web analytics
  

Jika Kehilangan Indera Penciuman, Segera Lakukan Swab

Senin, 16 November 2020 18:06 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Jika Kehilangan Indera Penciuman, Segera Lakukan Swab, Indera Penciuman,Swab,Tes Swab Covid-19,tes swab jabar,Swab Test

Swab Test (Istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM-- Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat yang mengalami kehilangan indera penciuman untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Grace Mediana mengatakan, salah satu indikasi gejala covid-19 adalah kehilangan indera penciuman.

"Dengan hilangnya indera penciuman, masuk dalam salah satu gejala yang mengarah keterpaparan covid," tutur Grace, Senin (16/11/2020).

Dengan demikian, jika ada masyarakat yang mengeluhkan ada gejala kehilangan indera penciuman agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan yakni PCR SWAB untuk memastikan tidak terpapar covid-19.

Di Kabupaten Bandung kata Grace pihaknya telah menemukan dua kasus yang berujung klaster karena ada salah seorang yang mengeluhkan kehilangan indera penciuman, setelah dilakukan PCR SWAB, ternyata orang tersebut positif covid-19.

Lebih dari 200 orang yang berada di lingkungan yang sama dengan orang tersebut terkonfirmasi covid-19 setelah Dinkes Kabupaten Bandung melakukan tracking dan tracing.

"Kami ingatkan agar masyarakat selalu gunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, hindari kerumunan dan makan makanan bergizi juga istirarhat yang cukup," tutupnya.

Gejala Lainnya
Dikutip dari alodokter, gejala awal infeksi Covid-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat.

Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak atau berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut di atas muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Covid-19.

Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi Covid-19, yaitu:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38°C)
  • Batuk kering
  • Sesak napas

Selain gejala di atas, ada beberapa gejala lain yang jarang terjadi, tetapi juga bisa muncul pada infeksi Covid-19, yaitu:

  • Mudah lelah
  • Nyeri otot
  • Nyeri dada
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Menggigil
  • Bersin-bersin
  • Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau

Gejala Covid-19 bisa muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah seseorang terinfeksi virus penyebabnya. Sebagian pasien Covid-19 pun ada yang mengalami penurunan oksigen tanpa adanya gejala apapun. Kondisi ini disebut happy hypoxia. Selain itu, beberapa laporan kasus juga menyebutkan bahwa sebagian pasien Covid-19 dapat mengalami ruam kulit.

Untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan gejala dari virus Corona, diperlukan rapid test atau PCR. Untuk menemukan tempat melakukan rapid test atau PCR di sekitar rumah Anda, klik di sini.

Pada beberapa penderita, Covid-19 dapat tidak menimbulkan gejala sama sekali. Orang yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 melalui pemeriksaan RT-PCR namun tidak mengalami gejala disebut sebagai kasus konfirmasi asimptomatik. Penderita ini tetap bisa menularkan Covid-19 ke orang lain.

Pada bulan juli 2020, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengganti istilah operasional lama pada Covid-19, seperti ODP, PDP, OTG menjadi istilah baru, yakni suspek, probable, dan konfirmasi.

 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers