Bandung,penculikan bandung,guru privat
dewanpers