web analytics
  

3 Nakes Indramayu Kembali Terpapar Covid-19

Senin, 16 November 2020 11:34 WIB Erika Lia
Umum - Regional, 3 Nakes Indramayu Kembali Terpapar Covid-19, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Tenaga Medis Covid-19,Corona Indramayu,Update Corona Indramayu,Covid-19 Indramayu

Petugas medis Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19 kembali memapar tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Indramayu.

Sebanyak 3 nakes terkonfirmasi Covid-19. Dari ke-3 orang itu, seorang di antaranya memiliki riwayat perjalanan.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara menyebut, ke-3 nakes yang positif itu 2 orang di antaranya bertugas di puskesmas, sedangkan seorang lain dari RS swasta. 

"Nakes dari puskesmas seluruhnya perempuan berusia 36 tahun dan 47 tahun," katanya.

Mereka berasal dari Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Ke-2 nakes terkonfirmasi positif setelah berkontak dengan pasien positif sebelumnya di tempat mereka bekerja.

Kini, mereka dalam masa karantina mandiri sampai rumah sakit rujukan siap. Pihaknya masih mendata para kontak erat ke-2 pasien.

Sementara, seorang nakes dari RS swasta diketahui seorang perempuan berusia 22 tahun. Sang pasien merupakan warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

"Pasien memiliki riwayat perjalanan pulang pergi dari rumah di Cirebon ke tempatnya bekerja di Indramayu," tuturnya.

Serupa dengan 2 nakes lainnya, dia pun kini dalam karantina mandiri sampai rumah sakit rujukan siap. Begitupun kontak erat yang bersangkutan masih dalam pendataan pihaknya.

Sampai kini, 493 warga Kabupaten Indramayu telah terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah itu, 26 pasien meninggal dunia, 225 pasien masih dalam perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri, dan 242 pasien pulih.

Satgas Penanganan Covid-19 setempat sejauh ini telah melaksanakan tes usap/PCR bagi 13.975 orang dan rapid test bagi 7.103 orang.

Meski begitu, diketahui pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 masih kerap diabaikan publik. Hingga sekarang, 107 warga telah dijatuhi sanksi denda administratif dengan nilai sedikitnya Rp5,41 juta yang masuk ke kas daerah.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers