web analytics
  

Atasi Gagap Hitung-Asah Intuisi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Pembelajaran ToSM

Senin, 16 November 2020 15:57 WIB Netizen Faoziyah Ilmi
Netizen, Atasi Gagap Hitung-Asah Intuisi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Pembelajaran ToSM, Gagap Hitung,Asah Intuisi,KKN UIN Walisongo,Test of Second Mathematic

Siswa mengerjakan ToSM dengan lembar ukur tertulis di rumah Faoziyah Ilmi Mahsiswa KKN Kabupaten Tegal, Senin (16/11/2020). (Istimewa)

Faoziyah Ilmi

Mahasiswa UIN Walisongo Semarang jurusanTasawuf dan Psikoterapi

AYOBANDUNG.COM -- Standar kelulusan pendidikan Sekolah Dasar (SD) adalah literasi (membaca) dan numerasi (berhitung). Berhitung adalah bagian dari matematika. Jika ditelaah lebih mendalam, matematika SD hanya meliputi operasi hitung dasar yaitu Tambah, Kurang, Kali, dan Bagi (TKKB).

Matematika sudah dipelajari dari jenjang SD, tetapi faktanya hanya mampu dipahami oleh segelintir orang saja. Pertama, anggapan masyarakat bahwa matematika itu susah. Yang kedua, matematika dianggap berseberangan dengan kreativitas, matematika itu otak kiri dan kreativitas otak kanan.

Kemudian perhatian sekolah terhadap penguasaan operasi hitung dasar siswa secara cepat (intuitif) telah diabaikan bahkan hilang dalam aspek penilaian dalam pembelajaran matematika. Hal ini menyebabkan banyak ditemukan siswa-siswi Sekolah Dasar bahkan siswa-siswi SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi mengalami gagap hitung. Hal ini, jika dibiarkan begitu saja akan berpontensi membuat anak stres hingga menurunkan tingkat percaya diri pada akhirnya menyebabkan anak alergi dengan matematika.

Menyikapi hal ini, Faoziyah Ilmi Mahasiswa KKN UIN Walisongo mengenalkan dan mengajarkan pada siswa SD dan SMA di sekitar rumahnya menggunakan ToSM (Test of Second Mathematic) berupa lembar ukur tertulis dan aplikasi digital ToSM. Kegiatan ini dilakukan di rumah Ilmi Desa Ketileng, Kab. Tegal dengan durasi waktu 1 jam. (16/11/2020).

Ilmi selaku mahasiswa KKN pengenalan dan uji diagnosis ToSM yang dicetuskan oleh Ahmad Thoha Faz bermanfaat untuk mengatasi gagap hitung karena sebagian besar siswa SD, SMP, dan SMA masih gagap hitung. Bahkan jika dilatih terus-menerus dapat mengasah intuisi.

“ToSM itu bagian dari Matematika Detik yang dicetuskan oleh Ahmad Thoha Faz dengan mengerjakan ToSM harapannya siswa dapat membaca angka secepat membaca kata sehingga intuisi terasah kelola dua detik pertama dan wabah gagap hitung dapat diatasi. Syaratnya gampang, siswa rajin berlatih setiap hari,” katanya.

Berpikir manusia ada dua yaitu berpikir cepat dan berpikir lambat. Berpikir cepat adalah intuisi sedangkan berpikir lambat adalah logika. Saya di sini ingin mengajarkan siswa-siswi berpikir cepat menggunakan ToSM. Karena diera sekarang menuntut sebuah kreativitas dengan tidak abai terhadap intuisi,” kata ilmi.

Salah satu siswa dalam pembelajaran ToSM Irham sangat antusias dan mengaku sangat senang mengikuti pembelajaran ToSM ini.

“Saya senang mengikuti pembelajaran ToSM ini karena soalnya gampang, cuma tambah-tambahan dan dapat jajan. Saya juga suka hitung-hitungan,” kata anak berumur 9 tahun itu.

Dengan adanya pembelajaran ToSM diharapkan dapat memberikan solusi agar matematika sudah tertanam diluar kepala ketika menghadapi perhitungan. Sesuai dengan asah intuisi kelola dua detik pertama, tanpa berpikir panjang dan menggunakan bantuan lain.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Penerjemah Sunda Pertama

Netizen Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Raden Kartawinata menduduki posisi yang sebelumnya tidak ada dalam birokrasi kolonial di Tatar Sunda, menjadi penerjemah...

Netizen, Penerjemah Sunda Pertama, Penerjemah Sunda,raden kartawinata,K.F. Holle

Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?

Netizen Senin, 22 Februari 2021 | 15:08 WIB

Cerita ini terinspirasi dari pertanyaan, mengapa orang India mampu menduduki posisi-posisi penting di perbankan,  lembag...

Netizen, Mengapa Orang India Sukses di Negara Lain?, India,sukses,ekonomi

Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 17:59 WIB

Beberapa waktu lalu, Indonesia disebut-sebut sebagai produsen sampah nomor dua terbesar di dunia.

Netizen, Problem Sampah yang Membuat Kita Sengsara, Sampah,Indoensia,Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN),Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Sekolah di Sumedang

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:54 WIB

Pada 5 Juli 1867, Bupati Sumedang R.A. Soeria Koesoema Adinata alias Pangeran Sugih membuka sekolah yang diupayakan oleh...

Netizen, Sekolah di Sumedang, pengeran sugih,sekolah di sumedang,sejarah sekolah,kartawinata,pendopo sumedang,kabupaten sumedang

Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:17 WIB

Manfaat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mulai diragukan setelah Uni Soviet bubar, juga ketika negara-negara pecah...

Netizen, Menanti Internasionalisasi Persaingan Tajam Amerika Serikat-China, NATO,Pakta Pertahanan Atlantik Utara,Joe Biden,Amerika Serikat,Australia,china,Presiden Cina Xi Jinping

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Mencegah Kebakaran Sejak Dini

Netizen, Mencegah Kebakaran Sejak  Dini, mencegah kebakaran,dinas kebakaran,cara mencegah kebakaran

Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme

Netizen Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:45 WIB

Bila kita berjalan-jalan di daerah alun-alun kota Bandung dan sedikit bergeser ke arah Jalan Lengkong kemudian menuju Ja...

Netizen, Di Jalan Pungkur, Isa Anshary Kritik Marxisme, Isa Anshary,jalan pungkur,marxisme,anti komunis,Komunis,Persatuan Islam

Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung

Netizen Jumat, 19 Februari 2021 | 13:24 WIB

Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung

Netizen, Situ Aksan, Rumah Bagi Beragam Burung , Situ Aksan,burung situ aksan,manuk piit,manuk bondol,manuk cipeung,sejarah bandung baheula
dewanpers