web analytics
  

Penderita Diabetes 'Haram' Makan Garam dan Gula? Ini Kata Dokter

Senin, 16 November 2020 08:55 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Penderita Diabetes 'Haram' Makan Garam dan Gula? Ini Kata Dokter, Diabetes,garam diabetes,gula diabetes,gula darah,Tips Kesehatan

[Ilustrasi] Makanan kaya akan gula. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Apakah penderita diabetes “haram” mengonsumsi garam dan gula?

Pendiri Komunitas Sobat Diabet dr Rudy Kurniawan, Sp.PD mengatakan, penderita diabetes harus memperhatikan asupan garam dan gula.

"Orang diabetes enggak selalu berhubungan dengan gula, padahal konsumsi garam dan lemak juga berisiko tinggi jadi penyebab diabetes. Garam dan lemak menyebabkan obesitas, orang obesitas berisiko diabetes. Tidak secara langsung memang tapi itu terdapat dalam sindrom metabolik," kata Rudy, dikutip dari Republika.co.id, Senin (16/11/2020).

Dia mengatakan, ada banyak faktor penyebab diabetes, salah satunya keturunan. Namun, bukan berarti orang yang memiliki riwayat penyakit tersebut akan mengalami hal serupa. Konon, jika ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit diabetes maka keturunannya juga akan menderita diabetes.

"Ini menjadi pertanyaan apakah orang yang punya keturunan diabetes dia pasti akan kena diabetes? Jawabannya tidak," ucap dia.

Diabetes memiliki beragam penyebab. Bisa dari keturunan, gaya hidup dan penyakit metabolik lain.

Namun, memang ada fakta bahwa orang yang memiliki orang tua dengan diabetes maka akan memiliki risiko yang lebih tinggi 6 kali lipat dibandingkan dengan orang tua yang tanpa diabetes.

"Artinya tidak semua orang dengan gen diabetes akan diabetes dan tidak semua orang yang orang tua tidak kena diabetes bebas dari diabetes," katanya.

Faktor penentu dari penyakit diabetes ada pada masalah gaya hidup. Jika seseorang tidak bisa mengontrol asupan kalori, gula, dan lemak, maka dia akan lebih berisiko terkena diabetes.

"Memang kontribusi terbesar adalah gaya hidup. Kalau seseorang punya gaya hidup yang tidak baik terus kemudian mengalami obesitas, tentu resiko diabetesnya lebih besar," kata Rudy.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers