web analytics
  

Kasus Corona Meningkat, IDI Saran Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Senin, 16 November 2020 13:29 WIB
Umum - Nasional, Kasus Corona Meningkat, IDI Saran Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun Ditiadakan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),libur panjang akhir tahun,libur panjang akhir tahun 2020,cuti bersama tahun baru

Sejumlah pengendara memadati ruas jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu (1/7/2020). Kemacetan tersebut merupakan imbas dari perbaikan pipa PDAM serta lanjutan proyek pembangunan flyover di persimpangan Jalan Jakarta - Jalan Supratman setelah sempat terhenti akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) beberapa waktu lalu. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan agar libur panjang akhir tahun 2020 dan cuti bersama tahun baru atau akhir tahun ditiadakan sementara. Di sisi lain, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tengah mengevaluasi tren kasus virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) sebelum menentukan libur dan cuti selanjutnya.

"Pemerintah bisa melihat positif dan negatifnya, kalau IDI sebagai profesi mengusulkan atau menyarankan mengkaji ulang kebijakan cuti bersama," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih, seperti diwartakan Republika.co.id, Senin (16/11/2020).

IDI menilai kondisi saat ini masih berisiko, orang-orang ketika pergi berlibur pasti terdorong untuk berkerumun dan menyebabkan penularan virus. Pihaknya pun menyarankan pemerintah tidak memberlakukan libur dan cuti bersama berikutnya.

Terkait kemungkinan pemerintah menggilir libur atau dibuat bergantian, Daeng meminta pemerintah benar-benar menggunakan data riil dan dipelajari berdasarkan keilmuan yang kemudian menjadi dasar mengambil keputusan. Kendati demikian, IDI menyarankan pemerintah berhati-hati karena momen satu ke lainnya bisa berbeda perilakunya.

"Kalau data menunjukkan tidak terlalu signifikan, IDI menyarankan sebaiknya tidak ada cuti bersama," katanya.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo mengaku tengah mengikuti perkembangan kasus penambahan infeksi virus ini hingga sepekan mendatang. Pihaknya ingin memastikan masyarakat benar-benar menerapkan liburan aman dan nyaman tanpa kerumunan. Kemudian dampaknya pada penambahan kasus Covid-19.

"Kalau bisa dikendalikan dengan baik, maka kami memberi masukan bisa diberi libur panjang selanjutnya. Namun, kalau masih terjadi peningkatan kasus, maka liburan berikutnya diperpendek atau ditiadakan sama sekali," ujarnya saat mengisi konferensi virtual BNPB bertema Perkembangan Penanganan Covid-19 dan Kepatuhan Protokol Kesehatan, Minggu (15/11/2020) petang. 

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memandang, lonjakan kasus yang terjadi pada Jumat (13/11/2020) pekan lalu sebesar 5.444 kasus baru per hari bisa disebabkan dua hal: peningkatan laju infeksi atau peningkatan kapasitas testing di daerah.

Peningkatan laju infeksi, kata Wiku, bisa disebabkan berbagai faktor. Salah satunya momentum yang memicu kerumunan.

Pemerintah mencatat, ada dua fenomena yang berhasil menarik banyak massa belum lama ini, yakni gelombang unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang sempat terjadi pada Oktober lalu dan momentum libur panjang pada akhir Oktober. Libur panjang juga meningkatkan mobilitas penduduk dari ibu kota ke daerah.

"Jika memang angka ini disebabkan oleh laju infeksi, baik karena beberapa momentum seperti terjadinya demonstrasi maupun libur panjang maka hal ini perlu dijadikan bahan evaluasi bagi pemerintah untuk meningkatkan upaya antisipasi kenaikan kasus ke depan," kata Wiku.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:40 WIB

Sebuah video yang disebut-sebut menampilkan mobil sultan berlapis emas dan berlian mendadak viral. Salah satunya dibagi...

Umum - Nasional, Mobil Berlapis Emas Pak Haji Viral, Netiizen: Norak!, mobil berlapis emas,mobil berlapis emas pak haji,video mobil berlapis emas,mobil berlapis berlian,mobil emas pak haji

CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk...

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:13 WIB

Sebuah unggahan di Facebook menampilkan desain gambar masjid disertai narasi “Mewah, Inilah Desain Masjid Hadiah Pangera...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Kadrun Dilarang Sholat di Masjid Hadiah Pangeran Arab untuk Jokowi di Solo, Cek Fakta,Cek Fakta Kardun Dilarang Salat,Masjid Pangeran Arab,Masjid Pangeran Arab di Solo

Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 14:08 WIB

Pembukaan Kartu Prakerja gelombang 13 akhirnya dimulai pada pukul 12.00 WIB, Kamis (4/3/2021).

Umum - Nasional, Prakerja Gelombang 13 Resmi Dibuka, Kuota Cuma 600,000 Orang, pembukaan prakerja gelombang 13,Waktu Pembukaan Prakerja Gelombang 13,Prakerja gelombang 13,pendaftaran kartu prakerja gelombang 13,Program Kartu Prakerja

B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:21 WIB

Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama memantau mutasi Covid-19 B117 yang ditemukan dari...

Umum - Nasional, B117: Lebih Cepat Menular Tapi Masih Terdeteksi PCR, Corona B117,B117,virus corona B117,virus corona B117 Karawang,Virus Corona B117 di jabar

Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 12:15 WIB

Program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat sudah dimulai sejak bulan lalu. Setelah menerima vaksinasi dosis pertama at...

Umum - Nasional, Jangan Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19, Bahaya!, Sertifikat Vaksin,Sertifikat Vaksin Covid-19,vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksinasi

Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:35 WIB

Jagad media sosial dihebohkan video seorang wanita yang menunjukkan kendaraan berpelat nomor dinas Mabes TNI. Wanita ter...

Umum - Nasional, Heboh Video Plat Bodong TNI, Begini Penjelasan Kapuspen , plat bodong tni,klarifikasi plat bodong tni,tiktok plat bodong tni,video plat bodong tni

Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:29 WIB

Warga Negara Indonesia yang mendapat pesan singkat atau SMS dari Kementerian Kesehatan terkait undangan melakukan vaksin...

Umum - Nasional, Ini Format SMS Vaksin Covid-19 yang Asli, Jangan Sampai Tertipu!, sms vaksin,sms vaksin palsu,ciri sms vaksin asli,sms vaksin asli,undangan sms vaksin,sms vaksin masyarakat

Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri

Nasional Kamis, 4 Maret 2021 | 11:18 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan kebijakan untuk mengembangkan pas...

Umum - Nasional, Jokowi: Gaungkan Benci Produk-Produk Luar Negeri, Jokowi,Jokowi benci produk luar negeri,Produk luar negeri,Cinta Produk Dalam Negeri,Produk Dalam Negeri,benci produk asing,jokowi benci produk asing,benci produk asing jokowi,benci produk luar negeri,kenapa jokowi benci produk asing
dewanpers