web analytics
  

Ini Olahraga yang Baik dan Buruk untuk Penderita Darah Tinggi

Sabtu, 14 November 2020 05:17 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Ini Olahraga yang Baik dan Buruk untuk Penderita Darah Tinggi, olahraga penderita darah tinggi,olahraga hipertensi,komplikasi penyakit,stroke,Serangan Jantung,hipertensi,Tekanan Darah Tinggi

Bersepeda, salah satu olahraga yang direkomendasikan bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi karena mencegah komplikasi penyakit yang menyebabkan stroke maupun penyakit jantung. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Ada sejumlah olahraga yang harus dihindari penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi demi kesehatannya. Jika tidak, hal itu dapat menyebabkan komplikasi penyakit yang berujung pada stroke, serangan jantung, hingga kematian. Lantas, apa saja olahraga yang baik dan buruk bagi penderita darah tinggi?

Melansir Express, olahraga pada umumnya bisa membantu mengontrol tekanan darah, namun tidak dengan angkat beban. Menurut Blood Pressure Inggris, angkat beban menjadi olahraga yang buruk bagi penderita hipertensi.

Aktvitas angkat beban memicu tekanan yang tidak perlu pada jantung dan pembuluh darah. Hal ini yang bisa menyebabkan lonjakan tekanan darah.

"Jenis olahraga dan aktivitas yang berbeda memiliki efek yang berbeda pada tubuh Anda, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, maka cobalah untuk fokus pada aktivitas yang akan membantu jantung dan pembuluh darah Anda," tulis Blood Pressure Inggris.

"Dalam hal ini Anda tidak boleh melakukan olahraga yang sangat intensif dalam waktu singkat, seperti lari cepat atau angkat beban. Kegiatan semacam ini akan dengan cepat meningkatkan tekanan darah dan memberikan tekanan yang tidak diinginkan pada jantung dan pembuluh darah," katanya.

Sementara itu, aktivitas terbaik untuk penderita tekanan darah adalah olahraga aerobik. Olahraga ini melibatkan semua kelompok otot besar yang dilakukan berulang dan berirama. Berenang, joging, dan bersepeda adalah contoh aktivitas aerobik terbaik bagi penderita hipertensi.

Darah tinggi sendiri akan menimbulkan berbagai gejala, seperti jantung berdebar-debar, urin berdarah, dan sakit kepala parah.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers