web analytics
  

Warung Ayam Geprek di Hegarmanah Hangus Terbakar

Kamis, 12 November 2020 13:38 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Warung Ayam Geprek di Hegarmanah Hangus Terbakar, kebakaran Bandung,Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung,Kebakaran di Bandung,Kebakaran Hegarmanah

Ilustrasi kebakaran di Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --  Sebuah warung makan ayam geprek dan kios pangkas rambut di Jalan Hegarmanah RT 05 / RW 03, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, terbakar pada Kamis (12/11/2020).

Kepala Seksi Operasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencara (Diskar PB) Kota Bandung, Asep Rahmat, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 11.22 WIB. Diduga penyebabnya dari selang gas elpiji yang bocor.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Asep, Kamis (12/11/2020).

Asep menjelaskan, menurut saksi bernama Andri, diketahui asal mula api berasal dari selang gas elpiji.

"Menurut saksi Bapak Andri, sekitar pukul 11.00 WIB saat hendak mengganti tabung gas, terlihat cincin pengaman selang gas tidak kuat. Saat kompor dinyalakan, tabung gas terbakar yang kemudian membesar di bagian dapur," ujar Asep.

Tak lama kemudian, warga langsung melaporkan peristiwa kebakaran tersebut ke Diskar PB Kota Bandung. "Untuk kerugiannya berdasarkan keterangan dari pemilik sekitar Rp80 juta," tambahnya.

Asep menuturkan, setelah tiba di lokasi kebakaran, petugas melakukan pemadaman dan penyekatan di sekitar lokasi kejadian. "Petugas melakukan pemadaman secara menyeluruh pada bagian toko yang terbakar. Petugas berkoordinasi dengan saksi, pelapor dan aparat kewilayahan" tuturnya.

"Kemudian, kami memberikan himbauan tentang bahaya kebakaran dan bencana lainnya. Serta menghimbau kepada masyarakat untuk memiliki alat pemadam api ringan," jelas Asep.

Api tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran selama 35 menit. "Sebanyak 6 unit kita kerahkan. Diantaranya adalah 2 Unit Pancar Utara, 1 Unit Water Tanker, 1 Unit Rescue, 2 Unit Komando Utara," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers