web analytics
  

Doni Monardo: Pelanggar Prokes Akan Diminta Pertanggungjawaban oleh Allah

Senin, 16 November 2020 05:06 WIB
Umum - Nasional, Doni Monardo: Pelanggar Prokes Akan Diminta Pertanggungjawaban oleh Allah, Pelanggaran Protokol Kesehatan,Doni Monardo,update corona indonesia,kasus corona Indonesia,pasien positif corona Indonesia,Update Corona Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 Indonesia,Covid-19 Indonesia

Seorang warga sedang menyapu karena kedapatan tidak memakai masker saat operasi yuritisi penegakan protokol kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Jalan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Kamis (1/10/20). (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/magang)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan, kewajiban protokol kesehatan (prokes) adalah sebagian dari ibadah yang wajib dipatuhi oleh setiap masyarakat selama pandemi Covid-19.

Jika tidak, kata Doni, sanksinya bisa sampai di akhirat nanti.

Doni mengatakan aturan pemerintah pusat maupun daerah tidak akan berarti jika tidak ada kesadaran dari masyarakat yang masih banyak menyelenggarakan acara yang mengundang kerumunan.

"Mereka yang menyelenggarakan (acara) nantinya bukan hanya mendapatkan sanksi di dunia oleh pemerintah, tetapi juga kelak di kemudian hari akan mendapatkan permintaan pertanggungjawaban dari Allah SWT," kata Doni dalam jumpa pers dari Wisma Atlet, Minggu (15/11/2020).

Doni juga meminta masyarakat usia muda untuk tidak jemawa menganggap mereka bisa sembuh walau terpapar Covid-19.

Sebab, kaum muda juga berpotensi menularkan ke kaum renta atau bahkan juga bisa meninggal dunia.

"Mungkin bagi anak muda yang relatif dibawah 36 tahun, sehat tidak ada komorbid rata-rata tanpa gejala kalau terpapar Covid-19. Namun ketika kembali ke rumah ketika bertemu orang yang dicintai, saudara yang lain yang punya komorbid, usianya sudah lanjut maka resikonya sangat fatal," jelasnya.

Oleh sebab itu, dia meminta pengertian kepada masyarakat agar memperhatikan pengorbanan dokter dan tenaga medis selama sembilan bulan menangani pandemi Covid-19.

"Jadi tolong sekali lagi, jerih payah kami selama 9 bulan terakhir tolong dihargai. Karena kita semua butuh waktu bertemu dengan keluarga, tetapi karena kasus semakin hari semakin banyak, tidak mungkin kami mementingkan keluarga dibandingkan kepentingan masyarakat," ujar Doni.

Seperti diketahui, peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia akibat libur panjang akhir Oktober 2020 mulai terlihat.

Bahkan memecahkan rekor tertinggi penambahan kasus per hari pada Jumat (13/11/2020) kemarin dengan 5.444 kasus sehari.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Bertambah 13 Ribuan Kasus Covid-19, Indonesia Kembali Catat Rekor Kema...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 16:35 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 13.695 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Kamis...

Umum - Nasional, Bertambah 13 Ribuan Kasus Covid-19, Indonesia Kembali Catat Rekor Kematian, COVID-19,Corona,data corona,Data Covid-19 hari ini,Data Corona hari ini,penambahan kasus Covid-19

HTI dan FPI Dilarang Ikut Pemilu, Pengamat: Konsekuensi Politik

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 14:36 WIB

Draft Rancangan Undang Undang (RUU) Pemilu yang sedang digodok di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengatur soal pelaranga...

Umum - Nasional, HTI dan FPI Dilarang Ikut Pemilu, Pengamat: Konsekuensi Politik, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI),Front Pembela Islam (FPI),FPI dan HTI,FPI dan HTI dilarang pemilu

Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Dia...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 13:11 WIB

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri masih melengkapi tiga berkas perkara tersangka Hab...

Umum - Nasional, Jadi Tersangka 3 Kasus di Bareskrim, Begini Kondisi Rizieq Sebelum Diadili, Baliho Habib Rizieq Shihab,Habib Rizieq Shihab,Kasus Habib Rizieq Shihab,Sidang Kasus Habib Rizieq Shihab

Ini Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 12!

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 12:29 WIB

Program Kartu Prakerja gelombang 12 diwacanakan akan segera dimulai.

Umum - Nasional, Ini Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 12!, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 12,Pelatihan Kartu Prakerja,syarat kartu prakerja gelombang 12,Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 12,Kartu Prakerja,kapan prakerja gelombang 12 dibuka

Ini Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 11:15 WIB

Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021

Umum - Nasional, Ini Bocoran Terbaru Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021, BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),BPJS Ketenagakerjaan,menkeu,bsu karyawan

Buka Wacana Karantina Mikro, Pemerintah Dinilai Makin Tidak Jelas dala...

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 08:11 WIB

Pemerintah membuka wacana karantina wilayah level mikro untuk mengisolasi wilayah terpapar Covid-19

Umum - Nasional, Buka Wacana Karantina Mikro, Pemerintah Dinilai Makin Tidak Jelas dalam Penanganan Covid-19, psbb,PPKM,Karantina,COVID-19

Peracik Rasa Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Wafat

Nasional Kamis, 28 Januari 2021 | 06:29 WIB

Kabar duka datang dari dunia kulineran Indonesia. Peracik bumbu Indomie, Nunuk Nuraini dikabarkan meninggal dunia Rabu (...

Umum - Nasional, Peracik Rasa Bumbu Indomie Nunuk Nuraini Wafat, Peracik rasa Indomie Nunuk Nuraini,Peracik rasa Indomie meninggal,Nunuk Nuraini meninggal,Nunuk Nuraini

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 21:56 WIB

Total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.024.298 infeksi. Kasus positif terus bertambah signifikan pasca dua p...

Umum - Nasional, Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kian Menipis, Tempat Tidur Pasien Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pasien Covid-19 di RS
dewanpers