web analytics
  

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Bandung Semakin Menipis

Jumat, 13 November 2020 17:48 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Bandung Semakin Menipis, Wali Kota Bandung Oded M Danial,Satgas Covid-19,oded m danial,Ruang Isolasi Covid-19,Pasien Covid-19 di Bandung

Wali Kota Bandung Oded M. Danial dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Jumat (13/11/2020). (ayobandung/Nur Khansa)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus positif Covid-19 di Kota Bandung dari hari ke hari masih terus mengalami peningkatan. Imbasnya, tingkat keterisian atau okupansi tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di fasilitas kesehatan rujukan terus meningkat.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, hingga Kamis 12 November, okupansi fasilitas kesehatan untuk pasien Covid-19 mencapai 87.36%. Artinya, mayoritas tempat tidur yang tersedia telah terisi.

"Untuk fasilitas kesehatan yang kita miliki pada tanggal 12 November ini keterisian sebanyak 87.36%," ungkap Oded dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Jumat (13/11/2020).

Ia mengatakan, angka tersebut setara 613 tempat tidur dari total 704 tempat tidur yang tersedia. Sehingga, tempat tidur yang tersedia tersisa sebanyak 90 tempat tidur.

Jumlah tersebut sudah melampaui ambang batas maksimal yang ditetapkan WHO, yakni 60%. Angka tersebut dinilai sebagai angka yang masih aman untuk dapat menampung kemungkinan lonjakan kasus.

Oleh karenanya, Oded mengatakan pihaknya akan berupaya menambah tempat tidur untuk pasein Covid-19 di rumah sakit. Sebanyak 96 tempat tidur tambahan tengah diupayakan.

"Ada peluang tambahan di RSKIA 36 tempat tidur dan dan 60 tempat tidur di RS lainnya di Kota Bandung. Jadi total ada peluang untuk bisa menambah 96 tempat tidur, ini akan kita upayakan," ungkapnya.

Sementara pusat isolasi para OTG di Kota Bandung saat ini mencapai 64,58%. Ia berharap angka tersebut tak semakin meningkat.

"Untuk yang OTG, kita sediakan isolasi di beberapa hotel. Jumlah keterisian kini mencapai sebanyak 64.58%, kita masih memiliki ruang yang cukup, namun harapan saya semoga tidak ada lagi yang mengisi tempat isolasi ini," jelasnya. 

 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers